Tetap aktif bekerja saat hamil. Bagaimana caranya?

Hamil bukan hambatan bagi kita untuk tetap beraktivitas. Hamil jangan menjadikan kita manja dan malas untuk melakukan banyak hal.

555 views   |   3 shares
  • Hamil bukan menjadikan hambatan bagi kita untuk tetap beraktivitas, dan jangan menjadikan kita manja dan malas untuk melakukan banyak hal. Jika memang diharuskan untuk berhenti bekerja, biasanya adalah kehamilan yang berpotensi keguguran. Tetapi bagi kita yang memiliki kegiatan seabrek, selama hamil, kita tetap dapat melakukan semuanya. Tentu saja dengan persiapan khusus, agar kita dan janin tetap terjaga kesehatannya. Apa saja yang bisa kita lakukan?

    • Stres biasanya dipicu oleh ketidakseimbangan antara harapan dan kenyataan. Jika kita stres, tentu janin bisa merasakan emosi ibunya dan ikut stres. Sehingga penting untuk menjaga ritme emosi di jalur normal. Jika pekerjaan sudah mulai menumpuk, kita bisa menggunakan check list priority, kerjakan yang paling mendesak.

    • Selama di tempat kerja, usahakan meja kerja bersih dan nyaman untuk ruang gerak kita. Jika perlu mengganti kursi kerja dengan yang lebih empuk, lakukan. Apalagi ketika perut mulai membesar, kursi kerja menjadi tempat paling nyaman untuk beristirahat di jam-jam tertentu. Pasang foto kita dan suami sebagai penyemangat di meja kerja.

    • Siapkan cemilan sehat dan minuman bergizi seperti jus buah atau air mineral. Bekerja saat hamil akan menguras energi lebih banyak, sehingga jangan sampai kekurangan cairan. Pilihlah cemilan yang mengandung protein, zat besi, dan vitamin.

  • Makan tepat waktu

  • adalah wajib. Ingat saat ini ada janin yang juga butuh asupan gizi. Tinggalkan sejenak pekerjaan demi buah hati yang sedang bertumbuh di dalam perut. Jika makan tepat waktu, kita akan punya waktu lebih banyak untuk sekadar meluruskan kaki di bawah meja kerja dan beristirahat sejenak.

  • Dengarkanlah musik

  • yang nyaman selama bekerja. Pilihlah musik yang mempunyai efek menenangkan buat kita dan janin, misal instrumen piano, atau lagu-lagu favorit kita.

  • Terimalah bantuan rekan kerja

  • Kita bukan super woman yang dapat melakukan semuanya sendiri. Tidak apa-apa sesekali menerima bantuan dari orang lain. Ibu hamil mempunyai fasilitas bantuan tersendiri di lingkungan sosial. Jangan ragu juga meminta bantuan, jika kita sudah tidak sanggup lagi mengerjakannya.

    • Bicarakan dengan pimpinan untuk mendapatkan dispensasi pulang lebih awal agar bisa beristirahat lebih banyak, jika perlu. Tak ada salahnya mengkomunikasikan hal tersebut, orang-orang di kantor akan memakluminya.

    • Selama bekerja, gunakanlah pakaian yang nyaman untuk ruang gerak Kita. Tidak perlu mahal atau baru. Gunakan pakaian berbahan katun dan hindari pakaian yang ketat. Karena ketika hamil produksi keringat akan lebih banyak, pakaian yang ketat akan terasa lengket di badan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama bekerja.

  • Advertisement
Bagikan hasil Anda kepada teman..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Tetap aktif bekerja saat hamil. Bagaimana caranya?

Hamil bukan hambatan bagi kita untuk tetap beraktivitas. Hamil jangan menjadikan kita manja dan malas untuk melakukan banyak hal.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr