Mengapa kita harus luangkan waktu bersama keluarga setiap hari?

Ada banyak alasan mengapa kini begitu sulit untuk duduk dan makan bersama keluarga. Pekerjaan, tugas sekolah, jalanan macet, misalnya. Namun sadarkah Anda bahwa telah melewatkan begitu banyak hal penting dengan melewatkan rutinitas ini?

2,657 views   |   8 shares
  • Ada satu hal yang paling saya rindukan saat tinggal terpisah jauh dari kedua orangtua dan saudara, yakni saat menikmati masakan ibu bersama keluarga. Berkumpul dan berbagi cerita di meja makan adalah waktu kami semua merasakan kedekatan, berbagi cerita dan bercanda. Kehangatan berbagi tersebut selalu membuat saya rindu rumah.

  • Ternyata kerinduan sederhana saya ini telah dibuktikan secara ilmiah oleh Anne K. Fishel, Ph.D, profesor psikologi di Harvard Medical School. Ia menulis buku "Home for Dinner" dan menjadi co-Founder dari family dinner project. Menurutnya, saat-saat makan bersama keluarga amat penting bagi setiap anggota keluarga.

  • Menurut Anne, banyak studi yang dilakukan dalam 20 tahun terakhir yang mengamini fakta bahwa duduk dan makan bersama keluarga amatlah baik untuk jiwa, pikiran, dan tubuh setiap anggota keluarga. Penelitiannnya membuktikan bahwa menghabiskan waktu makan berkaitan dengan perilaku remaja. Misalnya mengurangi angka penyalahgunaan obat-obatan terlarang, gangguan makan, dan depresi. Tak hanya itu, makan bersama bahkan meningkatkan prestasi di sekolah dan rasa percaya diri.

  • Untuk anak kecil, perbincangan di meja makan lebih memengaruhi penguasaan kosakata, ketimbang mendengarkan cerita dari buku. Anak-anak ini akan tumbuh menjadi remaja yang memiliki gaya hidup sehat dan terlepas dari resiko obesitas. Menguntungkan sekali ya?

  • Anne juga mengatakan kita bisa melakukan banyak saat makan bersama agar tidak membosankan. Misalnya dengan "bermain dengan makanan", seperti membuat bentuk ekspresi wajah, mobil, atau rumah dari daging dan sayuran. Hal ini membuat anak-anak lebih mudah mengingat nama benda, nama makanan, dan mengenal tekstur juga lebih tertarik untuk mencicipi rasa baru dari berbagai jenis makanan.

  • Jika anak-anak sudah mulai besar dan bisa bercerita, pancinglah mereka untuk menceritakan kegiatan di hari itu. Anda juga bisa menceritakan yang Anda alami di hari itu. Ceritakan dengan detail, lalu tanyakan pada anak-anak, apa yang mereka rasakan seharian ini. Biarkan mereka mengoceh dan tanggapi dengan baik, apapun ceritanya. Anda juga bisa menceritakan sedikit masa lalu Anda yang menarik untuk anak-anak. Biarkan mereka mengambil pelajaran dari kisah Anda.

  • Namun menurut Anne, makan bersama tidak harus selalu dilakukan saat makan malam saja. Duduk bersama keluarga bisa juga dilakukan saat sarapan atau ngemil sore saat akhir pekan. Intinya adalah komitmen untuk terus melakukan duduk bersama, berbagi makanan, bersenang-senang dan mengobrol. Anak-anak akan merasa terikat erat dengan rumah serta orangtua dan saudaranya. "Ini seperti sabuk pengaman di jalanan berlubang, saat anak-anak harus menjalani setiap fase kehidupannya" kata Anne.

  • Advertisement
  • Ingat juga bahwa makan bersama ini tak hanya baik untuk anak-anak, tetapi juga untuk Anda karena setiap hari, selelah apa pun, Anda tahu bahwa Anda punya rumah. Kelelahan Anda akan terbayar dengan tawa canda dan obrolan santai bersama keluarga, bukan?

  • Mulai kini, yakinkan diri bahwa makan bersama keluarga tak hanya kegiatan mengisi perut semata, melainkan ajang untuk bercerita serta bermainyang akan membuat kita dan anak-anak betah untuk berlama-lama duduk di meja makan.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Mengapa kita harus luangkan waktu bersama keluarga setiap hari?

Ada banyak alasan mengapa kini begitu sulit untuk duduk dan makan bersama keluarga. Pekerjaan, tugas sekolah, jalanan macet, misalnya. Namun sadarkah Anda bahwa telah melewatkan begitu banyak hal penting dengan melewatkan rutinitas ini?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr