Anak Gandrung Superhero? Ajarkan Nilai Kebaikan didalamnya

Ada begitu banyak karakter pahlawan super yang digemari anak-anak karena kehebatannya. Khayalan berpadu dengan kisah yang sempurna adalah nilai jualnya. Padahal sebetulnya, ada nilai-nilai lain yang bisa diajarkan lewat kisah tersebut. Kebaikan.

696 views   |   0 shares
  • Anak Anda menggandrungi superhero? Anda merasa khawatir bahwa ia akan merasa dirinya bisa mengeluarkan jaring seperti Spiderman atau terbang menembus awan layaknya Superman? Wajar dan bisa dimengerti. Tetapi, sebaiknya tidak perlu memutus kegemaran mereka tersebut hanya karena was-was ia akan terluka atau melakukan hal yang berbahaya. Justru, temanilah mereka saat menonton dan bermainlah bersama mereka.

  • Kemudian, ajaklah mereka mengobrol dan ceritakan mengenai para pahlawan kegemarannya itu lebih detail. Tanamkan nilai-nilai kebaikan dari para jagoan itu. Jadikan mereka contoh, dan tekankan bahwa kekerasan dan baku hantam bukan nilai utama dari keberadaan Spiderman, Batman maupun Superman.

  • Contohnya, dalam Amazing Spiderman 2 saat ia harus berhadapan dengan Max, seorang pegawai di Oscorp yang kemudian berubah menjadi electro karena tersengat listrik. Ceritakan pada si kecil bahwa jika spiderman tidak cerdas, ia tidak akan tahu bagaimana caranya mengatasi serangan demi serangan listrik. Ajak ia memerhatikan detail film bahwa Peter Parker adalah seorang jagoan sains yang mengerti betul bagaimana menangani listrik dengan air, magnet, baterai dan sebagainya. Jika ia tidak rajin belajar, ia pasti sudah mati konyol tersetrum. Benar kan?

  • Ajak juga ia mengenal karakter Tony Stark si Iron Man yang kaya raya dan pintar luar biasa, namun punya kebaikan karena memanfaatkan seluruh sumber-sumber yang dimilikinya untuk melakukan kebenaran. Padahal bisa saja ia tidak peduli, menjadi pemalas dan menikmati kekayaannya dengan santai. Tekankan pada si buah hati bahwa jago berkelahi bukan poin utama untuk menjadi seorang pahlawan super. Justru, mereka wajib cerdas, melek teknologi, pandai strategi dan memiliki hati yang baik.

  • Katakan pula bahwa untuk menjadi pahlawan super sama sekali tidak mudah. Mereka harus menjadi pemberani, mandiri bahkan siap kehilangan saat mengambil pekerjaan mulia menjadi penyelamat umat manusia. Mereka tidak bisa mementingkan diri sendiri lagi.

  • Ajarkan juga bahwa para pahlawan super itu pasti selalu memiliki harapan dan keyakinan akan suatu keadaan yang baik. Mereka percaya Tuhan, dan percaya pada kemampuannya. Mereka harus selalu yakin bahwa kebaikan akan selalu ada, dan tidak mudah putus asa. Karena, keberadaan seorang superhero sejatinya adalah agar mampu memberikan harapan bahwa keadaan akan membaik.

  • Jadi, buatlah mereka percaya bahwa bukan kemampuan super yang akan membuat seseorang bisa menjadi pahlawan. Justru apa yang ada di dalam hati dan pikirannyalah yang terpenting. Rajin belajar, cerdas, punya hati dan keinginan untuk melakukan kebaikan, mendahulukan kepentingan orang banyak dan harus selalu punya harapan. Bahwa bibit-bibit pahlawan ada di setiap kita, tentunya dengan konsep yang lebih sederhana.

  • Advertisement
  • Lalu ceritakan bahwa musuh kita sekarang bukanlah electro, loki, dan joker. Keahlian utama seorang pahlawan super bukan selalu senjata atau melakukan baku hantam. Tumbuhlah menjadi orang yang cerdas, berhati baik, dan bermanfaat bagi orang banyak dan selalu optimis. Sebab masih banyak kekerasan, kemiskinan, penderitaan dan kesedihan di sekitar kita. Itulah musuh utama yang harus "diperangi". Lakukanlah sesuatu, berikan dunia ini pencerahan. Dan jangan berhenti menjadi pahlawan, karena pahlawan tidak menyerah.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Anak Gandrung Superhero? Ajarkan Nilai Kebaikan didalamnya

Ada begitu banyak karakter pahlawan super yang digemari anak-anak karena kehebatannya. Khayalan berpadu dengan kisah yang sempurna adalah nilai jualnya. Padahal sebetulnya, ada nilai-nilai lain yang bisa diajarkan lewat kisah tersebut. Kebaikan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr