Cinta harus datang setelah alasan

Apakah Anda menikah dengan alasan cinta? Wah, bagus sekali. Namun rasanya tidak cukup, karena sebaiknya cinta itu tumbuh setelah alasan-alasan yang masuk akal dan dengan penuh penghargaan kepada diri sendiri

1,642 views   |   4 shares
  • Apa alasan Anda menikah? Cinta? Ya, itu alasan yang kuat. Namun tak cukup kuat untuk menopang bahtera rumah tangga ke depannya. Sebab, cinta itu rasa, dan rasa terlalu mudah hilang. Anda perlu alasan. Alasan yang sangat kuat untuk memilih dia menjadi pendamping hidup selamanya, alasan yang benar, untuk memutuskan bahwa Anda telah siap menikah. Setelah alasan, baru tumbuhkanlah rasa cinta di hati.

  • Oh ya? ya seharusnya demikian. Sebab, hubungan pernikahan tidak semudah berpacaran. Dalam ikatan tak resmi seperti pacaran, Anda bisa dengan mudah memutuskan hubungan saat merasa tak cocok. Namun dalam pernikahan, tentunya tidak sesederhana itu. Ada begitu banyak hal yang harus dipertimbangkan.

  • Ingat saja saat Anda memutuskan memilih jurusan dan kampus untuk berkuliah, dulu. Tidak sederhana kan? Sebab penjurusan tersebut akan menentukan ilmu yang anda raih dan bahkan masa depan Anda. Ada banyak hal yang Anda pertimbangkan, seperti kesukaan, kebutuhan masa depan, cita-cita. Belum lagi alasan lain yang berkaitan dengan teknis, seperti jarak kampus dengan rumah, keputusan untuk tinggal di kos dan jauh dari orangtua, lalu pertimbangan seperti metode pengajaran dan kenyamanan kampus.

  • Apalagi pernikahan karena Anda tidak menjalaninya berdua saja. Ada faktor lain yang juga harus dipertimbangkan. Seperti latar belakang pasangan, keluarga, pekerjaan, lalu kesamaan cita-cita dan hal-hal terkait teknis lainnya seperti pemilihan tempat tinggal, keputusan memiliki anak, hingga hal sesederhana, mampukah pasangan menerima hewan peliharaan kesayangan Anda?

  • Margaret Paul PhD, pernah menuliskannya dalam artikel berjudul 6 Alasan Sehat Dalam Menjalani Hubungan, di huffington post. Ia mengatakan bahwa Anda akan merasa kecewa ke depannya saat menjalani hubungan dengan alasan yang semata-mata cinta. Menurutnya, alasan yang paling umum dan tidak sehat, serta seringkali menyebabkan perceraian adalah yang terdengar seperti ini; "Saya ingin ada seseorang yang mencintai saya. Saya tidak mendapatkan cinta saat tumbuh besar, maka saya ingin ada seseorang yang memberikan hal yang tidak pernah saya terima sepanjang hidup itu. Saya percaya, bahwa hubungan inilah yang saya butuhkan untuk merasa bahagia, merasa berarti dan melengkapi saya."

  • Jika hal-hal semacam itu yang menjadi alasan Anda menikah, maka bersiaplah untuk merasa kecewa. Sebab hal itu hanya mengungkapkan bahwa Anda tidak mencintai diri sendiri. Dan percayalah, kata Margaret, pasangan Anda takkan bisa mengisi ruang kosong yang datang dari ketidakcintaan pada diri sendiri itu.

  • Advertisement
  • Lalu, apa saja alasan yang seharusnya Anda ungkapkan sebelum memutuskan untuk menjalani hubungan pernikahan?

  • 1. Menikahlah untuk saling berbagi cinta dan perhatian satu sama lain

  • Ada perbedaan besar antara keinginan mendapatkan cinta dengan hasrat untuk membagi cinta. Keinginan mendapatkan cinta, hanya muncul dari mereka yang tidak bisa menghargai dan mencintai dirinya sendiri,

  • 2. Menikahlah untuk sama-sama bertumbuh dan belajar

  • Bertumbuh dan belajar bersama, adalah cara yang paling baik untuk saling menghargai, dan memberikan hak serta kewajiban satu sama lain. Ini juga cara terbaik untuk saling mengenal dan mendukung.

  • 3. Menikahlah untuk saling mendukung satu sama lain

  • Kebanyakan dari kita membutuhkan orang lain untuk bersandar, orang yang akan selalu ada dan memberi dukungan dalam setiap waktu sulit yang terjadi. Pasangan dapat belajar untuk saling menyediakan dukungan seperti ini satu sama lain. Tak hanya berkaitan dengan perasaan tapi juga dalam kondisi finansial.

  • 4. Menikahlah untuk saling berbagi dan bersenang-senang

  • Menanggulangi rasa kesepian sesungguhnya amat sulit untuk dijalani. Sebab kita adalah mahluk sosial dan tidak ditakdirkan untuk hidup sendirian. Karena itu, menikahlah untuk memiliki seseorang yang dapat bekerja sama dengan kita seumur hidup. Jangan lupa juga bersenang-senang bersama.

  • 5. Menikahlah untuk memiliki anak-anak dan memiliki keluarga bahagia yang saling mencintai__

  • Bekerja sama dalam membesarkan anak dan berupaya sekuat tenaga untuk memiliki keluarga yang utuh adalah tantangan besar. Namun jika sejak awal sudah disepakati, dan kedua pasangan mampu menjalaninya dengan baik maka tantangan ini akan jadi menyenangkan.

  • 6. Menikahlah Untuk menciptakan hubungan seksual yang aman dan penuh cinta

  • Seks dalam sebuah hubungan pernikahan yang penuh cinta dan dilandasi komitmen akan menjadi sarana untuk banyak hal; keintiman, pemenuhan hasrat, kesenangan, rasa aman dan nyaman.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Cinta harus datang setelah alasan

Apakah Anda menikah dengan alasan cinta? Wah, bagus sekali. Namun rasanya tidak cukup, karena sebaiknya cinta itu tumbuh setelah alasan-alasan yang masuk akal dan dengan penuh penghargaan kepada diri sendiri
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr