Satu perilaku ini mampu menghancurkan pernikahan Anda

Inilah perlakuan yang seringkali kita lakukan tanpa kita sadari dan ernyata perlahan membunuh pernikahan kita.

9,265 views   |   39 shares
  • Pengamat pernikahan, Dr. John Gottman yang juga seorang Psikolog terkenal dan telah menulis banyak buku tentang pernikahan dan hubungan, telah mengumpulkan penelitian selama bertahun-tahun dan mengidentifikasi perilaku-perilaku yang menghancurkan sebuah hubungan.

  • Yang paling buruk dari perilaku-perilaku tersebut, adalah perilaku menghina pasangan. Penghinaan didefinisikan sebagai kurang menghormati atau menganggap sesuatu tidak penting atau tidak berharga.

  • Apa contoh kasusnya dalam sebuah hubungan?

  • Anda dapat merendahkan pasangan Anda saat Anda memalingkan mata Anda dalam percakapan, berpikir bahwa Anda yang paling kuat, tanpa memperhatikan masukan pasangan Anda atau mengancam pasangan Anda. Penghinaan adalah sangat menghancurkan. Ketika Anda meninggikan diri di atas pasangan Anda dan membiarkannya mengetahuinya, biasanya melalui bahasa tubuh, Anda merendahkan orang lain.

  • Kata "menjijikkan" sering digunakan sebagai persamaan kata dari menghina. Tidak sulit untuk membayangkan betapa sulit sebagai suatu hubungan untuk berlanjut jika satu atau kedua pasangan merasa jijik pada pasangan lainnya.

  • Peran dari sarkasme

  • Walaupun penghinaan lebih sering secara tidak langsung, pasangan perlu memperhatikan bagaimana sindiran tajam dapat mempengaruhi perasaan hina pada pasangan mereka. Sarkasme dapat terlihat dari ekspresi wajah seperti mengejek dan cemberut, keduanya adalah tanda-tanda penghinaan. Sarkasme lebih menusuk hati dari pada kritik secara langsung karena terlihat lebih tajam.

  • Lalu, bagaimana mempertahankan hubungan Anda dari penghancur pernikahan? Pertama, memulai kebaikan dan kemurahan hati. Dengan melakukan hal ini dapat membiarkan perasaan frustasi pergi, serta menghilangkan tempat untuk menghina masuk ke dalam hati. Salah satu cara untuk menjadi murah hati adalah dengan memaafkan dan tidak menghakimi, menganggap pasangan Anda adalah yang terbaik.

  • Langkah selanjutnya, memperkuat hubungan Anda dengan kasih. Dengarkan secara seksama saat pasangan Anda berbicara. Cobalah untuk melihat kebutuhan mereka, dan bekerja untuk memenuhi kebutuhannya. Utamakan kebutuhan pasangan daripada Anda. Jika situasi menjadi panas, belajarlah untuk berkomunikasi secara hormat, dan mencari bantuan dari luar jika perlu.

  • Setelah beberapa tahun menikah, suami saya dan saya pernah terlibat dalam perdebatan. Kami juga telah melewati beberapa pengalaman tidak terhitung yang membawa kami menjadi lebih dekat. Sekarang ketika saya mengetahui bahaya dari penghinaan dalam pernikahan, saya akan menyadarkan diri untuk menjauhi hal tersebut.

  • Advertisement
  • Jika Anda sadar pernikahan Anda menjadi korban dari penghinaan, berusahalah untuk membuat pernikahan Anda keluar dari hal tersebut. Dengan kebaikan dan kemurahan hati sebagai tujuannya, pernikahan dapat "bebas dari penghinaan."

  • Artikel ini diterjemahkan oleh Tesha Subandriyo dari artikel asli berjudul One trait that will destroy your marriage oleh Amy Peterson.

Bantu kami menyebarkan

Amy M. Peterson, a former high school English teacher, currently lives in Oregon with her husband and four children. She spends her days writing, reading, exercising and trying to get her family to eat more vegetables.

Satu perilaku ini mampu menghancurkan pernikahan Anda

Inilah perlakuan yang seringkali kita lakukan tanpa kita sadari dan ernyata perlahan membunuh pernikahan kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr