5 nasihat dalam mendidik remaja

Dalam mendidik anak sebenarnya tidak dibutuhkan upaya khusus, cukup melalui pendekatan persuasif. Setiap anak hanya butuh diperlakukan sebagai sahabat dengan penuh kasih sayang.

1,202 views   |   5 shares
  • Membesarkan anak adalah sebuah tantangan, mereka adalah generasi muda yang memiliki peluang untuk menjadi orang-orang hebat. Namun, orangtua terkadang melakukan kesalahan dalam mendidik mereka, sehingga tidak jarang menimbulkan perselisihan yang berujung pada pemberontakan.

  • Sebagai orangtua tentunya Anda tidak ingin hal tersebut sampai terjadi, memiliki anak yang patuh pastilah harapan terbesar Anda, tapi semua itu hanya bisa terwujud jika Anda tahu bagaimana cara menasihati mereka tanpa harus melukai perasaannya.

  • Dalam mendidik anak sebenarnya tidak dibutuhkan upaya khusus, cukup melalui pendekatan persuasif. Setiap anak hanya butuh diperlakukan sebagai sahabat dengan penuh kasih sayang.

  • Setiap anak membutuhkan teladan nyata dari orangtuanya dan bukan hanya sekedar perintah atau omongan belaka. Karenanya, berikut ini ada 5 nasihat yang bisa Anda pertimbangkan untuk diajarkan kepada mereka.

  • 1. Jagalah pikiranmu, karena akan menjadi perkataanmu

  • Anak-anak harus memahami bahwa apapun yang dia ucapkan, buruk maupun baik, selalu didasari oleh keinginan dari dalam hati. Karena itu, ajarilah mereka supaya mampu mengendalikan pikiran, sehingga apa yang mereka ucapkan tidak menjadi bumerang yang dapat menyakiti perasaan orang lain ataupun merugikan diri sendiri.

  • 2. Jagalah perkataanmu, karena akan menjadi perbuatanmu

  • Didiklah anak-anak agar selalu berkata dengan baik, jujur dan sopan. Hal ini cukup beralasan karena apa yang mereka ucapkan itu seperti sebuah sugesti yang jika dilakukan secara terus menerus akan muncul dalam bentuk tindakan nyata.

  • 3. Jagalah perbuatanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu

  • Kebiasaan buruk seseorang tidak terbentuk dalam waktu singkat, terkadang dibutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya hingga kebiasaan tersebut tumbuh menjadi sebuah ciri khas yang akhirnya sulit dihilangkan. Oleh sebab itu, didiklah anak-anak untuk selalu menjaga perbuatan mereka, agar dari perbuatan-perbuatan tersebut mereka mampu memilih mana yang pantas dan tidak pantas untuk dijadikan sebagai sebuah kebiasaan.

  • 4. Jagalah kebiasaanmu, karena akan membentuk karaktermu

  • Ada kaitan antara karakter seseorang dengan kebiasaan-kebiasaan yang sering dia lakukan. Sebagai contoh: Seseorang dengan karakter plin-plan karena sejak muda dia terbiasa berbohong, atau seseorang dengan karakter tidak tepat waktu karena sejak muda dia terbiasa suka mengulur-ulur waktu. Jadi, dengan mendidik anak-anak memahami pentingnya menjaga kebiasaan, hal ini bisa menjadi langkah awal agar mereka kelak mampu mengembangkan karakter positif dalam kehidupannya.

  • Advertisement
  • 5. Jagalah karaktermu, karena akan membentuk nasibmu

  • Nasib sial yang dialami oleh seseorang seringkali disebabkan oleh kebiasaan-kebiasan buruk yang sering dilakukan. Oleh sebab itu, sejak awal anak-anak perlu diberi pemahaman bahwa karakter mereka ketika masih muda sangat menentukan bahagia atau tidak kehidupannya ketika dewasa nanti.

  • Sebagai pribadi yang belum memiliki banyak pengalaman para remaja sangat membutuhkan bimbingan dari orangtua. Mereka perlu diarahkan serta diberi pengertian agar setiap keputusan penting dalam kehidupan mereka selalu didasari oleh pertimbangan yang masak.

  • Ada banyak kasus remaja jatuh dan akhirnya gagal melewati masa muda karena ketidakpedulian dari orangtua yang seharusnya menjadi contoh dan teladan. Karena itu, apabila Anda mengasihi dan peduli terhadap perkembangan dan masa depan mereka jangan biarkan mereka mencari panutan dari orang lain. Berusahalah dengan sebaik mungkin untuk mendidik dan mengajar mereka segala hal yang perlu mereka ketahui. Belajar dan berusahalah menjadi bijaksana, karena ketika Anda berhasil membimbing mereka, maka kehidupan Anda akan semakin penuh dengan kebahagiaan serta sukacita.

Baca, hidupkan, bagikan!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

5 nasihat dalam mendidik remaja

Dalam mendidik anak sebenarnya tidak dibutuhkan upaya khusus, cukup melalui pendekatan persuasif. Setiap anak hanya butuh diperlakukan sebagai sahabat dengan penuh kasih sayang.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr