6 alasan toilet jongkok lebih baik daripada toilet duduk

Menggunakan toilet jongkok mebuat perut mendapatkan tekanan secara alami dari otot diafragma, sehingga proses buang air jadi lebih mudah, tuntas dan tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra.

4,994 views   |   12 shares
  • Jenis toilet apa yang sering Anda gunakan? Kalau Anda sering menggunakan toilet duduk, maka sebaiknya Anda mempertimbangkannya kembali. Berdasarkan beberapa penelitian, penggunaan toilet jongkok lebih disarankan ketimbang toilet duduk. Mengapa? Inilah beberapa keuntungan dari toilet jongkok:

  • 1. Buang air besar lebih mudah

  • Menggunakan toilet jongkok membuat perut mendapatkan tekanan secara alami dari otot diafragma, sehingga proses buang air lebih mudah, tuntas dan tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra. Hal ini tidak terjadi jika Anda menggunakan toilet duduk karena posisi tubuh 90o, sehingga proses BAB harus dilakukan dengan cara mengejan.

  • 2. Mencegah penyakit usus

  • Dengan toilet jongkok, proses BAB dilakukan secara tuntas sehingga tidak meninggalkan sisa kotoran di dalam usus. Namun, dalam penggunaan toilet duduk hal ini tidak terjadi karena tekanan yang diperoleh perut tidak sebesar penggunaan pada toilet jongkok. Perlu diketahui, ampas sisa metabolisme tubuh yang tidak dikeluarkan lama kelamaan akan menumpuk sehingga dapat menyebabkan berbagai macam penyakit di dalam usus, seperti kanker usus dan radang usus besar.

  • 3. Membantu penderita ambeien

  • Penderita ambeien lebih dianjurkan menggunakan toilet jongkok karena dilarang terlalu keras mengejan saat BAB. Selain itu, saat menggunakan toilet duduk, tubuh akan menekan paha yang menyebabkan aliran darah dari tubuh bagian atas ke bawah dan sebaliknya menjadi terhambat. Bila dilakukan secara terus-menerus, wasir bisa bertambah parah.

  • 4. Melatih otot panggul dan melindungi saraf prostat dari kerusakan

  • Beberapa penelitian menyebutkan bahwa toilet jongkok memiliki kelebihan untuk menjaga kekuatan otot-otot panggul yang penting dalam aktivitas seksual. Selain itu, toilet jongkok juga dapat membantu menguatkan otot-otot kandung kemih dan menjaga saraf-saraf prostat dari kerusakan.

  • 5. Mencegah penularan penyakit kelamin

  • Bibir toilet duduk adalah tempat favorit bagi berkembangnya berbagai macam bibit penyakit, apalagi jika toilet tersebut digunakan oleh banyak orang. Karena itu, menggunakan toilet duduk sangat tidak disarankan jika Anda ingin terhindar dari penularan penyakit kulit dan kelamin. Penyakit yang biasa ditimbulkan karena menggunakan toilet duduk di antaranya keputihan, infeksi saluran kencing, panu, dan sebagainya.

  • 6. Lebih aman bagi ibu hamil

  • Ibu hamil sering mengalami konstipasi atau sembelit di mana feses mengalami pengerasan sehingga lebih sulit dikeluarkan. Oleh sebab itu, ibu hamil sangat disarankan menggunakan toilet jongkok untuk BAB agar tidak perlu terlalu keras mengejan, sehingga tidak mempengaruhi kondisi janin di dalam kandungan.

  • Advertisement
  • Demikianlah enam alasan mengapa toilet jongkok lebih baik daripada toilet duduk. Namun, jika selama ini Anda sudah terbiasa menggunakan toilet duduk, tenang saja. Ada cara sederhana yang bisa Anda lakukan agar proses BAB tetap lancar dan aman, yaitu dengan cara menaruh sebuah kursi kecil sebagai alas pijakan kaki Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

6 alasan toilet jongkok lebih baik daripada toilet duduk

Menggunakan toilet jongkok mebuat perut mendapatkan tekanan secara alami dari otot diafragma, sehingga proses buang air jadi lebih mudah, tuntas dan tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra.
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr