Mengirim pesan singkat kepada pujaan hati, ada etikanya lho! Apa saja?

Mengirim pesan singkat pada pasangan, ternyata ada etikanya lho! Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika mengirim pesan singkat pada pasangan. Apa sajakah itu?

8,483 views   |   15 shares
  • Menjaga hubungan nan romantis bisa dilakukan dalam berbagai cara, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi moderen, seperti SMS, WhatsApp, Line, dan masih banyak lagi. Teknologi yang canggih ini sangat memudahkan kita untuk selalu berkomunikasi dengan lebih baik, misalnya menanyakan kabar atau memberikan perhatian yang lebih pada pasangan. Namun, mengirim pesan singkat pada pasangan, ternyata ada etikanya, lho. Apa saja itu?

  • Jangan membalas terlalu lama

  • Salah satu hal yang dapat membuat pasangan Anda kesal adalah ketika Anda membalas pesannya terlalu lama. Meskipun Anda sibuk, sebaiknya jangan biarkan hal ini terjadi karena pasangan akan khawatir dan bahkan berpikir negatif terhadap Anda. Jika Anda tahu bahwa Anda akan sibuk atau hendak melakukan sesuatu sehingga Anda tidak dapat melihat telepon genggam Anda, bilang terlebih dahulu pada pasangan untuk tidak mengirim pesan atau katakan jika Anda tidak membalas berarti Anda masih mengerjakan sesuatu. Dengan begitu, pasangan Anda tidak akan khawatir.

  • Jangan terlalu sering

  • Mengirim pesan untuk selalu update dan memberikan perhatian pada pasangan sangat dianjurkan. Tetapi bukan berarti Anda terus-terusan mengirim pesan setiap beberapa menit. Hal ini tidaklah efisien dan bahkan membuang banyak waktu. Anda berdua tentu mempunyai kesibukan sendiri, bukan? Jika waktu Anda lebih banyak untuk mengirim pesan kepada pasangan, bukannya malah menjaga komunikasi, pasangan Anda malah akan terganggu dan Anda pun demikian. Dampaknya, pekerjaan Anda berdua ikut terganggu. Untuk itu, bijaksanalah dalam memilih waktu yang tepat untuk mengirim pesan singkat kepada pasangan Anda.

  • Jangan menulis singkat dan tidak jelas

  • "Pesan Singkat" artinya menulis pesan secara singkat tetapi jelas, padat, dan tetap sesuai etika agar bisa mudah dipahami. Bukan berarti menulis pesan singkat berarti menyingkat kata atau hurufnya, misalnya "Terima kasih" menjadi "Tq", "Oke" menjadi "K", atau "Iya" menjadi "Ya", dan sebagainya. Meskipun Anda ingin membalas pesan pasangan Anda dengan cepat, bukan berarti Anda perlu menyingkat pesan Anda karena terkadang pesan yang disingkat-singkat kurang dimengerti bahkan dapat menimbulkan salah paham.

  • Jangan menyelesaikan masalah melalui pesan singkat

  • Dalam menyelesaikan masalah atau menyampaikan rasa kesal, sebaiknya jangan dilakukan melalui pesan singkat karena malah akan menimbulkan kesalahpahaman. Kita sudah mengetahui bahwa menulis pesan singkat itu sangatlah berbeda dengan berkomunikasi secara langsung, belum tentu semua maksud yang ingin Anda katakan tersampaikan secara jelas kepada pasangan Anda. Jika Anda marah dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan kata-kata singkat, keadaan malah semakin ruyam. Tidak ada untungnya menyelesaikan masalah melalui pesan singkat. Sebaiknya jika ingin melakukannya, Anda bertemu langsung dengan pasangan Anda.

  • Advertisement
  • Pandai-pandailah dalam menggunakan pesan singkat ini dalam menjaga hubungan yang lebih baik bersama pasangan Anda.

Bantu kami menyebarkan

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Mengirim pesan singkat kepada pujaan hati, ada etikanya lho! Apa saja?

Mengirim pesan singkat pada pasangan, ternyata ada etikanya lho! Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika mengirim pesan singkat pada pasangan. Apa sajakah itu?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr