Buang angin dengan bau tak sedap. Bagaimana cara mengatasinya?

Seringkali di suatu acara penting, kita menahan buang gas karena takut bau tak sedap akan menyeruak. Sebenarnya, apa saja yang harus dihindari agar hal ini tidak terjadi?

4,014 views   |   6 shares
  • Pada saat kita makan, tidak sengaja angin dari luar juga ikut tertelan bersama dmakanan yang kita makan, dan dari situlah munculnya udara di dalam tubuh. Gas dari dalam perut akan keluar melalui dua cara; bersendawa dan buang angin. Perlu Anda ketahui bahwa buang angin sebanyak 10-20 kali sehari ternyata masih terbilang normal, karena buang angin merupakan tanda bahwa sistem pencernaan dalam perut bekerja dengan baik. Namun kebanyakan setiap orang akan merasa malu jika ada bau tak sedap menyeruak setelah buang angin.

  • Sebenarnya, apa yang membuat gas dari perut menjadi berbau atau tidak? Proses fermentasi atau pembusukan ampas yang tidak tercerna dengan baik pada usus besar adalah jawabannya. Gas yang tidak berbau datang dari pencernaan yang baik dan ampas makanan yang difermentasi oleh bakteri dengan baik di alam usus.

  • Nah, jika bau gas dari perut Anda mulai mengganggu, ikutilah tips berikut ini:

    1. Minumlah teh herbal setelah makan. Hasil riset menyatakan chamomile atau peppermint dapat membantu kinerja pencernaan.

    2. Sayuran seperti brokoli, kubis, kacang-kacangan, bunga kol dan hasil olahan gandum ternyata juga bisa membuat gas dari perut berbau busuk.

    3. Hindari makan makanan yang terlalu banyak mengandung banyak karbohidrat kompleks seperti ubi dan singkong karena tidak dapat sepenuhnya dicerna oleh enzim dalam perut. Makan ubi terlalu banyak akan membuat buang angin berlebih dan berbau, dan itu benar adanya. Ini juga terjadi pada kandungan laktosa dari susu karena gas berbau disebabkan oleh fermentasi bakteri pada usus besar yang juga menghasilkan gas.

    4. Perbanyak serat supaya lancar buang air besar. Kesulitan membuang air besar juga dapat mempengaruhi adanya gas lebih banyak pada usus besar, yang mengakibatkan buang angin lebih sering dengan aroma lebih menyengat.

    5. Terlalu banyak minum minuman beralkohol dan bersoda mengakibatkan bertambahnya udara pada lambung, dan mengakibatkan kembung.

    6. Rajinlah berolahraga sepeti jogging atau yoga agar sistem metabolisme dalam tubuh menjadi lebih optimal.

    7. Kunyah makanan sebanyak 32 kali di dalam mulut. Hal ini tak hanya untuk mempermudah organ selanjutnya bekerja, tapi juga dapat sedikit mengurangi udara yang ikut masuk bersamaan dengan makanan.

    8. Hindari memakan permen karet terlalu sering karena juga akan mengakibatkan udara akan banyak ikut masuk bersamaan dengan Anda menghisap manisnya permen karet.

  • Advertisement
  • Namun, bukan berarti makanan di atas tidak layak lagi untuk dikonsumsi, sebab bagaimanapun juga beberapa di antaranya adalah makanan sehat dengan kandungan gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Yang perlu Anda lakukan adalah menentukan kapan Anda bisa mengonsumsinya. Jangan mengonsumsi makanan di atas di hari yang penting, demi mengurangi resiko buang angin yang berbau busuk. Usai acara, Anda dapat memakan kembali makanan sehat seperti di atas sesuka Anda.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya adalah ayah dari seorang putra usia 2,5 tahun, saya saat ini bekerja di kantor pos. Di waktu luang saya memanfaatkan waktu untuk menulis dan bermain dengan putra saya. Semoga tulisan-tulisan saya dapat menginspirasi para pembaca.

Buang angin dengan bau tak sedap. Bagaimana cara mengatasinya?

Seringkali di suatu acara penting, kita menahan buang gas karena takut bau tak sedap akan menyeruak. Sebenarnya, apa saja yang harus dihindari agar hal ini tidak terjadi?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr