9 langkah KPR untuk mendapatkan rumah idaman

Dalam proses pengajuan KPR, usahakan untuk memilih bank dengan reputasi baik, transparan serta memiliki jaringan luas, supaya Anda tidak mengalami kesulitan ketika melakukan pembayaran.

5,607 views   |   6 shares
  • Berdasarkan data dari Lembaga Demografi Universitas Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS), seperti dijelaskan oleh Akbar Faisal, ketua Deputi Rumah Transisi Jokowi-JK, saat ini sebanyak 20,5% penduduk Indonesia tidak memiliki rumah. Itu artinya sekitar 50 juta penduduk Indonesia terpaksa harus kontrak, tinggal dengan orangtua atau tinggal di tempat yang tidak layak.

  • Oleh sebab itu, pemerintah membuat sejumlah kebijakan agar mereka yang belum memiliki rumah dapat segera memilikinya. Ada beberapa program yang sedang diupayakan dan salah satunya adalah dengan mencanangkan kembali program Kepemilikan Rumah (KPR) murah dengan ketentuan-ketentuan yang telah diperbaiki.

  • Akan tetapi, Anda tetap harus berhati-hati dan mencari tahu informasi sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.Ini adalah beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan.

  • 1. Cek lokasi

  • Jangan mudah tergiur dengan iming-iming harga murah atau lokasi strategis. Agar tidak kecewa, Anda harus mempertimbangkan nilai investasi dan memeriksa lokasi serta kondisi bangunan apakah sudah sesuai dengan yang dijanjikan.

  • 2. Beli rumah sesuai kebutuhan

  • Cari tahu harga serta sesuaikan dengan kemampuan keuangan Anda, dan pastikan rumah yang Anda beli sesuai dengan kebutuhan.

  • 3. Lakukan penawaran

  • Akan ada banyak oknum nakal yang mencoba mencari keuntungan dari program KPR. Oleh karena itu, pastikan Anda hanya berinteraksi langsung dengan petugas program KPR. Lakukan penawaran serta tanyakan spesifikasi serta material bangunan yang akan digunakan demi memiliki rumah sesuai impian.

  • 4. Bayar uang muka

  • Untuk menguatkan posisi Anda, segera bayar uang muka kepada pihak pengembang agar rumah yang telah Anda pilih tidak jatuh ke tangan lain.

  • 5. Pilih bank dengan reputasi baik

  • Pilih bank dengan reputasi baik, transparan serta memiliki jaringan luas, supaya Anda tidak mengalami kesulitan ketika akan melakukan pembayaran.

  • 6. Data pendukung yang diperlukan

  • Guna meyakinkan pihak bank, persiapkan dengan lengkap data-data pendukung yang diperlukan agar proses KPR cepat disetujui.

  • 7. Bayar segera pajak dan biaya lainnya

  • Ketika proses pengajuan KPR telah disetujui, Anda akan diminta untuk segera melunasi pajak BPHTB, biaya notaris, biaya provisi, dan biaya administrasi. Karena itu, persiapkan dana yang cukup agar proses KPR berjalan dengan lancar.

  • 8. Perhatikan sistem bunga KPR

  • Saat proses pengajuan KPR tanyakan kepada petugas bank mengenai sistem bunga yang akan diterapkan, apakah fixed atau float. Fixed adalah biaya yang dibayarkan tetap hingga angsuran lunas meskipun suku bunga berubah-ubah. Sedangkan float adalah biaya yang dibayarkan mengikuti pergerakan suku bunga pasar, sehingga angsuran yang Anda bayarkan bisa berubah-ubah.

  • Advertisement
  • 9. Proses serah terima

  • Ketika memasuki proses serah terima, pastikan semua spesifikasi rumah sudah sesuai dengan kesepakatan. Kemudian, ubah surat hak guna bangunan (SHGB) yang diberikan menjadi surat hak milik (SHM).

Baca, hidupkan, bagikan!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

9 langkah KPR untuk mendapatkan rumah idaman

Dalam proses pengajuan KPR, usahakan untuk memilih bank dengan reputasi baik, transparan serta memiliki jaringan luas, supaya Anda tidak mengalami kesulitan ketika melakukan pembayaran.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr