Ibu, Bermainlah bersama Anak-Anak Anda!

Hadiah terbaik yang dapat Anda berikan kepada anak-anak Anda adalah kenangan saat Anda meluangkan waktu bersama mereka. Untuk menciptakan kenangan seperti ini, luangkanlah waktu bersama anak-anak Anda untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai.

1,903 views   |   1 shares
  • Baiklah, saya adalah seorang ayah yang bekerja di rumah, akan tetapi saya akan menjadi orang pertama yang mengakui bahwa para ibu layak untuk menerima kata-kata pujian yang tertulis di kartu-kartu ucapan selamat Hari Ibu. Mereka memiliki kemampuan alami untuk mengantar anak-anak bermain sepak bola, membantu mengerjakan PR, melerai pertengkaran antar saudara kandung, membersihkan debu, melakukan tugas sukarela di kelas, mengaduk makaroni dan keju pada saat yang bersamaan. Dan pada penghujung hari itu, mereka tertidur pulas lalu bangun kembali pada pagi hari berikutnya dengan penuh tenaga seakan-akan telah disuntik vitamin B12 dan minuman energi.

  • Para ibu mengajari

  • Dalam pengertian yang sebenarnya, para ibulah yang mengajari anak-anak perempuan untuk menjadi wanita muda dan para ibu yang hebat. Mereka mengajari anak-anak lelaki untuk menjadi pria muda dan para ayah yang hebat. Mereka membalut luka dan meringankan rasa sakit. Mereka dapat berbicara keras tanpa mengucapkan sepatah kata. Ekspresi wajah yang sederhana mengatakan, “Kamu tidak boleh keluar dari pintu itu sebelum kamu memakan sarapan yang baik, apakah pekerjaan rumahmu sudah selesai dan mengganti pakaianmu!” Pada saat yang bersamaan, ekspresi wajah yang mengatakan kamu sudah dimaafkan serta kasih sayang dan dukungannya yang tiada batas.

  • Tetapi semua itu bukanlah satu-satunya alasan yang menempatkan seorang ibu di tempat yang terhormat. Bukan hanya jasa yang tidak terbatas yang mereka berikan bagi anak-anak mereka; melainkan pengabdian mereka terhadap keterampilan keibuan mereka.

  • Para ibu berpengabdian

  • Contoh kasus, suatu malam saat kami mengunjungi saudara perempuan istri saya, istri saya dan putri kami yang berusia 8 tahun berada di luar untuk bermain di halaman. Tiba-tiba putri saya berlari ke dalam rumah sambil berkata, “Ibu terluka!” Kami bergegas ke luar dan mendapati istri saya yang berusaha beranjak bangun dari jalanan sambil memegang tangannya. Kami membopongnya dan mengantarnya ke UGD. Selama perjalanan dia bercerita kepada kami tentang apa yang terjadi. Dia sedang bermain skuter dan terjatuh karena jalanan yang rusak. Kejadian berikutnya mungkin mirip adegan film laga.

  • Dua jam kemudian, dengan tiga jahitan, delapan plester, dan tangan yang dibalut gips, kami sedang berada dalam perjalanan pulang. Mestinya peristiwa ini dapat dianggap sebagai kecelakaan buruk ketika istri saya sedang bermain dengan salah satu anak perempuan kami. Tetapi, ini adalah kali ke tiga tulang retak, lebam, keseleo, dan lecet yang dialami saat bermain.

  • Advertisement
  • Para ibu memberikan teladan

  • Para ibu mengajar dengan contoh teladan. Kalimat yang para ibu yang dikenal adalah, “Saya harap kamu mengenakan pakaian dalam yang bersih untuk berjaga-jaga seandainya kamu mendapatkan kecelakaan,” tidak hanya untuk kepentingan anak-anak. Kami memiliki pengalaman termasuk membawa ibu ke UGD. Dia berjalan pincang masuk ke rumah dengan pergelangan kaki yang kesakitan karena kecelakaan bermain trampolin (sekali lagi bermain dengan anak perempuan kami). Dia berkata, “Saya tahu bahwa pergelangan kaki saya sudah sebesar melon dan kita perlu pergi ke UGD. Tetapi sebelum kita pergi, saya butuh sepasang sepatu yang lain dan mencukur bulu kaki saya. Ini urusan wanita; maklum saja!” Siapa yang akan saya marahi dalam keadaan seperti itu?

  • Melalui semua itu, saya masih harus mencari kartu ucapan selamat yang sempurna bertuliskan, “Kamu dapat menjadi seorang ibu jika tanganmu patah saat bermain kejar-kejaran, kakimu keseleo saat bermain trampolin, atau lutut yang lebih kurus daripada gadis berusia 8 tahun mana pun di dunia.”

  • Para ibu tahu hal yang penting

  • Secara alami, Anda tidak dapat pergi ke tempat umum dengan memakai gips tanpa menerima pertanyaan bertubi-tubi, “Apa yang terjadi?” dari orang-orang yang Anda temui. Setelah memberikan penjelaskan kepada semua orang bagaimana tangannya terluka, dia terus mendengar kata-kata yang mengatakan, “Kamu seharusnya bertingkah sesuai umurmu.” Jawabannya selalu, “ Ketika saya bermain dengan anak-anak saya, adalah lebih penting saya melakukan apa yang mereka inginkan dan bertingkah sesuai umur mereka.”

  • Mitologi Yunani menggambarkan Athena, dewi Olimpia sebagai simbol kebijaksanaan, pertimbangan, dan kemurnian. Dia kuat, rupawan, dan penuh belas kasihan. Kualitas karakter ini melambangkan intisari peran keibuan. Sebagai seorang ayah yang bekerja di rumah, saya pikir saya dapat mengganti popok dan mengantarkan anak-anak sebaik-baiknya. Namun ibulah yang mengenakan seragam dan ikut dalam permainan.

  • Para ibu menciptakan kenang-kenangan yang tak terlupakan

  • Kunjungan ke UGD dan luka yang terjadi di tempat bermain yang dibanggakan oleh istri saya telah menjadi bahan candaan di dalam keluarga. Tetapi itu juga menjadi pengalaman yang paling tidak terlupakan dan yang akan dihargai oleh anak-anak kami sepanjang hidup mereka.

  • Anak-anak tumbuh sangat cepat. Mereka mungkin akan tumbuh segera melampui ukuran pakaian dan sepatu mereka serta mainan dan gambar-gambar boneka di tembok. Tetapi mereka tidak pernah tumbuh terlalu besar melampaui kenangan saat ibu mereka terluka di tangan dan lututnya saat dia “bermain bersama mereka.” Hadiah terbaik yang dapat Anda berikan kepada anak-anak Anda adalah kenangan saat Anda meluangkan waktu bersama mereka. Untuk menciptakan kenangan seperti ini, luangkanlah waktu bersama anak-anak Anda untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli “Moms get in the game” karya David Jensen.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Parent of two girls (16 and 9) both diagnosed with ADHD. Stay-at-home parent. Work as a freelance writer. Worked as a technical writer in the IT industry before deciding to leave the workforce to be home with my children.

Ibu, Bermainlah bersama Anak-Anak Anda!

Hadiah terbaik yang dapat Anda berikan kepada anak-anak Anda adalah kenangan saat Anda meluangkan waktu bersama mereka. Untuk menciptakan kenangan seperti ini, luangkanlah waktu bersama anak-anak Anda untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr