Gurauan yang Lebih Baik

Mark Twain menyebut gurauan, “Ide-ide spontan dalam pernikahan yang sebelum penyatuan mereka kita tidak menganggapnya berhubungan.” Jadi bagaimana seseorang dapat menjadi 'master' dalam hal kata-kata gurauan?

2,300 views   |   shares
  • Sebagai penulis puisi Avon, Shakespeare, menulis, “Lebih baik tidak pandai bergurau, daripada gurauan yang konyol.” Namun gurauan bukan seperti permainan yang konyol. Banyak dari kita mengenal beberapa orang yang dapat mengubah kalimat yang membuat seluruh ruangan tertawa tetapi kalimat kita kadang-kadang berupa sebuah ejekan. Belajar untuk bergurau tidak hanya menolong untuk mencairkan suasana saat berusaha untuk membangun hubungan pribadi, akan tetapi hal itu dapat menolong kita berkomunikasi dengan lebih baik dengan orang lain seperti halnya saat wawancara kerja, dalam suasana sosial kehidupan keluarga—-mencerahkan suasana hati dan menghilangkan rintangan komunikasi melalui kekuatan canda tawa. Bagaimana seseorang dapat menjadi ahli membuat kalimat-kalimat lucu? Mungkin saran-saran di bawah ini dapat melatih lidah Anda.

  • 1. Jangan memaksakan

  • Gurauan adalah humor yang alami. Gurauan adalah dinamis. Anda tidak dapat menghafalkan deretan kata-katanya dan menunggu hingga muncul dalam obrolan. Itu harus disisipkan dalam obrolan secara alami untuk mendapatkan efek yang nyata. Oleh karena itu, ini adalah salah satu bentuk humor yang paling sulit untuk dikuasai. Namun beberapa kalimat yang paling lucu sulit disadari oleh pembicaranya seperti yang dilakukan oleh anak-anak kecil. Anak saya yang berusia 5 tahun adalah satu dari orang yang paling lucu yang saya kenal, bukan karena dia mencoba untuk menjadi lucu, tetapi karena keluguannya. Dalam hal gurauan, penekanannya di situ, akan tetapi tingkat kehumorannya dinilai dari kecerdasan kata-kata.

  • Humoris besar di zaman awal Amerika, Mark Twain, pernah berkata, “Gurauan adalah ide-ide dalam pernikahan yang sebelum penyatuan mereka kita tidak menganggapnya berhubungan.”

  • Kekuatan kata-kata gurauan untuk memancing tawa terdapat dalam kemampuannya untuk menarik perhatian pada hal-hal yang sebelumnya tidak terpikirkan, melalui cara yang cerdas. Karena itu, gurauan harus muncul seketika dan tidak terpikirkan sebelumnya. Seorang yang suka bergurau tidak bisa lepas dari sifat jenaka mereka. Hal itu telah menjadi bagian dari sifat alami mereka. Mereka dapat membuat hubungan-hubungan yang bersifat humor karena secara alami mereka melihat dunia melalui cara yang sedikit berbelok dari pikiran normal. Di sini, kuncinya adalah sedikit, jika ada sesuatu yang lebih daripada ketika tidak seorang pun yang mengerti maksud Anda. Jadi sarannya adalah, mulailah dengan melihat kehidupan dengan cara yang berbeda. Saya menyarankan Anda untuk membayangkan segala sesuatu seperti seorang anak yang berusia 5 tahun.

  • Advertisement
  • 2. Buatlah sederhana

  • Kita sering menyebut gurauan seperti itu sebagai “humor satu kalimat.” Ada alasan untuk hal ini. Gurauan ini tidak boleh lebih dari satu kalimat. Jika gurauan cerdas Anda membutuhkan lebih daripada itu, Anda akan kehilangan kesegaran dari momen tersebut. Spontanitas adalah sangat penting untuk humor jenis ini. Kalimat yang panjang akan menghilangkan spontanitas. Sebagai penulis puisi besar, Shakespeare, berkata, “Kesederhanaan adalah jiwa dari gurauan.” Dalam keluarga kami, yang paling membuat tawa adalah kata-kata sederhana yang diucapkan oleh anak-anak kami.

  • 3. Gurauan adalah lebih dari sekadar humor

  • Gurauan adalah tipe candaan yang lebih tinggi dari kalimat umumnya. Aristoteles pernah berkata tentang lelucon,”[Lelucon] adalah kata-kata kasar yang cerdas.” Gurauan kadang-kadang digunakan untuk melucuti senjata. Ketika seseorang bersikeras pada sebuah pendapat, sebuah komentar yang apa adanya merupakan cara yang baik untuk menyajikan pandangan Anda yang berlawanan melalui cara yang tidak terlalu menentang tetapi lebih menohok. Beberapa penulis sepanjang sejarah menggunakan semacam humor untuk lebih menyembunyikan gagasan yang lebih besar. Pendekatan ini cenderung lebih aman dan menghindarkan mereka dari algojo. (Ini juga dapat menjadi cara yang aman untuk berhadapan dengan ibu mertua Anda). Ini berarti bahwa kemampuan mereka untuk membuat lelucon memsyaratkan seseorang untuk berwawasan. Itulah sebabnya kita cenderung menghubungkannya dengan kecerdasan.

  • 4. Cukuplah untuk menjadi lucu saja

  • Tidak ada aturan baku dalam bergurau. Hal itu tidak dapat diajarkan melalui proses langkah demi langkah lebih daripada yang dapat diajarkan oleh seorang genius. Meskipun demikian, seseorang dapat memperoleh kemampuan tersebut setidak-tidaknya pada tingkat tertentu melalui latihan. Ketika Anda melalui hari Anda, cobalah untuk mengamati hal-hal di sekitar Anda. Dalam pengamatan Anda cobalah untuk melihat hal-hal konyol dalam situasi tersebut. Dengan sedikit upaya, tidaklah sulit untuk melihat bahwa apa yang kita lakukan dari hari ke hari adalah benar-benar konyol. Ini dapat menjadi nyata terutama dalam kehidupan keluarga. Kemudian, cobalah untuk menemukan gurauan setiap hari. Akhirnya, Anda akan memulai untuk membuat diri Anda sendiri tertawa dan dengan berjalannya waktu Anda bahkan mungkin memiliki keberanian untuk menunjukkan hasil dari pengamatan ini kepada orang lain. Tidak lama lagi Anda tidak lagi hanya tertawa sendiri, tetapi juga semua orang yang berada di sekeliling Anda.

  • Advertisement
  • 5. Berhati-hatilah dengan humor Anda

  • Pikirkan hal ini sebagai daftar yang tidak boleh dilakukan. Anda harus berhati-hati agar tidak semua orang akan menanggapi dengan cara Anda bergurau. Kenalilah pendengar Anda. Jika mereka tidak dapat mengerti candaan, gurauan Anda tidak akan menyelamatkan Anda. Berhati-hatilah. Buatlah komentar yang menyenangkan dan sisihkanlah kata-kata ejekan Anda untuk para pendengar yang lebih cocok. Berusahalah agar tidak terlalu mengkritik atau kasar. Ini dapat meninggalkan sesuatu yang tidak baik. Selain daripada itu, jangan memilih untuk menjatuhkan orang lain untuk membuat orang tertawa.

  • Jangan khawatir jika Anda tidak selucu orang lain. Kenyataannya bahwa Anda memilih untuk lebih perhatian pada dunia di sekeliling Anda dan berusaha untuk melihat segala sesuatu dengan cara yang berbeda akan membuat Anda menjadi orang yang menyenangkan untuk diajak bicara.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli “Better a witty fool” karya Sean Fletcher.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Sean Fletcher is an educator and writer. He is also a devoted husband and father of five. Contact him at seanwfletcher@hotmail.com

Gurauan yang Lebih Baik

Mark Twain menyebut gurauan, “Ide-ide spontan dalam pernikahan yang sebelum penyatuan mereka kita tidak menganggapnya berhubungan.” Jadi bagaimana seseorang dapat menjadi 'master' dalam hal kata-kata gurauan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr