3 cara yang tanpa disadari telah menghancurkan harga diri anak Anda

Orangtua ingin anak-anak mereka tumbuh menjadi orang yang merasa mampu dan percaya diri. Kadang-kadang tanpa disadari, tanggapan Anda justru kebalikannya.

7,064 views   |   11 shares
  • "Ibu, saya sedang belajar lagu baru pada piano! Maukah ibu duduk di sebelah saya?" minta anak lelaki terkecil saya.

  • Saya masuk dan duduk di bangku piano. Ketika dia mulai memainkan lagu barunya, dia senang saya duduk di dekatnya.

  • Senyum lebarnya menghiasi wajahnya dan dia mulai memainkan pianonya. Setelah beberapa kesalahan, senyumnya sirna dan kerut di dahinya muncul. Saya merasakan kekecewaannya.

  • Menurut saya lagunya sederhana, itu mudah bagi saya. Hampir saja saya mengatakan, "Jangan begitu dong, itu kan mudah, kamu seharusnya bisa melakukannya" tetapi saya mulai berpikir, "Apa yang saya katakan akan membantu anak lelaki saya membangun harga dirinya atau merusaknya. Pilihannya ada pada diri saya."

  • Setiap orangtua tentu ingin anak-anaknya tumbuh menjadi orang yang merasa mampu dan percaya diri. Kadang-kadang tanpa disadarinya, tanggapan Anda justru kebalikannya dan akan merusak harga diri anak-anak Anda.

  • Mengatakan "Itu gampang"

  • Ketika anak-anak Anda sedang bergulat dengan suatu tugas, yang mungkin mudah buat Anda, tetapi, tugas tersebut belum tentu mudah buat mereka. Ketika Anda mengatakan, "Itu gampang, kamu seharusnya bisa." Anda sedang mencoba mendorong mereka, tetapi dorongan itu membuat anak-anak Anda berpikir, "Tentunya ada yang tidak beres dengan saya sebab ini tidak mudah buat saya, tentu saya adalah anak yang bodoh." Ini membuat anak-anak Anda merasa kecil hati dan menyerah. Perkataan itu menyurutkan harga dirinya.

  • Sebaliknya, katakanlah kepada mereka, "Ini mungkin akan sulit." Kemudian jika anak-anak Anda berhasil menyelesaikan tugas tersebut, mereka akan berkata pada dirinya, "Saya sanggup mengatasi hal yang sulit." Jika mereka tidak berhasil, paling sedikit mereka tahu bahwa hal yang mereka hadapi adalah sesuatu yang sulit. Pendekatan semacam ini akan membantu anak-anak tetap termotivasi dan meningkatkan harga diri mereka.

  • Terlalu banyak membantu mereka

  • Anak-anak Anda ingin menyelesaikan tugas itu sendirian. Cara itu memberi mereka perasaan telah berprestasi dan membantu mereka merasa bangga dengan diri mereka. Mungkin Anda merasa cara untuk memperlihatkan kasih Anda adalah dengan melakukan sesuatu untuk anak-anak Anda. Perbuatan tersebut akan merampas kesempatan mereka belajar hidup dan merasa puas hidup mandiri. Perbuatan itu mengirim pesan tersembunyi, "Kamu tidak mampu."

  • Daripada terlalu banyak membantu anak-anak Anda, berilah tugas-tugas kecil yang lebih bersahabat untuk anak-anak. Cara ini memberi anak-anak Anda kesempatan merasakan kepuasan pribadi telah menyelesaikan sesuatu atas usaha sendiri. Harga diri mereka akan terbang tinggi.

  • Advertisement
  • Takut mereka membuat kesalahan

  • Kesalahan adalah bagian kehidupan —- kita semua membuat kesalahan. Anda mungkin merasa perlu menyelamatkan anak-anak Anda dari melakukan kesalahan atau membantu mereka menghindari berbuat salah. Sikap ini tidak menolong mereka —- itu melumpuhkan mereka seumur hidup.

  • Anak-anak Anda akan melakukan kesalahan dan cara Anda menanggapi kesalahan mereka akan menolong anak-anak Anda belajar dan tumbuh dari kesalahan tersebut atau mengajar mereka kesalahan adalah sesuatu yang buruk. Kesalahan memang menyakitkan, tetapi itu juga menyebabkan pertumbuhan besar jika ditangani dengan cara yang sehat. Jangan merampas kesempatan anak-anak Anda untuk bangkit kembali, mengakui kesalahan mereka, dan memperbaiki masalahnya, serta merasa bangga dengan diri mereka sendiri.

  • Daripada ketakutan ketika anak-anak Anda membuat kesalahan, ajar mereka bagaimana mereka memperbaikinya dan bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Itu akan meningkatkan pandangan mereka terhadap kesalahan dan membiarkan anak-anak Anda merasa bangga akan pribadi mereka.

  • Banyak orangtua tidak menyadari bahwa tiga tanggapan membesarkan anak-anak tersebut meniadakan harga diri anak-anak mereka. Jika gagasan tersebut baru buat Anda —- tetaplah memiliki keinginan untuk belajar sebab dengan membaca dan belajar memperlihatkan minat Anda untuk memperbaiki diri sebagai orangtua dan ingin melakukan yang terbaik yang sanggup Anda lakukan.

  • Artikel ini diterjemahkan oleh Effian Kadarusman dari artikel asli berjudul "3 ways you unknowingly destroy your children's self-esteem" oleh Damara Simmons.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Damara Simmons membantu LDS orang tua terhubung dengan kecemerlangan orangtua mereka sehingga mereka tidak sengaja memutuskan hubungan mereka dihargai dengan anak-anak mereka.

3 cara yang tanpa disadari telah menghancurkan harga diri anak Anda

Orangtua ingin anak-anak mereka tumbuh menjadi orang yang merasa mampu dan percaya diri. Kadang-kadang tanpa disadari, tanggapan Anda justru kebalikannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr