5 alat KB untuk mencegah kehamilan

Saat ini ada cara paling efektif untuk mencegah kehamilan hingga 100%, yaitu dengan cara memotong saluran sperma pria Vasektomi atau mengikat saluran sel telur wanita Tubektomi.

14,430 views   |   4 shares
  • Pada tahun 1952, Margareth Sanger, seorang aktivis Keluarga Berencana Amerika Serikat meresmikan berdirinya International Planned Parenthood Federation (IPPF), yang kemudian hari menjadi cikal bakal berdirinya Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). IPPF sengaja didirikan bertujuan untuk mengatasi ledakan kelahiran di Amerika Serikat sesudah perang dunia ke-2 yang dikenal dengan istilah Baby Boomer.

  • Selanjutnya, pada tahun 1967, oleh gubernur Jakarta waktu itu, Ali Sadikin, kongres PKBI pertama mulai diadakan. Di dalam kongres tersebut dibahas tentang upaya pemerintah dalam meningkatkan kepedulian masyarakat guna mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera. Kemudian, baru pada tahun 1968 kongres tersebut akhirnya menghasilkan sebuah lembaga yang hingga kini dikenal sebagai Lembaga Keluarga Berencana Nasional (LKBN).

  • Program Keluarga Berencana (KB) yang telah dimulai oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1967, selain bertujuan untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera, adalah untuk memperbaiki kesehatan dan kesejahteraan ibu, anak, keluarga dan bangsa; Mengurangi angka kelahiran supaya menaikkan taraf hidup rakyat dan bangsa serta untuk mengurangi angka kematian pada ibu dan bayi.

  • Program KB tidak memiliki efek samping selama dijalankan dengan benar dan dilakukan oleh petugas medis yang berkompeten di bidangnya. Ada banyak pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan untuk mencegah kehamilan, seperti dijelaskan oleh dr. Andon Hestiantoro, Sp.OG. dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, berikut di antaranya:

  • 1. Kontrasepsi mekanik

  • Dinamakan kontrasepsi mekanik karena fungsinya untuk mencegah supaya sperma dan sel telur tidak bertemu saat melangsungkan hubungan badan. Ada 2 jenis kontrasepsi mekanik, yaitu kondom dan diafragma.

  • Kondom

  • Terbuat dari bahan karet sintetis, tipis dan kuat, berfungsi untuk menampung sperma saat terjadi ejakulasi. Namun, dalam penggunaan yang kurang hati-hati kondom tetap dapat rusak hingga menimbulkan kehamilan. Gunakan kondom bersama spermisida (cairan pembunuh sperma) supaya risiko terjadinya kehamilan dapat ditekan hingga 90%.

  • Diafragma

  • Adalah kondom untuk wanita, sama seperti kondom - diafragma juga terbuat dari karet sintetis, bentuknya memanjang dengan ujung pangkal seperti topi, berfungsi untuk menampung sperma saat terjadi ejakulasi.

  • 2. Alat kontrasepsi dalam rahim

  • Dikenal oleh masyarakat dengan istilah spiral. Spiral memiliki banyak jenis, diantaranya ada yang berbentuk huruf S (Lippes Loop) terbuat dari bahan plastik, berbentuk angka 7 (Cooper Seven) terbuat dari bahan tembaga, berbentuk huruf T (Cooper T), dan berbentuk seperti tapal kuda (Multiload).

  • Advertisement
  • Sprial akan dimasukkan ke dalam rahim oleh dokter dengan menggunakan alat, fungsinya untuk menutup saluran rahim supaya sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi tidak dapat membuahi sel telur. Kelebihan lain alat ini bisa bertahan sekitar 2 hingga 5 tahun dan dapat dibuka kapan saja ketika Anda ingin hamil lagi.

  • 3. Spermisida

  • Spermisida merupakan senyawa kimia yang sengaja dibuat untuk melumpuhkan bahkan membunuh sperma saat terjadinya ejakulasi. Bentuknya bisa menyerupai krim, jeli, busa, aerosol, dan tablet. Cara pengunaannya dimasukkan ke dalam vagina sekitar 10-15 menit sebelum melakukan hubungan seksual.

  • 4. Kontrasepsi hormonal

  • Kontrasepsi hormonal merupakan kontrasepsi menggunakan terapi hormon Progesteron hingga kombinasi antara porgesteron dan esterogen. Adapun penggunannya dilakukan dengan mengonsumsi pil atau suntikan.

  • 5. Vasektomi dan Tubektomi

  • Saat ini ada cara paling efektif untuk mencegah kehamilan hingga 100%, yaitu dengan cara memotong saluran sperma pria Vasektomi atau mengikat saluran sel telur wanita Tubektomi. Namun, sebelum memilih menggunakan cara demikian hendaknya setiap pasangan telah terlebih dahulu memiliki anak atau sepakat untuk tidak lagi memiliki anak, menginggat risiko yang harus dihadapi kontrasepsi ini bersifat permanen.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

5 alat KB untuk mencegah kehamilan

Saat ini ada cara paling efektif untuk mencegah kehamilan hingga 100%, yaitu dengan cara memotong saluran sperma pria Vasektomi atau mengikat saluran sel telur wanita Tubektomi.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr