Ajarkan anak berinvestasi. Mungkinkah?

Sangat mungkin. Bahkan sebetulnya, sangat penting untuk mengajarkan anak mengenai investasi, selain menanamkan kebiasaan menabung. Mulailah dari tindakan paling sederhana, namun berikan pemahaman yang mendalam.

721 views   |   1 shares
  • Menabung adalah hal umum yang diajarkan kepada anak sedari dini. Untuk balita, bisa dimulai dengan membelikan celengan dan belajar memasukkan koin ke dalamnya. Cara lainnya belajar menabung untuk mendapatkan keinginannya. Namun ternyata menabung saja tidak cukup. Mereka harus belajar berinvestasi.

  • Memang anak kecil bisa berinvestasi?

  • Buku Passing The True Wealth To Your Children oleh Benny Santoso, Sally Azaria, David dan Jenny Tan menjelaskan bahwa anak-anak perlu mengetahui perbedaan konsep menabung dan berinvestasi. Secara sederhana investasi bisa diartikan sebagai menunda supaya bisa menikmati yang lebih banyak di masa yang akan datang. Sedangkan tabungan hanyalah uang yang digunakan sebagai cadangan, jadi jangan akan mendapat hasil.

  • Mengajarkan investasi tidak melulu soal uang. Ada cara lain agar anak lebih mudah memahaminya. Daniel Alexander, seorang pendidik yang mengabdi untuk Papua mengingatkan orangtua untuk mengajarkan anak-anak menanam pohon buah-buahan, baik di pekarangan rumah atau di dalam pot. Maksudnya agar anak dapat menikmati hasil dari kerja keras mereka, mulai dari merawat biji hingga pohon tumbuh menghasilkan buah. Tujuannya agar anak menghargai proses kehidupan dan investasi.

  • Mereka akan sadar bahwa satu tindakan sederhana dapat membantu mendapatkan hasil yang melimpah. Bahwa proses ada kalanya membutuhkan waktu yang singkat, tetapi ada kalanya memburuhkan waktu yang lama.

  • Masih ada banyak manfaat mendidik anak untuk melakukan investasi, seperti mengendalikan hawa nafsu dan melatih kesabaran, juga mengurangi sifat konsumtif. Jika selama ini anak muda cenderung menghabiskan uangnya untuk hal-hal yang bersifat kesenangan yang bukan merupakan kebutuhannya, belajar berinvestasi sejak dini membuat kita mulai belajar berpikir daripada uangnya habis tidak karuan, lebih baik diinvestasikan.

  • Saat anak mulai remaja, orangtua sebaiknya menceritakan kepada anak mereka mengenai kenaikan harga rumah. Harga rumah akan terus naik, sehingga untuk mendapatkannya, anak harus memulainya sedini mungkin. Dengan memberikan gambaran yang besar tentang masa depan, anak belajar untuk lebih banyak menyisihkan dari uang saku mereka untuk berinvestasi.

  • Orangtua juga wajib memberikan pemahaman pada anak bahwa dalam investasi pun ada resiko, seperti kehilangan uang. Jelaskan agar anak-anak menginvestasikan uangnya untuk sektor-sektor yang bisa dipercaya. Tidak melakukan investasi pada undian, misalnya.

  • Hal ini merupakan pembelajaran bagi anak bahwa kelak mereka bisa menjadi investor atau pengusaha dan berani mengambil resiko. Perencana keuangan Yuswohady, juga menegaskan, perencanaan keuangan harus dilakukan sejak muda. Jadi bila uang dan teknik sudah ada, kita sudah mulai dapat berinvestasi.Yuswohady mengingatkan, jangan sampai uang yang dihasilkan dari kerja keras sendiri menganggur, apalagi dipakai untuk berfoya-foya. Dengan kata lain, berinvestasi harus dilakukan sejak dini, walau di awal mungkin tak langsung mendapat keuntungan, tetapi bukan berarti langsung berhenti.

  • Advertisement
  • Ada beberapa instrumen investasi yang bisa diperkenalkan kepada anak-anak. yakni;

    1. Menanam uang di perusahaan orangtua. Meskipun jumlahnya hanya Rp 10.000, namun cara ini telah mengajarkan buagaimana cara berinvestasi.

    2. Membeli perhiasan untuk anak perempuan. Konsepnya adalah, harga emas cenderung naik.

    3. Memiliki rumah. Ajarkan bahwa harga rumah yang selalu naik, kepemilikan rumah menjadi prioritas ketimbang mobil.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Ajarkan anak berinvestasi. Mungkinkah?

Sangat mungkin. Bahkan sebetulnya, sangat penting untuk mengajarkan anak mengenai investasi, selain menanamkan kebiasaan menabung. Mulailah dari tindakan paling sederhana, namun berikan pemahaman yang mendalam.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr