Apa yang Seorang Ibu Lakukan

Peran seorang ibu adalah tanggung jawab sakral. Peran seorang ibu perlu dilindungi. Para ibu perlu mendukung satu sama lain.

1,316 views   |   shares
  • Ketika saya tumbuh dewasa, saya belajar piano. Saya sering memainkan lagu yang membuat ibu saya merasa sedih dan bersalah karena sudah memarahi saya. Saya tidak bisa lagi memainkan lagu ini karena ini membuat saya sangat sedih. Akhir-akhir ini, saya sering bertanya-tanya apa yang terjadi pada masyarakat sehingga mengabaikan peran ibu – bahkan menghilangkannya – begitu sederhana dan praktis, semudah membawa seorang ibu ke pengadilan, membuktikan bahwa dia tidak layak melakukan apa yang dia terlahir untuk lakukan, dan meyakinkan seorang hakim dan dewan juri bahwa anak-anak dan keluarga besarnya akan menjadi jauh lebih baik tanpa ibu.

  • Anak-anak membutuhkan ibu mereka

  • Jadi, saya menulis tentang apa yang seorang ibu lakukan. Pertama, saya akan mengakui bahwa suami saya dapat mengalahkan saya dengan permainan dan kejenakaannya dengan anak-anak, dan suami saya juga lebih mahir memasak daripada saya. Saya tidak pernah khawatir ketika saya meninggalkan rumah untuk jangka waktu lama karena suami saya mampu mengatasi semuanya.

  • Tetapi berikut adalah apa yang seorang ibu lakukan

  • Ibu panjang sabar

  • Kami mengajarkan anak-anak berhitung sementara kami memotong roti lapis menjadi 16 potong. Kami mendengarkan lagu anak-anak di mobil padahal kami benar-benar ingin mendengarkan lagu pop atau apa saja, karena kami tidak pernah sendirian di mobil.

  • Ibu memberikan pengalaman kepada anak-anak

  • Kami membawa anak-anak ke acara pembacaan cerita, kami membawa anak laki-laki ke pertunjukan tari dan berharap mereka dapat menghargainya, dan kami membawa anak-anak ke museum padahal mereka tidak mengerti apa yang mereka lihat. Kami membawa buku ke mana-mana, agar di ruang tunggu rumah sakit sekalipun, anak-anak tidak akan merasa bosan.

  • Ibu merawat anak-anaknya

  • Kami mendesak anak remaja kami untuk menutupi tubuh mereka atau setidaknya tidak mengenakan pakaian ketat. Kami mengejar anak-anak ketika mereka lupa membawa bekal makan siang. Kami bahkan membawa bekal makan siang mereka sampai ke sekolah. Kami hanya tidak ingin mereka kelaparan.

  • Ibu mengajarkan keterampilan penting

  • Kami memaksa anak-anak malas untuk duduk di meja belajar untuk mengerjakan PR matematika mereka sampai mereka menguasainya. Banyak suami berkata, “Biarkan anak-anak mendapat nilai jelek dalam ujian dan merasakan takut tinggal kelas.” Tetapi kami berkata, “Jangan menakuti-nakuti mereka, meskipun itu akan membuat mereka jera. Anak-anak harus menguasai atau setidaknya mengetahui sedikit tentang matematika.”

  • Advertisement
  • Ibu menasihati anak-anak

  • Kami merancang cara-cara cerdas agar anak remaja mengakui kesalahan mereka. Mungkin kami akan memainkan penuh kekerasan bersama mereka dan sementara kami bersenang-senang, mereka akan mulai menceritakan apa yang sedang mereka pikirkan.

  • Ibu menceritakan dongeng

  • Seringkali kami menceritakan dongeng tentang bagaimana kami dibesarkan dan apa yang pernah kami lakukan. Kemarin, ketika anak perempuan saya mendorong kereta belanjaan kecil, kami sedang mengelilingi bagian makanan beku, kereta belanjaan itu terguling dan anak saya ikut jatuh. Dia tidak terluka, tetapi dia diam penuh ketakutan selama beberapa menit. Ketika dia pada akhirnya membiarkan saya menggendongnya, wajahnya sangat merah dan matanya berkaca-kaca. Saya memegangnya sejenak dan kemudian berkata, “Susi, kamu tahu apa yang ibu lakukan waktu kecil dulu? Ibu mendorong kereta belanjaan besar dan menabrak bagian botol sirup dan menghancurkan semuanya.” Dia tertawa dan kami pergi ke toko roti untuk membeli kue.

  • Hal-hal ini mungkin saja sangat umum bagi para ibu. Kami sangat serupa. Kami merawat. Kami berpikir, kami merenung, dan kami berempati. Kami berempati secara berlebihan. Kami bereaksi secara berlebihan. Kami mengecup luka anak dan itu sembuh seketika. Kami mengubah hal-hal menakutkan menjadi lucu.

  • Ini semua adalah inti seorang ibu – untuk menjadikan segala sesuatu baik-baik saja. Kehidupan kami dihabiskan untuk menjadikan segala sesuatu baik-baik saja dan mengkhawatirkan jika segala sesuatu tidak baik. Kami ingin meyakinkan anak-anak kami bahwa terlepas dari apa yang mereka lakukan, dan terlepas dari sebesar apa mereka nantinya, mereka akan memiliki kenangan dekapan ibu mereka, dimana mereka akan selalu merasa aman dan dikasihi.

  • Banyak pengadilan keluarga, kelompok para ayah dan pengacara, yang tidak hanya berupaya mewujudkan A Nation of Motherless Children, tetapi juga menjauhkan anak-anak mereka dari kenangan seumur hidup tentang apa yang ibu mereka lakukan bagi mereka dan betapa besar kasih ibu bagi mereka. Apakah orang-orang ini tidak ingat pernah ditimang-timang oleh ibu mereka?

  • Peran seorang ibu adalah tanggung jawab sakral. Peran seorang ibu perlu dilindungi. Para ibu perlu mendukung satu sama lain. Jika Anda mendengar seorang ibu digambarkan sebagai tidak layak karena suatu perceraian, pikirkan baik-baik. Anak-anak perlu ibu yang baik.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "What a mom does" karya Janie McQueen.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Janie McQueen is a multi-published author and career journalist. She writes columns for major metro newpapers, HopeAfterDivorce.org, FamilyShare.com and LAFamily.com.

Apa yang Seorang Ibu Lakukan

Peran seorang ibu adalah tanggung jawab sakral. Peran seorang ibu perlu dilindungi. Para ibu perlu mendukung satu sama lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr