Tidak perlu minder, Anda spesial di matanya

Banyak para perempuan yang merasa malu karena profesinya hanya sebagai ibu rumah tangga. Hanya berada di rumah, melakukan semua pekerjaan rumah.

843 views   |   2 shares
  • Banyak para perempuan yang merasa malu karena profesinya hanya sebagai ibu rumah tangga. Hanya berada di rumah, melakukan semua pekerjaan rumah, ada atau tidak ada bantuan asisten rumah tangga. Bukan saja berperan ganda tetapi juga harus bisa melakukan semuanya sendiri. Mulai dari menjadi guru, menjadi koki, ahli ekonomi, desain interior, hingga tetap menjadi supporter untuk semua anggota keluarga. Dengan pekerjaan yang multiprofesi seperti ini, masih saja banyak perempuan yang minder apabila bertemu dengan orang lain.

  • Misalnya bertemu dengan komunitas atau kelompok ibu-ibu yang ada di sekolah anak. Bertemu sesama isteri atau rekan kerja suami, saat acara kantor berlangsung. Belum lagi jika ada momen berkumpul dengan teman-teman semasa sekolah dan sahabat karib. Semuanya menjadikan momok tersendiri untuk terus menghindari orang lain.

  • Buanglah rasa malu dan minder Anda jauh-jauh. Profesi sebagai ibu rumah tangga tidak mengurangi keanggunan Anda sebagai seorang perempuan. Orang lain boleh berbicara apapun tentang Anda. Tentang yang kita lakukan sebagai seorang ibu rumah tangga, baik itu positif atau negatif. Tapi ketahuilah, di balik itu semua ada orang-orang yang sangat berbangga hati karena kita hanyalah seorang ibu rumah tangga. Siapa dia?

  • Suami

  • . Sebagai pendamping, mereka akan merasa sangat bangga akan profesi kita yang jalani sebagai ibu rumah tangga. Itu berarti kita sepenuhnya memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki untuk keutuhan keluarga. Terutama waktu yang lebih banyak untuk mendidik anak-anak memiliki karakter yang kuat sedari dini. Selain itu suami akan sangat bahagia, karena itu berarti kita akan selalu ada di rumah untuk menyambut kehadirannya sepulang bekerja.

  • Anak

  • . Pendidikan yang kita tempuh tidaklah sia-sia. Bakat, minat dan keahlian yang kita miliki tidak akan hilang begitu saja hanya karena kini profesi kita menjadi ibu rumah tangga. Kita tetap spesial di mata anak-anak. Mereka akan sangat bahagia, karena setiap saat kita dapat menemaninya bermain dan beraktivitas. Bahkan akan selalu menjadi sahabat mereka, sampai kelak mereka dewasa. Semua kemampuan yang kita miliki dapat kita tularkan ke anak, hal ini tentu juga akan semakin meningkatkan bonding antara kita dan anak.

  • Diri kita sendiri

  • . Saya yakin dalam hati kita sebenarnya kita sangat bangga dengan profesi yang kita jalani. Kita merasa yakin dan mampu untuk menjalaninya dengan sebaik mungkin. Meskipun di dalam perjalanan ada hal-hal kecil yang membuat kita sedikit merasa tegang, tetapi kita mampu mengatasinya sendiri. Namun satu hal yang perlu kita ingat, bahwa rasa bangga yang kita miliki janganlah sampai meremehkan profesi ibu-ibu lain yang ada di luar sana. Bagaimanapun juga, kita sama-sama seorang istri dan seorang ibu, yang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk suami dan anak-anak kita.

  • Advertisement
  • Be happy, Mothers! Semua pekerjaan terbaik adalah yang dilakukan dengan ikhlas dan penuh rasa bahagia saat menjalaninya.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Tidak perlu minder, Anda spesial di matanya

Banyak para perempuan yang merasa malu karena profesinya hanya sebagai ibu rumah tangga. Hanya berada di rumah, melakukan semua pekerjaan rumah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr