Selulit? Keriput? Bagaimana ini?!

Selulit, keriput, jerawat, uban dan hilangnya kekencangan tubuh adalah resiko setiap manusia yang beranjak tua. Apalagi seorang ibu yang sudah pernah hamil, melahirkan dan menyusui. Apa kita masih perlu fokus pada penampilan?

1,299 views   |   shares
  • Ada hal-hal yang takkan pernah bisa dimengerti seorang lelaki mengenai perempuan, terutama yang pernah melahirkan, salah satunya adalah berdiri cukup lama di depan cermin hanya untuk menatapi tubuh yang kini berubah. Ada stretch mark di beberapa tempat, kulit yang tak lagi kencang, kerut tanda lelah di wajah dan urat-urat yang di tangan dan kaki.

  • Seluruh tanda sudah melahirkan, menyusui, dan mengurus anak itu sesungguhnya amat mengganggu pemandangan, bukan? Tetapi mencuri waktu untuk berolahraga sama sulitnya dengan kabur ke salon. Makan sehat menjadi satu-satunya cara untuk tetap menjaga berat badan. Akhirnya banyak perempuan yang membatasi diri demi tidak memperburuk penampilan.

  • Pernahkah Anda enggan menemani anak-anak bermain di kolam renang karena enggan menggunakan baju renang? Atau merasa amat ketakutan pada panas teriknya matahari yang bisa membuat kulit menghitam? Pernahkah Anda meninggalkan anak-anak untuk waktu yang lama hanya demi melakukan aktivitas kecantikan? Padahal saat itu mereka ingin bermain dengan Anda. Pernahkah Anda memarahi anak-anak karena berteriak-teriak tak sabar menunggu Anda berdandan?

  • Sebegitu pentingkah terlihat cantik hingga prioritasnya di atas anak-anak? Salah satu alasan yang sering diungkapkan kaum ibu adalah menjaga penampilan demi harga diri suami dan keluarga, atau agar suami tidak lari ke hati yang lain.

  • Ya, menjaga penampilan untuk suami memang penting. Namun bersenang-senang bersama anak-anak juga masuk ke skala prioritas nomor satu. Bukankah Anda setiap hari mandi bersih dan wangi? Bukankah Anda juga menggunakan lotion untuk menjaga kelembaban kulit? Bukankah Anda rajin makan sayur dan buah untuk wajah yang cerah? Tidak cukupkah? Olahraga bisa dilakukan bersama anak-anak. Percayalah, berlari, bermain bola, bersepeda, dan melakukan senam bersama mereka akan membakar banyak kalori. Anda bisa tetap sehat, segar, dan menjaga postur tubuh tanpa perlu meninggalkan mereka.

  • Anak-anak tidak peduli pada stretch mark di tubuh ibunya. Mereka lebih peduli pada rasa sedih jika ibunya tidak mau menemani mereka. Anak-anak tidak ingin ibunya marah hanya karena senewen diganggu saat berdandan. Buat mereka, ibunya adalah wanita paling cantik di dunia. Suatu hari mereka akan tumbuh dewasa. Jika saat itu tiba, Anda akan punya banyak waktu untuk diri sendiri. Jika kini mereka menjadi penyebab postur tubuh Anda yang berubah, biarkanlah. Toh, tanpa mereka, Anda akan tetap menua. Kulit akan tetap berkerut, dan stretch mark pun pasti muncul.

  • Advertisement
  • Berbahagialah, dan suami dan anak-anak pun akan ikut merasa senang berada di dekat Anda. Tidak perlu takut, apalagi sedih. Anda punya mereka. Bukankah itu cukup?

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Selulit? Keriput? Bagaimana ini?!

Selulit, keriput, jerawat, uban dan hilangnya kekencangan tubuh adalah resiko setiap manusia yang beranjak tua. Apalagi seorang ibu yang sudah pernah hamil, melahirkan dan menyusui. Apa kita masih perlu fokus pada penampilan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr