4 alasan mengapa penting memprioritaskan pasangan di atas anak Anda

Hanya kasih dari dalam keluarga yang hanya dapat membuat perasaan nyaman dan aman bagi anak-anak, entah dari orangtua asli ataupun bukan. Selama cinta terjalin erat, keluarga akan semakin harmonis.

6,703 views   |   27 shares
  • Terdapat beberapa urutan alami dalam pernikahan. Hal ini dimulai dari dua insan yang bersatu dengan sebuah kepercayaan bahwa tidak ada orang lain lagi selain pasangan sendiri, sebab meskipun kelak akan datang keturunan mereka rasa cintanya tidak akan berkurang sedikitpun. Pada saat anak-anak mereka tumbuh dewasa dan mempunyai tanggung jawab terhadap keluarga mereka sendiri, maka hanya akan tinggal berdua saja dalam menikmati masa-masa senja. Di samping itu dengan tidak memperdulikan usia mereka, mereka bersiap untuk menyediakan stabilitas dan warisan bagi anak-anak mereka.

  • 4 alasan utamanya yaitu

  • 1. Perilaku cinta kasih yang tercipta antara suami-istri membawa kenyamanan terhadap anak

  • Sebuah pengalaman dari salah seorang pemuda dewasa sebagai berikut. Dia berkata, "ketika saya masih kecil pernah saya bertanya kepada ibu tercinta mana yang paling dicintainya, saya atau ayah?" Dia selalu menjawab, "Ayah." Dan dengan pertanyaan yang sama kepada ayah, dia menjawab "ibu." Saya tahu bahwa mereka tentunya sangat mencintai saya, hanya saja saya sedikit kecewa sebab mereka tidak mengatakan bahwa saya yang paling mereka cintai. Beberapa tahun kemudian saya kembali menanyakan pertanyaan yang sama, namun saya terkejut dengan jawaban mereka, mereka mengatakan bahwa saya yang paling mereka cintai. Saya lebih suka jawaban mereka yang dulu, saya dulu melihat kemesraan dengan mereka saling mengatakan cinta. "Beberapa tahun kemudian hal yang paling saya takutkan terjadi, mereka bercerai. Seandainya di antara mereka sikap saling mengasihi masih muncul sampai saat ini, mungkin saya masih akan selalu bersama-sama dengan mereka."

  • Pengalaman kedua dari seorang mahasiswi perguruan tinggi yang menulis tentang seperti apa suami adiknya di masa depan. Mereka menulis dari pengalaman ayahnya yang seperti ini, "Malam ini ketika ayah pulang dari pekerjaan, saya mendengar perkataan pertama yang diucapkan begitu masih didepan pintu, 'Mana istriku yang cantik? ' Lalu saya melihat ayah mencari ke beberapa ruang untuk mencari ibu, ayah melakukan itu hanya supaya ia dapat menciumnya dan menunjukkan cintanya kepada ibu." Perhatikan dan bayangkan jika perhatian itu terjadi pada Anda, dia akan segera membantu pekerjaan Anda apapun yang dia bisa, dan bagaimana dia menganggap bahwa begitu penting Anda baginya hingga dia menanyakan bagaimana hari Anda.

  • Berusahalah hingga anak-anak tidak sampai terlalu merasa kurang Anda cintai, buatlah agar anak-anak pun juga merasakan cinta kasih yang sama dari dalam diri Anda sebagai orang tua.

  • Advertisement
  • 2. Menciptakan romantisme dalam pernikahan

  • Menjaga romantisme antara pasangan sangatlah penting, seperti bagaimana Anda membuat pasangan merasa sebagai orang yang penting di dunia ini. Bukan romantis yang berhubungan dengan urusan ranjang, namun bagaimana memberikan perilaku romantis dalam perilaku sehari-hari yang menunjukkan begitu berartinya pasangan bagi Anda.

  • Seorang ayah dengan tiga orang anak, pada saat ditanya apakah ia masih memprioritaskan kebutuhan kasih sayang terhadap istrinya? Dengan nada serius ia menjawab, "Saya bahkan tidak memiliki daftar untuk istri saya." Pasangan ini disebut sebagai pasangan sibuk, dan pasangan sibuk hendaknya masih memberikan ruang untuk dapat memprioritaskan perhatian terhadap pasangan demi kelangsungan romantisme pernikahan mereka.

  • 3. Anak-anak yang menjadi egois dalam keluarga

  • Di dalam rumah, ketika anak mendapat perlakuan terlalu diprioritaskan akan membuat anak menjadi egois. Keegoisan akan membunuh semua toleransi, jika keegoisan terjadi pada anak maka akan mempengaruhi pernikahan orangtuanya. Letakkan selalu pada posisinya dimana anak mendapatkan kebutuhannya sesuai dengan porsinya, jangan sampai memberatkan satu sama lain terutama yang berpengaruh antara hubungan sang ayah dan sang ibu. Dalam hal ini jika dapat diatasi maka akan meminimalkan angka perceraian yang terjadi pada saat ini.

  • 4. Membantu segala sesuatu dalam kehidupan rumah tangga Anda dapat berjalan lebih baik

  • Ketika pernikahan Anda dapat berjalan dengan baik, maka kualitas kehidupan Anda akan terasa semakin meningkat di setiap harinya. Namun terdapat suatu konsekuensi yang akan Anda hadapi, seperti halnya jika terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam keluarga maka produktivitas di tempat kerja Anda akan berkurang. Ketika Anda terlalu banyak waktu hanya untuk menjaga hubungan dalam perkawinan dengan pasangan, maka Anda akan mempunyai sedikit waktu untuk dapat bertukar pikiran dengan anak-anak. Sebenarnya banyak sekali waktu dan ruang untuk dapat menjaga hubungan perkawinan dan hubungan dengan anak-anak, ketika sudah menemukan jalan bagaimana Anda dan pasangan dapat mengerjakan kewajiban secara bijaksana, maka itu merupakan pencapaian dalam kehidupan yang lebih baik.

  • Perceraian dan pernikahan untuk yang kedua kalinya tidak jarang terjadi. Memerlukan ketabahan dan kebijaksanaan untuk dapat melalui masa-masa sulit dalam hal ini, terutama semua hal yang berhubungan dengan anak-anak. Anak-anak banyak mengalami trauma akan hal ini, pastinya mereka merasakan kehilangan yang mungkin relatif menyakitkan mereka. Mereka akan sering cari perhatian yang cukup akan menyibukkan Anda dalam menjaga hubungan pasangan dan anak-anak.

  • Advertisement
  • Mereka membutuhkan peran orangtua dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Ketika anak-anak melihat hubungan orangtua mereka selalu dalam keadaan baik-baik saja, maka anak-anak mendapatkan pupuk kehidupan untuk perkembangannya menjadi orang dewasa yang baik. Hanya kasih dari dalam keluarga yang hanya dapat membuat perasaan nyaman dan aman bagi anak-anak, entah dari orangtua asli ataupun bukan selama cinta terjalin semakin erat maka keluarga harmonis akan segera didapat.

  • Artikel ini diterjemahkan oleh Andrean Setyadharma dari artikel asli berjudul 4 key reasons why it matters to put your spouse before your children oleh Gary dan Joy Lundberg

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Gary adalah terapis keluarga dan pernikahan berlisensi sementara Joy adalah penulis dan penyair. Mereka sering mengadakan seminar dan menulis buku tentang hubungan, salah satunya "I Don't Have to Make Everything All Better".

Situs: http://garyjoylundberg.com

4 alasan mengapa penting memprioritaskan pasangan di atas anak Anda

Hanya kasih dari dalam keluarga yang hanya dapat membuat perasaan nyaman dan aman bagi anak-anak, entah dari orangtua asli ataupun bukan. Selama cinta terjalin erat, keluarga akan semakin harmonis.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr