Ciri-ciri rumah tangga tidak bahagia

Imbas rumah tangga tidak bahagia sangat luas, salah satunya adalah berkaitan dengan kemerosotan akhlak dan prestasi baik di dalam masyarakat, di tempat kerja ataupun di sekolah.

25,285 views   |   105 shares
  • Mengawali kehidupan rumah tangga tidak semudah yang dibayangkan. Dibutuhkan ketulusan hati serta kesabaran agar permasalahan yang sedang dihadapi dapat segera diselesaikan. Namun, ketika benih-benih ketidakharmonisan mulai muncul diharapkan setiap pasangan segera peka dan melakukan tindakan pencegahan demi menjaga keutuhan rumah tangga.

  • Dikutip dari sebuah tabloid wanita berbahasa Inggris, Maxim, berikut ini adalah ciri-ciri rumah tangga tidak bahagia yang harus segera ditangani:

  • 1. Sering terjadi perdebatan

  • Di awal kehidupan berumah tangga perdebatan yang dilakukan oleh sepasang suami-istri bisa dikatakan wajar karena satu sama lain masih berusaha memahami karakter masing-masing. Namun, bila setelah sekian lama hidup bersama tapi masih belum bisa menemukan titik temu, bagaimana mengatasi percekcokan yang sering terjadi, maka Anda perlu berhati-hati bisa jadi selama ini hubungan Anda dengan pasangan memang tidak bahagia.

  • 2. Komunikasi berkurang

  • Komunikasi yang baik bertujuan untuk menyamakan persepsi serta cara paling ampuh untuk menghindari kesalahpahaman. Oleh karena itu, Anda perlu mengavaluasi kembali bagaimana komunikasi Anda dengan pasangan selama ini berlangsung, jika komunikasi tiba-tiba berkurang jangan biarkan itu berlarut-larut, sehingga membahayan pernikahan Anda.

  • 3. Saling berbohong

  • Kejujuran adalah hal terpenting dalam kehidupan berumah tangga, tapi jika masing-masing pasangan sudah tidak lagi bisa saling memercayai dan cenderung lebih suka berbohong, maka Anda harus segera mengatasinya jika masih ingin mempertahankan pernikahan dengannya.

  • 4. Tidak memiliki waktu baik untuk keluarga maupun pasangan

  • Anda dan pasangan sudah tidak lagi merasa nyaman berada di rumah. Karena itu, Anda lebih suka menghabiskan waktu di tempat kerja atau keluar bersama teman-teman, akibatnya Anda sering tidak memiliki waktu baik untuk anak-anak maupun untuk pasangan Anda.

  • 5. Hilangnya keakraban

  • Di dalam keluarga tidak hanya terdiri dari suami dan istri, tapi juga melibatkan anak-anak, orangtua dan mungkin sanak saudara yang lain. Ketika tidak ada lagi keakraban di antara anggota keluarga, maka hal ini bisa menjadi indikasi bahwa rumah tangga tersebut sedang bermasalah.

  • 6. Mengonsumsi zat-zat berbahaya

  • Rumah tangga tidak bahagia penuh dengan tekanan. Tidak jarang mereka yang terlibat di dalamnya berusaha melarikan diri dari permasalah yang sedang dihadapi dengan cara mengonsumsi zat-zat berbahaya, seperti alkohol atau narkoba, agar dapat melupakan sejenak permasalahan hidup yang sedang dihadapi.

  • Advertisement
  • 7. Terjadi perselingkuhan

  • Masing-masing pasangan sudah tidak lagi memiliki respek terhadap satu sama lain. Tidak jarang untuk mendapatkan kembali kasih sayang ataupun dukungan, suami atau istri melakukan perselingkuhan dengan orang lain.

  • 8._Gesture_ atau bahasa tubuh

  • Bahasa tubuh seseorang tidak dapat menyembunyikan suasana hatinya. Karena itu, ketika dalam rumah tangga tidak ada lagi kebahagiaan, maka tanpa disadari apa yang sedang dialami akan terbawa ke dalam pergaulan sehari-hari.

  • 9. Tidak lagi mempedulikan keluarga

  • Tidak ada lagi kepedulian di antara suami istri, bahkan kepedulian terhadap anak-anak, dan setiap orang berusaha mencari sendiri kesenangan hidup sesuai dengan apa yang disukainya.

  • 10. Muncul depresi

  • Rumah tangga yang tidak bahagia jika dibiarkan terus berlarut-larut mampu membuat seluruh anggota keluarga hidup di dalam tekanan. Oleh karena itu, tidak jarang salah satu ataupun beberapa anggota keluarga akhirnya mengalami depresi, dalam skala yang lebih berat dapat membuat seseorang mengalami hilang ingatan.

  • 11. Tidak lagi memiliki tujuan hidup

  • Di dalam rumah tangga yang tidak bahagia fungsi-fungsi penting keluarga tidak lagi bisa bekerja dengan semestinya. Karena itu, setiap orang akhirnya tidak lagi memiliki tujuan hidup dan melakukan segala sesuatu sekehendak hatinya.

  • 12. Terjadi kemerosotan akhlak dan prestasi

  • Imbas rumah tangga tidak bahagia sangat luas, salah satunya adalah berkaitan dengan kemerosotan akhlak dan prestasi baik di dalam masyarakat, di tempat kerja ataupun di sekolah.

Baca, hidupkan, bagikan!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Ciri-ciri rumah tangga tidak bahagia

Imbas rumah tangga tidak bahagia sangat luas, salah satunya adalah berkaitan dengan kemerosotan akhlak dan prestasi baik di dalam masyarakat, di tempat kerja ataupun di sekolah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr