Jangan bersedih hati, jika dikecewakan oleh seseorang.

Pernah merasa dikecewakan oleh seseorang? Pernah mempunyai ketakutan akan sebuah komitmen pernikahan? Pernah merasa belum menjadi orang yang pantas dicintai dan mencintai?

13,438 views   |   43 shares
  • Pernah merasa dikecewakan oleh seseorang? Pernah mempunyai ketakutan akan sebuah komitmen pernikahan? Pernah merasa belum menjadi orang yang pantas dicintai dan mencintai?

  • Mungkin banyak dari kita pernah mengalaminya sehingga ada kecemasan luar biasa yang menghantui pikiran kita. Rasa-rasanya semua ini bisa saja terjadi dan kita alami saat kita berniat serius untuk menjalin sebuah hubungan. Apalagi ketika niatan menikah sudah di depan mata, lantas batal karena sesuatu hal. Dan akhirnya hanya bisa berucap "belum jodohnya", menjadi satu-satunya kalimat penguat saat itu.

  • Lantas apa yang bisa kita lakukan saat ini guna memperbaiki diri lebih baik lagi daripada harus meratapi peristiwa, yang sebenarnya sudah digariskan seperti itu untuk kita lalui?

  • Menerima kekurangan diri

  • Nobody's perfect, yah benar adanya. Tidak ada satu pun manusia yang sempurna. Ketika persiapan pernikahan gagal, maka yang perlu kita lakukan adalah menerima diri kita sendiri. Menerima bahwa ini adalah bagian dari perbaikan diri atas kekurangan yang kita miliki. Mungkin kita bukan yang terbaik untuk calon pasangan kita, begitu pula sebaliknya.

  • Berusaha menjadi diri sendiri

  • Be your self, sering kita dengar kutipan demikian. Menjadi diri sendiri memang terkadang tidak mudah dilakukan. Karena pada dasarnya, manusia ingin dinilai baik di mata orang lain. Tetapi hal ini sangat perlu kita lakukan, agar kelak kita tidak perlu lagi memakai topeng terus menerus. Berpura-pura dan selalu menutupi yang sebenarnya akan membuat kita lelah dan sulit menerima kenyataan.

  • Merasa nyaman dengan diri sendiri

  • Kalau orang lain tidak merasa nyaman saat bersama dengan kita, bisa jadi karena kita sendiri juga merasakan hal demikian terhadap diri kita sendiri. Jadi alangkah baiknya jika sebelum membuat orang lain nyaman dengan kita, kita sendiri yang harus terlebih dahulu membuat diri kita nyaman, dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kita miliki.

  • Belajar bersyukur dengan semua yang terjadi

  • Ada kalanya seorang manusia harus dihadapkan pada hal-hal yang tidak enak, termasuk dipertemukan dengan orang-orang yang telah menyakiti kita. Tetapi, satu hal yang perlu kita syukuri. Akan ada banyak hal yang dapat kita pelajari untuk kebaikan diri. Justru setelah kita disakiti. Jadi teruslah bersyukur dengan apa yang telah terjadi.

  • Tidak perlu merasa minder dengan sebuah kegagalan suatu hubungan, itu berarti kita diberi ruang lebih banyak untuk introspeksi diri. Kita diberi kesempatan untuk memberi perhatian lebih pada orang-orang terdekat kita seperti orangtua dan keluarga. Kita diberi waktu untuk lebih banyak belajar sesuatu hal yang baru dan memperbaiki sesuatu hal yang lama.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Jangan bersedih hati, jika dikecewakan oleh seseorang.

Pernah merasa dikecewakan oleh seseorang? Pernah mempunyai ketakutan akan sebuah komitmen pernikahan? Pernah merasa belum menjadi orang yang pantas dicintai dan mencintai?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr