Bagaimana bila Anda harus bekerja di hari libur

Umumnya hari kerja dimulai dari hari Senin sampai Jumat. Namun, bagaimana bila perusahaan mengharuskan Anda untuk bekerja di hari libur? Apakah Anda bersedia untuk masuk bekerja? Atau menolaknya?

3,185 views   |   2 shares
  • Setiap karyawan yang bekerja pada sebuah perusahaan, perkantoran ataupun pertokoan tentunya memiliki hari kerja dan jam kerja yang telah ditentukan oleh pimpinan perusahaan tersebut. Waktu bekerja tentunya sudah menjadi kesepakatan bersama antara Anda dan pihak perusahaan tempat Anda bekerja. Biasanya pada saat Anda melakukan wawancara pekerjaan, perusahaan akan memberi tahu waktu kerja Anda, agar bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.

  • Umumnya di Indonesia, perusahaan menetapkan hari kerja mulai dari hari Senin sampai Jumat. Namun bagaimana bila perusahaan atau pimpinan mengharuskan Anda untuk bekerja di hari libur Anda (misalnya Sabtu atau Minggu) tanpa memberikan Anda uang lembur atau tambahan gaji sebagai hak Anda? Apakah Anda akan tetap loyal pada perusahaan? Berikut beberapa pernyataan yang dapat Anda simpulkan.

  • "Saya sering mengalami kejadian seperti ini, di mana saya harus masuk kerja di saat waktu libur saya. Bahkan, terkadang bos saya menugaskan saya untuk mewakilinya menyelesaikan pekerjaannya di luar kota, dan biasanya itu terjadi di akhir pekan. Sebenarnya tidak masalah sih, tetapi sejujurnya saya enggak happy. Namun, mau bagaimana lagi perintah atasan adalah kewajiban yang harus dikerjakan oleh karyawan ". (Chris, 35 tahun, Menikah, Staf Promosi, Malang)

  • "Tentu saja aku akan merasa kesal jika harus bekerja di hari libur, karena bos tidak memberi waktu untuk aku dan keluarga. Sedangkan di hari libur, kami sekeluarga bisa berkumpul dan menghabiskan banyak waktu bersama. Aku khawatir bila waktu dan urusan keluarga akan menjadi terbengkalai jika harus masuk bekerja di hari libur. Memang sih, setiap karyawan harus loyal pada perusahaan tempatnya bekerja. Namun, sedikit saran saja, ada baiknya juga setiap perusahaan memberikan waktu luang buat karyawannya di hari libur tanpa membebankan karyawan untuk bekerja" (Auliah,33 Tahun, Menikah, Pegawai Bank, Malang)

  • "Kebetulan tempat di mana saya bekerja telah menetapkan waktu kerja lima dua, artinya lima hari kerja dan dua hari libur setiap minggunya. Setiap karyawan bebas menentukan waktu libur dua hari tersebut. Dan waktu libur tersebut tidak bisa diganggu gugat termasuk oleh perusahaan. Kecuali jika ada event atau acara yang bertepatan pada hari libur saya dan memang mengharuskan saya harus masuk bekerja. Tentu saja saya akan melakukannya dengan senang hati. Ya meskipun gaji yang nanti saya akan terima tetap segitu aja, saya senang kok. Lagian saya mencintai pekerjaan saya yang sekarang. Jadi, bekerja di hari libur buat saya tak ada masalah deh! ". (Hadi, 29 Tahun, Staf Hotel, Malang)

  • Advertisement
  • "Bila harus bekerja di hari libur? Hmmm.. saya tak akan melakukannya. Buat saya, hari libur adalah hari istirahat dari padat dan menumpuknya pekerjaan. Apalagi, hari libur adalah waktu yang saya pergunakan untuk pulang dan bertemu dengan istri dan anak-anak. Kebetulan kantor tempat saya bekerja beda kota dengan rumah saya. Jaraknya lumayan jauh. Jadi, saya memutuskan untuk ngekost dekat kantor saya. Jadi, pada saat liburlah kesempatan saya pulang bertemu mereka. Itu sebabnya, saya akan menolak dan memberi penjelasaan kepada atasan saya jika sewaktu-waktu saya diharuskan untuk tetap bekerja di hari libur saya. Saya akan memilih untuk bermain bersama anak-anak saya. Lagian di dalam kontrak kerja kan sudah ada waktu bekerja yang sudah sama-sama kita sepakati bersama". ( Wijayadi, 34 Tahun, Menikah, Kediri)

  • Namun, untuk libur resmi atau libur umum, biasanya beberapa perusahaan akan meliburkan semua karyawannya,misalnya Tahun Baru, HUT Proklamasi, Hari Buruh atau hari libur bersifat keagamaan seperti, Idul Fitri, Natal, Nyepi, Waisak serta Tahun Baru Imlek. Dan berkaitan dengan hari libur resmi, telah ada Undang-Undang yang mengaturnya berkenaan dengan hak dan kewajiban setiap pekerja.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Bagaimana bila Anda harus bekerja di hari libur

Umumnya hari kerja dimulai dari hari Senin sampai Jumat. Namun, bagaimana bila perusahaan mengharuskan Anda untuk bekerja di hari libur? Apakah Anda bersedia untuk masuk bekerja? Atau menolaknya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr