Bagaimana Mengajar Anak Anda mengenai Kematian

Ketika kematian menjemput seseorang yang kita kasihi dan saat itu kita memiliki anak-anak, peristiwa itu dapat menjadi saat yang sulit sebagaimana emosi meningkat. Adalah penting bagi kita untuk mengajar anak-anak kita mengenai kematian.

2,393 views   |   shares
  • Salah satu peristiwa yang sangat memilukan yang akan terjadi adalah kematian dari orang yang kita kasihi. Karena mengalami peristiwa ini beberapa kali, saya dapat memberitahu Anda bahwa ketika Anda memiliki anak, itu tidak pernah menjadi tugas yang mudah untuk berbicara mengenai kematian kepada mereka. Ketika ayah mertua saya meninggalkan dunia ini terlalu dini, itu merupakan suatu kehilangan yang besar bagi kami semua. Istri saya sangat dekat dengan ayahnya jadi itu memang sangat sulit khususnya bagi dia. Para putra kami memiliki kesempatan untuk mengenal kakek mereka dan menikmati waktu bersama almarhum. Kami memiliki kesempatan sebagai keluarga untuk membahas apa yang terjadi ketika seseorang meninggal, pentingnya kematian dan hati yang pilu yang datang dari kehilangan orang yang kita kasihi.

  • Ketika kami menjadi orang tua dan kami ditempatkan di situasi di mana kami harus mengajar anak-anak kami mengenai kematian, itu merupakan situasi yang sulit. Jika tidak ditangani dengan benar, itu sering kali dapat memberi dampak yang parah untuk jangka waktu yang lama. Tidak ada cara yang benar-benar menyenangkan untuk membahas kematian dengan siapa pun, khusunya anak-anak Anda; meskipun demikian, itu dapat menjadi salah satu pengalaman yang rohani dan meneguhkan yang dapat dibagikan bersama anggota keluarga. Kenyataannya, banyak hubungan orang tua/anak-anak diperkuat selama masa pengajaran macam ini. Berikut adalah beberapa cara yang membantu mengajar anak-anak Anda mengenai kematian.

  • Berikan waktu untuk membahas perasaan

  • Tidak ada alasan untuk mencoba dan menekan atau menahan perasaan yang muncul selama masa berduka. Seringkali melakukan itu akan menuntun pada situasi yang lebih buruk dan dapat menciptakan situasi yang lebih sulit dan membingungkan. Berbicaralah kepad anak Anda mengenai perasaan Anda dan biarkan mereka membagikan perasaan mereka juga. Ini sangat penting bagi anak-anak untuk melihat emosi Anda, itu akan membantu Anda terlihat lebih manusiawi. Hal ini juga membantu menunjukkan nilai dari kasih sewaktu Anda menunjukkan emosi karena seseorang yang Anda kasihi meninggal.

  • Ajukan pertanyaan

  • Pertanyaan menuntun pada pembicaraaan dan semakin Anda mengetahui apa yang anak Anda ketahui, rasakan dan khawatirkan, semakin baik Anda dapat membantu mereka melewati pengalaman ini. Ini merupakan area di mana Anda tidak ingin berasumsi. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan mengajukan pertanyaan. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan:

  • Advertisement
    • Apa yang kamu rasakan?

    • Bagaimana perasaan kamu saat ini?

    • Kamu punya pertanyaan?

    • Apa yang kamu rindukan dari (kakek, nenek, dll)?

  • Berbicara menganai hal yang baik

  • Itu penting untuk mencoba dan membantu anak Anda memahami hal yang baik mengenai orang yang telah meninggal itu. Bagikan beberapa cerita yang akan mengizinkan anak Anda untuk membangkitkan pandangan yang positif. Jika mungkin, tampilkan video atau foto yang dapat membawa tawa bagi Anda dan anak Anda. Anak Anda mungkin atau tidak benar-benar mengenal orang yang telah meninggal tersebut, namun jika mereka adalah seseorang yang spesial dan penting bagi Anda, orang yang meninggal tersebut juga penting bagi anak Anda.

  • Izinkan masa berduka

  • Ini mungkin terlihat jelas, namun seringkali orang dewasa/orang tua tidak cukup menghargai anak-anak ketika mereka berduka. Mereka mungkin berpikir bahwa anak-anak terlalu muda atau bahkan tidak tahu orang yang meninggal. Meskipun demikian, anak-anak sangat sensitf terhadap orang tua mereka, dan ketika anak-anak melihat ibu atau ayah mereka berduka, mereka juga akan merasa sedih. Imbaulah anak Anda untuk membiarkan perasaan mereka diungkapkan, dan seperti yang saya sebutkan di awal, bahaslah perasaan itu.

  • Hiburlah mereka

  • Mungkin yang lebih penting dari itu semua sebagai orang tua adalah untuk menghibur anak Anda. Ini dapat terjadi seperti memberikan terapi sebagai orang tua. Sewaktu Anda dan anak Anda melalui hal ini dengan sangat pribadi, emosional dan mengalami perubahan hidup bersama, Anda akan selamanya memiliki ikatan ini. Sewaktu Anda menyediakan kasih dan kenyamanan, Anda berdua akan dapat melihat pengalaman itu kembali dengan perasaan yang hangat dan positif.

  • Sebagaimana yang saya bagikan di awal artikel ini, keluarga kami telah mengalami proses ini beberapa kali. Ketika saya secara tak terduga kehilangan ayah saya, saya sangat sedih. Beliau adalah salah satu teman terbaik saya dan seseorang yang saya jadikan teladan. Saya bermimpi bahwa ayah saya bermain tangkap bola bersama para putra saya. Itu tidak terjadi karena ayah saya meninggal ketika istri saya mengandung anak tertua kami. Sewaktu ketiga putra kami tumbuh dewasa, kami sering berbicara mengenai ayah saya. Saya menunjukkan kepada mereka gambar dan video. Mereka melihat kakek mereka, dan meskipun mereka tidak mengenal almarhum ayah saya secara fisik, mereka mengenalnya, mereka merindukannya dan yang paling penting, mengasihinya.

  • Advertisement
  • Para putra kami, pada waktunya, menunjukkan emosi yang berkaitan dengan kehilangan kedua kakek nenek mereka; mereka melihat kakek orang lain di pertadingan sepak bola, bermain atau kegiatan kepramukaan dan mereka merindukan kakek mereka. Kami membiarkan mereka menunjukan emosi mereka sewaktu perasaan itu begitu mengharukan. Bagi kita ini adalah tanda dari kasih dan rasa hormat yang mendalam, yang mana merupakan sesuatu yang kita tekankan sebagai orang tua. Meskipun kematian adalah peristiwa yang membawa kesedihan dan rasa kehilangan, sesungguhnya itu dapat menjadi satu kesempatan mengajar terbaik bagi orang tua. Ini dapat membantu membangun hubungan yang kuat antara anak dan orang tua mereka dan hubungan ini adalah yang kita butuhkan di zaman ini.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "How to teach your kids about death" karya Seth Saunders.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Seth Saunders is an executive business consultant and leadership coach. Seth has been married 18 years to his amazing wife, Amber, and is the proud father of three wonderful sons. He is passionate about helping others succeed.

Bagaimana Mengajar Anak Anda mengenai Kematian

Ketika kematian menjemput seseorang yang kita kasihi dan saat itu kita memiliki anak-anak, peristiwa itu dapat menjadi saat yang sulit sebagaimana emosi meningkat. Adalah penting bagi kita untuk mengajar anak-anak kita mengenai kematian.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr