6 ‘PR’ orangtua dalam perkembangan seorang anak

Keberhasilan seorang anak menatap masa depan tergantung dari bagaimana orangtua memberikan hak yang pantas diterimanya. Tanggung jawab dan sikap orangtua terhadap anak membawa pengaruh bervariasi pada perkembangan anak.

3,116 views   |   10 shares
  • Keberhasilan seorang anak menatap masa depan tergantung dari bagaimana orangtua memberikan hak yang pantas diterimanya. Tanggung jawab dan sikap orangtua terhadap anak membawa pengaruh bervariasi pada perkembangan anak. Peneliti perkembangan anak, Hurlock (1993) menjelaskan bahwa sekurang-kurangnya ada enam kondisi lingkungan yang mempengaruhinya seperti yang diuraikan di bawah ini.

  • 1.Ciptakan hubungan baik antara orangtua dan anak

  • Hubungan anak yang harmonis dan menyenangkan dengan lingkungan sekitarnya, terutama keluarganya sangat berguna dalam mengembangkan perilaku positif pada anak. Hal itu membantu dalam perkembangan sosial anak dan kemampuannya dalam penyesuaian diri dengan masyarakat.

  • 2.Cermati keadaan emosional anak

  • Perlu diperhatikan kondisi emosionalnya yang berpengaruh pada rasa aman dalam diri anak. Karena bila anak merasa tidak aman, apalagi penolakan oleh anggota keluarga atau perpisahan orangtua acapkali berdampak pada gangguan kepribadian dalam kehidupan anak selanjutnya. Seorang anak yang dibesarkan dalam kondisi emosi yang tenang selalu memiliki rasa aman dan kepuasaan emosional. Hal tersebut akan mendorong perkembangan kepribadian positif, yang memupuk kemampuan mengendalikan diri dalam merespon persoalan yang datang dari lingkungan.

  • 3.Pilihlah pola asuh anak yang ideal

  • Betapa pentingnya cara Anda merawat anak, mendidik, dan melatihnya karena hal ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan mental anak. Jadilah orangtua yang mengerti dan memperhatikan kondisi anak Anda, baik masalah gizi, kesehatan, dan keperluan anak lainnya. Karena hal tersebut berdampak pada pertumbuhan fisik anak. Hindari keinginan Anda menerapkan pola asuh otoriter karena akan berdampak munculnya kepribadian anak yang kurang percaya diri dan tidak kreatif. Dan juga pola asuh yang permisif di mana orangtua membebaskan semua kehendak anak akan menyebabkan perilaku negatif. Anak akan cenderung tidak bertanggung jawab dan bertindak semaunya sendiri. Lakukan pola asuh demokrasi, di mana orangtua memerankan diri sebagai teman atau sahabat dengan demikian anak mudah berbagi dan mau mematuhi aturan Anda,

  • 4.Ajarkan anak berperan dini dalam keluarga

  • Sebagai orangtua berikanlah peran dini kepada anak agar dapat berkembang sesuai dengan kemampuannya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dia diberi tanggung jawab menyiram bunga, menjaga adik, memberi makan hewan peliharaan, dan sebagainya. Pemberian peran sejak dini akan menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab di dalam diri anak.

  • Advertisement
  • 5.Struktur keluarga

  • Struktur keluarga tergantung berapa banyak jumlah anggota keluarga serta kehadiran setiap pribadi di dalam keluarga. Sebagian orang berpendapat bahwa keluarga besar memungkinkan tumbuhnya sikap tenggang rasa dan toleransi yang relatif lebih tinggi dibandingkan keluarga kecil. Sikapi secara bijak anak yang berasal dari keluarga yang orangtuanya bercerai atau hanya tinggal bersama ayah atau ibu saja, biasanya mereka cenderung mudah cemas, agak canggung, dan suka mencari perhatian.

  • 6.Waspadai pengaruh lingkungan bagi anak

  • Biasanya rangsangan lingkungan berasal dari daerah pergaulan anak, termasuk sekolah, teman sebaya, tetangga dan teman bermainnya. Setiap teman anak Anda berbeda sifat dan perilaku serta seringkali belum tentu baik bagi anak. Orangtua perlu mengevaluasi dampak yang muncul dan melakukan langkah-langkah yang positif untuk menjamin rangsangan lingkungan yang baik bagi anak.

  • Keenam faktor tersebut mempengaruhi perkembangan anak. Karena itu, ada baiknya orangtua merenungkan kembali hubungan dengan anak, keadaan emosi, pola pengasuhan, peran dini yang diberikan kepada anak, struktur keluarga di masa kanak-kanak, dan rangsangan lingkungan, demi menyerap nilai-nilai positif sebanyak mungkin di masa anak yang masih berproses tumbuh kembang.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

6 ‘PR’ orangtua dalam perkembangan seorang anak

Keberhasilan seorang anak menatap masa depan tergantung dari bagaimana orangtua memberikan hak yang pantas diterimanya. Tanggung jawab dan sikap orangtua terhadap anak membawa pengaruh bervariasi pada perkembangan anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr