Menjaga Anak-anak Tetap Aman Ketika Acara Menginap

Seiring bertambahnya usia, saya selalu menantikan datangnya akhir pekan. Tidak hanya karena kita dapat beristirahat dari kegiatan sekolah, namun saya dan teman saya sering memiliki rencana yang besar dan menyenangkan untuk menginap.

797 views   |   shares
  • Seiring bertambahnya usia, saya selalu menantikan datangnya akhir pekan. Tidak hanya karena kita dapat beristirahat dari kegiatan sekolah, namun saya dan teman saya sering memiliki rencana yang besar dan menyenangkan untuk acara menginap. Kami selalu tetap terjaga sepanjang malam bermain dan membicarakan mengenai anak-anak cowok yang tampan di sekolah, sambil menonton tayangan anak-anak.

  • Itu semua adalah hal yang sangat polos dan sederhana.

  • Ketika saya mendengar cerita tentang pengalaman orang lain di saat anak-anak mereka menginap, itu membuat saya merinding. Meskipun anak saya baru berumur 1 tahun, saya tahu dengan pasti dia akan menjadi tidak terhindarkan suatu hari nanti untuk diundang ke acara menginap. Sementara reaksi pertama saya adalah sudah pasti melarang mereka pergi, saya mengetahui hal itu mungkin tidak akan terjadi. Namun, setelah saya berbicara dengan orang tua yang lain, dan berpikir tentang situasi saya sendiri, saya mendapatkan beberapa hal yang saya rencana lakukan untuk membantu menjaga anak-anak saya tetap aman ketika acara menginap bersama di rumah teman mereka.

  • 1. Mengenal orang tua dari teman anak Anda

  • Seseorang akan berharap bahwa semua orang tua akan memiliki minat yang sama untuk kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka. Orang tua yang bertanggung jawab akan selalu mengawasi acara menginap di rumah mereka dan untuk memastikan bahwa rumah mereka adalah lingkungan yang menyenangkan dan aman untuk anak-anak. Sayangnya, hal ini tidak selalu terjadi demikian. Saya teringat dan pernah mendengar cerita tentang orang tua yang menyimpan minuman berakohol di dalam rumah ketika anak-anak mereka yang masih berusia di bawah umur. Orang tua tersebut berpikir bahwa dengan membiarkan minuman berakohol di dalam rumah mereka, dapat mencegah anak-anak mereka untuk minum minuman berakohol di tempat lain, atau untuk mendapatkannya secara ilegal.

  • 2. Ajarkan nilai-nilai yang penting

  • Ajarkan mengenai nilai-nilai kepada anak-anak Anda, dan pentingnya hal itu bagi mereka, yang akan menjadi pelajaran berharga dalam kehidupan mereka. Bertuju pada mengapa keluarga Anda berpegang teguh pada suatu standar dasar kehidupan tertentu. Di saat anak-anak Anda mulai tergoda untuk melakukan sesuatu, jika mereka telah diajarkan prinsip dasar tertentu maka mereka akan mengingatnya. Ini bukan berarti anak Anda akan selalu mengikuti apa yang Anda katakan karena mereka masih anak-anak dan remaja yang pada suatu mereka dapat melakukan kesalahan. Meskipun demikian, anak-anak akan tahu di saat mereka melakukan suatu tindakan yang tidak baik. Jika anak-anak Anda telah memiliki nilai-nilai berharga yang tertanam dalam pikiran dan kehidupan mereka, mereka akan lebih baik untuk menghindari masalah daripada jika mereka merasa telah dibesarkan dengan sebuah pemikiran yang kuat bahwa “kamu hanya hidup sekali.”

  • Advertisement
  • 3. Ajarkan mereka untuk mengatakan “Tidak.”

  • Salah satu hal tersulit untuk dilakukan seorang remaja adalah untuk mengatakan “Tidak.” Pada suatu kesempatan, saya teringat menghadiri acara menginap dari seorang teman yang tidak terlalu saya kenal dengan baik. Larut malam, kami mulai menonton film. Teman saya ini mengeluarkan film yang saya tahu saya tidak boleh menontonnya. Membutuhkan keberanian yang besar untuk mengatakan saya merasa tidak nyaman menontonnya. Coba tebak? Dia, dan teman-teman saya yang lain di acara menginap tersebut, merasa setuju dengan saya. Karena orang tua saya telah mengajarkan saya adalah hal yang wajar untuk mengatakan tidak ketika saya merasa tidak nyaman, saya telah bisa menghindari situasi yang canggung. Sudah pasti, resikonya saya akan diolok-olok “tidak keren.” Namun, saya juga tahu jika yang lainnya akan menganggap saya lemah, mereka tidak layak untuk diberi sebuah kesan yang berharga.

  • 4. Menjadi tuan rumah

  • Cara terbaik untuk mengawasi anak-anak selama acara menginap adalah dengan mengizinkan anak-anak mengadakan acara tersebut di rumah Anda. Hal ini bukan berarti Anda harus duduk bersama dengan mereka dalam satu ruangan dan mendengarkan setiap kata dari pembicaraan mereka. Namun, itu dapat Anda lakukan dengan menegakkan aturan-aturan tertentu. Buatlah rumah Anda suatu tempat di mana teman-teman anak Anda akan merasa nyaman dan aman.

  • 5. Ajarkan mereka konsekuensi

  • Jika seorang anak berpikir dia dapat lolos dengan cara apapun, dia pasti akan menekan sampai batas yang tak menentu. Di sisi lain, jika dia tahu bahwa dia melanggar aturan keluarga dan aturan di dalam rumah, pasti akan ada konsekuensinya, dia mungkin akan berpikir keras sebelum melakukan hal-hal yang tidak pantas selama acara menginap. Amati dengan saksama jika dia telah melanggar aturan.

  • 6. Dapatkan kepercayaan mereka

  • Ketika saya remaja, saya menyadari orang tua saya adalah dua orang kepercayaan terbaik saya. Mereka selalu menjadi orang pertama yang saya beritahu apa pun tentang kehidupan saya. Ini termasuk semua hal yang salah yang telah terjadi pada acara menginap. Jangan menjadi sahabat anak Anda – jadilah orang tua mereka. Pastikan mereka dapat selalu menjangkau Anda, jika sesuatu yang salah terjadi, atau bahkan mungkin untuk mengakui kesalahannya. Jika mereka tahu Anda akan selalu ada untuk mereka, maka mereka akan lebih menyukai untuk mencurahkan isi hatinya kepada Anda mengenai apa yang sedang terjadi dalam kehidupannya.

  • Advertisement
  • 7. Memberi kepercayaan pada mereka

  • Pada akhirnya, Anda harus melepaskan anak-anak Anda pergi ke dunia yang “nyata”, dan berharap apa yang telah Anda ajarkan kepada mereka akan memiliki pengaruh dan dampak yang baik untuk mereka. Adalah hal yang wajar untuk berhati-hati, dan menerapkan disiplin kepada anak-anak Anda dari menghadiri acara-acara tertentu. Meskipun begitu, mengurung mereka di rumah juga bukanlah cara yang yang dapat dibenarkan. Jika mereka sudah menunjukkan bahwa mereka dapat dipercaya ketika mereka sedang di luar rumah, maka berikan kepercayaan kepada mereka. Milikilah iman bahwa mereka akan melakukan hal yang benar. Jika mereka merasa sesuatu datang dengan tidak benar, maka mereka akan tahu bagaimana untuk menghadapinya.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "Keeping kids safe at sleepovers" karya Katie Clark.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Katie Clark is an undergraduate at BYU majoring in Print Journalism. She is originally from Colorado, but currently lives in Provo, Utah, with her husband and son.

Menjaga Anak-anak Tetap Aman Ketika Acara Menginap

Seiring bertambahnya usia, saya selalu menantikan datangnya akhir pekan. Tidak hanya karena kita dapat beristirahat dari kegiatan sekolah, namun saya dan teman saya sering memiliki rencana yang besar dan menyenangkan untuk menginap.
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr