5 aturan yang harus diingat ketika menggali potensi anak

Saat ini, semakin banyak orangtua yang menyadari betapa eratnya hubungan antara menstimulasi kepintaran anak dengan pemberian nutrisi yang tepat, agar ia berkembang secara optimal.

1,554 views   |   19 shares
  • Perlu dipahami pula bahwa kepintaran setiap anak berbeda-beda. Menurut Thomas Armstrong, Ph.D., ahli di bidang multiple intelligences,kepintaran seorang anak terbagi menjadi 8 jenis, yakni word smart, number smart, picture smart, body smart, people smart, self smart,dan nature smart.

  • "Orangtua harus dapat mengenali kepintaran yang dimiliki oleh anak agar bisa memberikan stimulasi terbaik baginya. Hal itu bisa dilakukan dengan mengamati tingkah laku anak setiap harinya.

  • Contohnya, anak yang senang bermain sendiri cenderung memiliki kepintaran self smart.Karenanya, kemampuannya akan semakin berkembang jika diajak berbicara mengenai perasaan atau dimintai pendapat. Perlu diingat pula bahwa seorang anak bisa saja memiliki lebih dari 1 kepintaran," ujar Prof. Thomas dalam talk show #BedaAnakBedaPintaryang digelar oleh S-26 Procal Gold beberapa waktu lalu.

  • Sementara itu, dr. Endang D. Lestari, Sp.A (K), MPH, pakar nutrisi, mengatakan asupan nutrisi yang baik memegang peranan penting dalam mendukung perkembangan kepintaran seorang anak. "Asupan nutrisi yang baik sangat memengaruhi kemampuan belajar anak. Zat gizi seperti protein, alpha-lactalbumin, kalsium, vitamin D, dan fosfor penting untuk mendukung pertumbuhan fisiknya, serta menjadikannya aktif. Sementara zat gizi seperti AA, DHA, vitamin A, omega 3 dan 6, serta zat besi baik untuk perkembangan kognitif dan otak anak," jelas dr. Endang.

  • Untuk mewujudkan kepintaran anak secara maksimal, Anda pun memegang peranan yang sangat penting. Anda dapat mengembangkan kepintaran anak dengan memberikan 'kebebasan' kepadanya untuk mengasah potensi. Berikut beberapa hal yang bisa Anda juga bisa Anda lakukan untuk menggali potensinya.

    1. Biarkan anak menemukan minatnya sendiri, sementara Anda cukup memerhatikan aktivitas yang dipilihnya. Kesempatan ini akan menunjukkan berbagai kemampuan khusus yang dimilikinya.

    2. Kenalkan anak dengan berbagai aktivitas yang dapat menambah pengalamannya. Jangan langsung berpikir bahwa ia tidak pintar dalam suatu hal hanya karena tidak atau belum menunjukkan minatnya.

    3. Biarkan anak melakukan kesalahan agar ia bisa belajar mengenai risiko dan menemukan cara untuk menghadapinya. Dengan begitu, kemampuannya pun semakin berkembang.

    4. Lakukan kegiatan bersama keluarga. Kreativitas yang dilakukan bersama-sama dapat membangkitkan dan mengembangkan banyak potensi anak.

    5. Jangan larang anak untuk bertanya. Bantu ia menemukan jawaban atas apapun yang membuatnya penasaran dan ingin tahu.

  • Advertisement
Baca, hidupkan, bagikan!

Dina Rhadika sangat senang menulis untuk berbagi informasi tentang berbagai hal. Menulis baginya juga bukan sekadar merangkai kata-kata, namun dapat memberikan kepuasan tersendiri dalam dirinya.

5 aturan yang harus diingat ketika menggali potensi anak

Saat ini, semakin banyak orangtua yang menyadari betapa eratnya hubungan antara menstimulasi kepintaran anak dengan pemberian nutrisi yang tepat, agar ia berkembang secara optimal.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr