Seperti apa suami dan istri yang modern itu?

Hidup di zaman sekarang pastinya banyak tuntutan, Anda tentu berharap akan mengalami perkembangan menuju kehidupan yang modern. Termasuk usaha-usaha untuk menjadi suami atau istri yang modern guna terciptanya keluarga yang modern.

7,318 views   |   20 shares
  • Di zaman yang semakin hari semakin maju dan kompleks ini, tentunya pergeseran sikap, pemikiran, teknologi, kebiasaan, moral, peran, tanggung jawab dan hubungan antar sesama juga akan mengalami perubahan karenanya. Hidup di zaman sekarang pastinya banyak tuntutan, Anda tentu berharap akan mengalami perkembangan menuju kehidupan yang modern. Termasuk usaha-usaha untuk menjadi suami atau istri yang modern guna terciptanya keluarga yang modern. Menjadi modern di sini tidak hanya menjelaskan tentang kehidupan yang harus mengikuti tren akibat gejala baru yang ditimbulkan oleh berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Ada banyak hal yang menandai bahwa suami atau istri itu modern.

  • Hasil survei program televisi Amerika, The Today Show, mengatakan bahwa pada umumnya, dalam keluarga yang memiliki karakteristik modern, pasti di dalamnya ada suami dan istri yang modern pula. Maksudnya, ada "pergeseran" dalam pembagian peran dan tugas antara suami dan istri pada keluarga modern. Mungkin dahulu, pada keluarga tradisional, orang-orang masih beranggapan suami tugasnya bekerja dan mencari nafkah untuk keluarganya sedangkan tugas seorang istri hanya menjadi ibu rumah tangga, tinggal di rumah dan hanya mengurusi yang berkaitan dengan pekerjaan rumah. Seolah-olah hal tersebut sudah menjadi keharusan dan wajib hukumnya untuk dijalankan sesuai perannya masing-masing.

  • Faktanya yang terjadi pada keluarga-keluarga modern sekarang ini sangatlah berbeda. Peran suami dan istri dalam membangun keluarga kini lebih seimbang, terbuka, fleksibel, saling mengisi bahkan dapat saling bertukar peran jika memang keadaan yang mengharuskan. Artinya, suami bukan hanya sebagai pencari nafkah dalam keluarga, istri pun bisa berperan sebagai pencari nafkah. Demikian pula istri bukan hanya berperan dalam mengurus rumah tangga, suami pun bisa melakukan pekerjaan seperti yang istri lakukan. Walaupun demikian, kodrat suami tetap adalah kepala rumah tangga dan menjadi imam bagi keluarganya. Peran ini tidak bisa diambil alih oleh istri, kecuali jika suaminya tidak ada atau sudah tidak bersama lagi.

  • Menurut sumber dari survei Femina, sebanyak 51 % suami mengakui bahwa mereka tidak keberatan untuk menjadi "ayah rumah tangga" dan mengurus anak-anak jika memungkinkan. Mereka juga tidak keberatan dan tidak malu untuk berbelanja keperluan rumah tangga di supermarket dan menyiapkan makanan untuk keluarga mereka. Dan sebanyak 48 % suami mengatakan bahwa sang istri pun bisa diandalkan untuk ikut berkontribusi dalam membiayai kehidupan keluarga, mereka mengatakan bahwa istri tidak membebankan tagihan bulanan atau pengeluaran harian keluarga hanya kepada suami semata karena istri yang modern dapat menjadi wanita yang mandiri secara finansial dan tidak bergantung hanya pada penghasilan suami.

  • Advertisement
  • Sebanyak 75 % suami dan istri mengakui bahwa untuk masalah pengasuhan anak, mereka cenderung lebih kompak membagi tugas masing-masing seperti untuk membuat sarapan, menyiapkan keperluan sekolah anak, mengantar jemput anak sekolah, menemani les atau bermain, dan membantu anak membuat pekerjaan rumah. Dan sebanyak 60 % suami yang mengaku mau membantu pekerjaan rumah tangga seperti membersihkan rumah ketika istri tidak ada atau tidak bisa melakukannya karena sakit atau sibuk melakukan hal lainnya.

  • Peran suami dan istri yang modern dapat berjalan baik apabila antara suami dan istri dari awal pernikahan dapat mengambil keputusan bersama dan berkomitmen, yang dilandasi dengan sikap jujur, saling mendukung, saling percaya dan terbuka mengenai apa saja yang berhubungan dengan kehidupan rumah tangga, termasuk terbuka masalah finansial. Antara suami dan istri harus sama-sama kompak berbagi peran agar hubungan antar keluarga dan keharmonisan keluarga tetap terjaga. Karena momen yang paling bahagia adalah melihat keluarga Anda bahagia, maka lakukanlah setiap peran Anda bersama pasangan Anda dengan penuh keikhlasan dan kekompakan, maka keluarga modern yang bahagia Anda akan dapatkan.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Seperti apa suami dan istri yang modern itu?

Hidup di zaman sekarang pastinya banyak tuntutan, Anda tentu berharap akan mengalami perkembangan menuju kehidupan yang modern. Termasuk usaha-usaha untuk menjadi suami atau istri yang modern guna terciptanya keluarga yang modern.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr