Seperti apakah suami idaman bagi para istri?

Cobalah menilai suami Anda jangan hanya dari segi fisik dan finansial saja, lihatlah dari sisi lain yang suami Anda miliki. Anda akan menemukan bagian manis dan baiknya suami Anda. Percayalah suami idaman itu ada pada diri suami Anda.

6,209 views   |   39 shares
  • Memiliki suami yang bisa memenuhi setiap kriteria "suami idaman" tentunya sangat diimpikan oleh setiap para calon istri. Setiap wanita di dunia ini, tentu memiliki standarnya masing-masing dalam memberikan penilaian untuk memilih pria mana yang pantas dijadikan suaminya kelak. Memang jika Anda mencari suami yang sempurna menurut pandangan Anda, kemungkinan besar sangat sulit Anda temui. Namun, Anda bisa menyempurnakan mimpi Anda untuk mencari suami idaman dengan menjadi seorang istri yang sempurna untuk suami Anda.

  • Jika Anda masih berstatus belum menikah, kemungkinan untuk mencari calon suami idaman mungkin masih ada. Setidaknya Anda masih mempunyai waktu untuk melakukan penjajakan atau mengadakan tahap seleksi kepada pasangan Anda. Namun, bagaimana jika saat ini Anda telah menikah? Apakah pria yang saat ini menjadi suami Anda adalah suami idaman Anda ataukah yang terjadi justru di luar harapan dan keinginan Anda? Bagaimana jika suami Anda ternyata tidak bisa menjadi suami idaman Anda? Apa yang harus Anda lakukan ?

  • "Sebenarnya memiliki suami idaman yang sesuai kemauan kita itu sih sah-sah saja. Namun, jika sampai terobsesi mencari calon suami yang betul-betul sama dengan semua keinginan kita, sepertinya sudah tidak wajar. Menemukan suami yang sempurna di zaman modern seperti ini kemungkinannya kecil. Ada wanita yang mengidamkan suaminya nanti harus yang mapan, kaya, pintar, punya rumah dan kendaraan sendiri. Tetapi Ada juga wanita yang hanya mengidamkan punya suami yang seiman, baik, sayang sama keluarga dan berpenghasilan cukup. Setiap wanita memang memiliki ukurannya sendiri. Termasuk saya sendiri, saya hanya menginginkan suami yang bertanggung jawab. Jadi, kalau ditanya apakah pria yang sekarang menjadi suami saya adalah suami idaman. Jawabannya sangat sederhana, sampai sekarang suami saya sangat peduli dan masih bertanggung jawab atas kehidupan rumah tangga kami. Sudah jelas dong, kalau suami saya adalah suami idaman. Saya sangat bersyukur menjadi istrinya!" (Ester, 34 Tahun, IRT, Kediri)

  • "Saya seorang wanita yang bisa dibilang sangat selektif dalam memilih pasangan hidup. Sebelum menikah, saya sempat beberapa kali berganti pasangan. Alasannya bukan karena tidak suka tetapi saya merasa belum menemukan calon suami yang pas sesuai kriteria saya. Awalnya di pikiran saya, suami idaman itu harus adalah seorang pria yang ideal dari segi fisik dan materi saja. Namun, setelah bertemu dengan suami saya yang tercinta, pikiran saya diubah oleh dia. Sebelum dia memutuskan untuk menikahi saya, dia pernah berkata "Buat apa suami yang kaya raya, walaupun dia mampu membelikan segala sesuatu yang engkau inginkan, tetapi apakah dia bisa membelikan kebahagiaan untukmu?Materi bisa dicari, tetapi kebahagian tidak bisa dibeli". Semenjak saat itu, saya berpikir dialah pria yang tepat untuk menjadi suami saya. Dia suami idaman dan ayah idaman bagi anak kami" (Nike, 29 tahun, Kediri)

  • Advertisement
  • "Sejujurnya sih, sampai saat ini dia belum menjadi suami idama , masih banyak harapan saya yang belum bisa dia wujudkan, masih banyak tugas dan tanggung jawab yang belum dia selesaikan. Tetapi karena saya sangat mencintai dan menghargai suami saya, saya menganggap predikat suami idaman enggak akan mempengaruhi keharmonisan hubungan kami berdua. Jika yang ada dalam hati dan pikiran Anda adalah mencintai dengan tulus dan ikhlas, percaya saja Anda masih akan tetap bisa mencintai pasangan Anda walaupun kekurangan ada pada diri pasangan Anda. Dengan cinta Anda bisa menutupi kekurangan itu. Dengan cinta pula, Anda dapat melihat dan merasakan bahwa suami yang Tuhan berikan kepada Anda saat ini adalah suami idaman. Suami idaman atau bukan, yang terpenting suami Anda mampu menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai seorang suami dengan baik dan penuh tanggung jawab!" (Renata, 28 tahun, Kediri)

  • Setiap wanita berhak untuk menentukan pilihannya dalam memilih calon suami idamannya. Bagi sebagian wanita, pria yang mapan, berpenghasilan lebih, ganteng, tinggi, baik dan perhatian mungkin menjadi standar suami idaman mereka. Namun, semua yang enak dipandang dan manis di awal, belum tentu enak dan manis untuk kelangsungan pernikahan Anda kelak. Cobalah menilai suami Anda jangan hanya dari segi fisik dan finansial saja, lihatlah dari sisi lain yang suami Anda miliki. Anda akan menemukan bagian manis dan baiknya suami Anda. Percayalah suami idaman itu ada pada diri suami Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Seperti apakah suami idaman bagi para istri?

Cobalah menilai suami Anda jangan hanya dari segi fisik dan finansial saja, lihatlah dari sisi lain yang suami Anda miliki. Anda akan menemukan bagian manis dan baiknya suami Anda. Percayalah suami idaman itu ada pada diri suami Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr