Seribu alasan, mengapa pasangan tidak boleh bertengkar di hari tua

Di umur yang sudah tua, memiliki anak-anak yang sudah menikah dan telah memiliki cucu-cucu, masih pantaskah Anda bertengkar?

1,340 views   |   11 shares
  • Dalam pernikahan, antara suami dan istri bukan lagi dua melainkan diikat menjadi satu kesatuan. Artinya, jika sepasang kekasih sudah memantapkan hati dan berkeinginan untuk menikah, mereka harus bersedia hidup bersama sebagai pasangan suami istri yang hidup dalam satu naungan rumah tangga, dan bersedia menanggung setiap keadaan baik suka maupun duka, secara bersama-sama. Walaupun, dalam setiap hubungan kemungkinan akan adanya perbedaan bisa saja terjadi. Perbedaan selalu ada dalam pernikahan, karena setiap orang memiliki pribadi, sifat, karakter dan kebiasaan yang berbeda dengan orang lain. Lalu bagaimana halnya, jika pernikahan Anda telah berumur puluhan tahun, namun masih selalu ada perbedaan di antara Anda berdua sehingga perdebatan atau pertengkaran masih sering mengusik pernikahan itu? Di umur yang sudah tua, memiliki anak-anak yang sudah menikah dan telah memiliki cucu-cucu, masih pantaskah Anda bertengkar? Inilah beberapa alasan mengapa pasangan suami istri tidak boleh lagi bertengkar di hari tua.

  • 1. Malu dengan anak

  • Bukannya sebagai orangtua, Anda perlu memberikan teladan yang baik bagi anak-anak Anda, agar kelak ketika anak-anak Anda telah menjadi orang tua, mereka dapat mencontoh teladan Anda tersebut sebagai orangtua yang baik. Bukan sebaliknya, Anda yang mencontoh teladan anak. Untuk itu, di umur yang sudah tua, jika Anda dan pasangan masih terus saja memperdebatkan hal-hal sepele yang tidak layak untuk diperdebatkan, sebaiknya hentikan kebiasaan itu sekarang dan belajarlah untuk menerima segala kelemahan pasangan Anda. Jangan buat diri Anda dan pasangan terlihat seperti anak kecil di depan anak-anak Anda.

  • 2. Sudah waktunya menikmati masa tua

  • Di umur yang sudah tua, bukan saatnya Anda mengeluh dan tidak menerima kekurangan pasangan Anda, waktu tersebut sudah lewat masanya. Sekarang masanya, Anda berdua sudah terbiasa saling menerima kekurangan satu sama lain. Sehingga di umur yang tua ini, bukan lagi waktu untuk Anda masih memperdebatkan masalah yang sama, tetapi waktu di mana Anda berdua semestinya dapat menikmati hari-hari tua yang penuh kebahagiaan. Apalagi di umur yang tua ini, anak-anak Anda sudah dewasa dan mandiri, sehingga beban sudah terangkat dari bahu Anda. Untuk itu, apalagi yang mesti Anda berdua kuatirkan? Nikmati sajalah masa tua Anda berdua dan pensiun dari percekcokkan.

  • 3. Sudah melalui semuanya

  • Bertahun-tahun menikah dengan pasangan hidup Anda, mestinya membuat Anda berdua dapat lebih saling memahami satu sama lain. Bertahun-tahun membangun rumah tangga ini, tentu Anda berdua telah melalui semua tahapannya, yang membuat Anda berdua bisa bertahan dan masih dipersatukan dalam ikatan pernikahan tersebut. Mestinya, ini semua menjadikan Anda lebih rendah hati dan bersyukur masih dapat bersama. Untuk itu, jangan rusak hari tua Anda dengan pertengkaran yang tidak penting.

  • Advertisement
  • Sebuah pernikahan selalu dilandasi dengan prinsip mencintai yang kokoh dan kuat, dengan begitu niscaya setiap perbedaan yang akan terjadi bisa diatasi dengan baik. Tidak ada gunanya bertengkar dengan pasangan Anda di hari tua. Sebaiknya, di hari tua ini, Anda berdua lebih dapat manfaatkan waktu yang ada untuk menikmati sisa hidup, menghabiskan waktu bersama anak-anak dan cucu-cucu tercinta, melakukan sesuatu hal yang masih tertunda, jalan-jalan bersama, dan menjadi lebih baik.

Bantu kami menyebarkan

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Seribu alasan, mengapa pasangan tidak boleh bertengkar di hari tua

Di umur yang sudah tua, memiliki anak-anak yang sudah menikah dan telah memiliki cucu-cucu, masih pantaskah Anda bertengkar?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr