Romantisme berlebihan malah merugikan. Mengapa?

Tidak romantis dalam menjalani hubungan itu tidak baik, tetapi romantis berlebihan juga tidak baik. Kuncinya, harus seimbang menjaga romantisme agar pernikahan Anda dapat selalu terasa bahagia.

22,637 views   |   30 shares
  • Hubungan yang romantis akan membuat segalanya seolah tampak indah dan bahagia. Romantisme dalam sebuah hubungan tentu selalu didambakan setiap orang, terutama bagi para kaum hawa. Tetapi tahukah Anda, ternyata romantisme yang berlebihan bisa memberikan dampak yang negatif untuk Anda dan pernikahan Anda? Mengapa bisa ya? Simak alasannya berikut ini.

  • Cemburu berlebihan

  • Banyak yang berpikir bahwa romantisme didasari oleh cinta yang begitu besar. Padahal untuk membuktikan cinta tidak selalu perlu menjadi terlalu romantis. Salah satu akibat dari hubungan romantis yang berlebihan adalah timbulnya cemburu berlebihan dalam sebuah hubungan. Mengapa demikian? Karena seseorang yang dimabuk cinta yang rela melakukan apa saja demi pasangannya, sangat takut kehilangan pasangannya. Hal ini akan membuatnya memiliki rasa cemburu yang sangat besar dan menjadi terlalu protektif terhadap pasangannya. Jika hal ini terus terjadi, hubungan menjadi tidak sehat dan bahkan akan membuat seseorang menjadi sakit hati atau tertekan.

  • Merusak keuangan

  • Untuk menjadi romantis, tentu Anda perlu mengorbankan sedikit kocek dari kantong, entah itu untuk membelikan pasangan Anda hadiah, berkencan, atau berpergian ketempat-tempat romantis lainnya. Jika Anda tidak pandai mengatur keuangan dan terus menghabiskannya untuk hal-hal romantis bagi pasangan hanya untuk menyenangkan hatinya, bisa-bisa keuangan keluarga Anda berantakan. Ingatlah, banyak hal-hal romantis yang bisa Anda dan pasangan Anda lakukan tanpa menggunakan uang.

  • Merusak karier

  • Romantisme berlebihan ternyata dapat menghancurkan karier. Ya, ini cerita nyata di luar sana. Tahukah Anda, jika Anda terlalu mengorbankan pekerjaan Anda demi pasangan, berarti Anda telah menghancurkan karier secara perlahan. Untuk itu, bijaksanalah dalam membagi waktu Anda antara pasangan dan pekerjaan. Meskipun mungkin Anda menjadi romantis karena sangat mencintai pasangan Anda, tetapi ingatlah pula, karier yang Anda bangun adalah masa depan bagi pasangan dan keluarga kecil Anda. Untuk itu, berkomitmenlah untuk saling pengertian dan mendukung tanpa perlu berlebihan.

  • Tidak dapat bersosialisai

  • Beberapa orang mengaku kehilangan teman lama karena terlalu sibuk mengurus pasangan dan anak-anak. Dan ada beberapa orang yang setelah menikah menjadi sangat mengikat pasangannya dan tidak memperbolehkan pasangannya bergaul bersama teman-teman tanpa ditemani olehnya. Banyak faktor penyebabnya, salah satunya karena terlalu mencintai pasangan. Hal ini tentu membuat Anda pelan-pelan kehilangan teman dan tidak dapat bersosialisasi seperti biasanya. Anda tentu tidak ingin terjadi pada diri Anda atau pasangan Anda bukan? Untuk itu, berkomitmenlah untuk saling percaya dalam menjaga silahturahmi dengan teman-teman lama, tanpa adanya larangan. Agar tidak ada yang terkekang dan hubungan Anda berdua dapat berjalan dengan normal dan bahagia.

  • Advertisement
  • Tidak romantis dalam menjalani hubungan itu tidak baik, tetapi romantisme berlebihan juga tidak baik. Untuk itu, seimbanglah dalam hal mempertahankan keromantisan dalam hubungan Anda agar pernikahan Anda dapat selalu bahagia.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Romantisme berlebihan malah merugikan. Mengapa?

Tidak romantis dalam menjalani hubungan itu tidak baik, tetapi romantis berlebihan juga tidak baik. Kuncinya, harus seimbang menjaga romantisme agar pernikahan Anda dapat selalu terasa bahagia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr