Siapa "musuh terbesar" dalam rumah tangga, dan bagaimana menghadapinya?

Introspeksi dan berupaya memperbaiki kesalahan diri sendiri merupakan cerminan orang benar-benar mencintai keluarganya. Maka cobalah memperbaiki diri sendiri sebelum menilai kesalahan pasangan.

9,697 views   |   12 shares
  • Menuju rumah tangga bahagia memerlukan perjuangan dari setiap pasangan suami-istri untuk melawan "musuh terbesar" di dalam rumah tangga. Tapi sebenarnya, siapa "musuh terbesar" itu? Jawabannya adalah diri Anda sendiri. Ya, karena hal tersulit dalam kehidupan ini adalah melawan diri sendiri. Jadi, apa saja yang harus Anda "lawan" demi kebahagiaan keluarga Anda?

  • 1. Pilih kata saat berargumen

  • Ucapan yang keluar saat emosi tinggi kadang sulit dikontrol, diperlukan kesabaran untuk mengendalikan emosi. Cobalah menenangkan diri dan memilah kata saat berargumen dan tidak saling memojokkan.

  • 2. Cepat selesaikan masalah

  • Masalah dalam kehidupan tidak ada habisnya, namun jika tidak segera diselesaikan, bisa-bisa semakin hari masalah menjadi semakin besar dan semakin sulit diselesaikan. Jadi, meskipun Anda merasa lelah, usahakan menyelesaikan masalah secepatnya. Hal ini juga akan membuat Anda lebih dewasa.

  • 3. Memberi ruang terhadap pasangan

  • Setiap individu perlu memiliki "ruang" sendiri. Tetaplah memberikan ruang pada pasangan untuk melakukan hobinya. Selama hal tersebut positif dan tidak membahayakan, biarkan dia berkarya. Hal ini juga menunjukkan rasa cinta Anda kepadanya karena cinta itu tidak harus selalu bersama setiap waktu.

  • 4. Menerima kekurangan pasangan

  • Mungkin pada awalnya Anda akan kesulitan menerima kekurangan pasangan. Berusahalah untuk mengimbangi kekurangan yang dimiliki pasangan Anda, karena cinta adalah saling melengkapi apa yang dimiliki pasangan. Cobalah untuk tidak selalu mengungkit kekurangannya, karena akan membawa permasalahan bagi hubungan Anda.

  • 5. Penyemangat pasangan

  • Berikan pasangan motivasi dan semangat untuk bangkit dan mencoba hal baru. Motivasi yang Anda berikan akan sangat membantu pasangan dalam mengatasi masalah yang tengah dihadapinya.

  • 6. Menjaga romantisme

  • Kemesraan adalah kunci pokok mencapai keharmonisan. Romantisme akan membawa hubungan Anda ke masa depan yang indah. Jangan takut untuk menciptakan suasana romantis yang baru agar Anda dan pasangan tidak bosan.

  • 7. Jaga komunikasi

  • Tak acuh pada apa yang terjadi dengan pasangan akan mengakibatkan salah paham. Buatlah komunikasi yang baik dengan pasangan, jangan gengsi untuk memulai komunikasi lebih dulu. Bagaimanapun situasinya, cobalah untuk selalu berkomunikasi dengan kata-kata yang manis.

  • 8. Mengendalikan diri

  • Emosi yang tidak terkontrol akan membuat Anda melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Kendalikan diri demi menghindari perkataan atau perlakuan kasar.

  • Advertisement
  • 9. Saling menjaga kepercayaan

  • Tanpa adanya kepercayaan, sebuah hubungan akan rapuh. Jagalah selalu kejujuran dalam hubungan demi kebahagiaan menjalani rumah tangga.

  • Interospeksi dan berupaya memperbaiki kesalahan diri sendiri merupakan cerminan orang benar-benar mencintai keluarganya. Maka cobalah memperbaiki diri sendiri sebelum menilai kesalahan pasangan, semua itu demi kebahagiaan di dalam rumah Anda sendiri.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya adalah ayah dari seorang putra usia 2,5 tahun, saya saat ini bekerja di kantor pos. Di waktu luang saya memanfaatkan waktu untuk menulis dan bermain dengan putra saya. Semoga tulisan-tulisan saya dapat menginspirasi para pembaca.

Siapa "musuh terbesar" dalam rumah tangga, dan bagaimana menghadapinya?

Introspeksi dan berupaya memperbaiki kesalahan diri sendiri merupakan cerminan orang benar-benar mencintai keluarganya. Maka cobalah memperbaiki diri sendiri sebelum menilai kesalahan pasangan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr