Obat yang lebih mahal lebih mujarab? Yakin?

Pada waktu sakit, sering kali kita dihadapkan pada dua pilihan, obat mana yang lebih manjur: yang mahal atau yang murah?

1,188 views   |   2 shares
  • Pada waktu kita sakit, sering kali kita dihadapkan pada pilihan obat mana yang lebih manjur: yang mahal atau yang murah? Ketika kita sakit flu dan ingin membeli obat tanpa resep, kita mempertimbangkan mana yang lebih mujarab, jamu pegel linu atau pil keluaran pabrik obat luar negeri? Begitu juga ketika mendapat resep dokter dan diberi tahu bahwa ada obat generik yang lebih murah, apakah Anda akan percaya bahwa obat ini akan sama manjurnya dengan yang buatan Jerman?

  • Pilihan ini tentunya akan lebih dipermudah bila kita menilik keadaan keuangan kita. Bila kita tidak mempunyai uang untuk membeli obat yang mahal, otomatis kita akan memilih yang murah. Mau tidak mau, kita mengesampingkan keraguan obat yang murah kurang mujarab. Tetapi benarkah pertimbangan kita itu? Sudah menjadi pendapat umum bahwa sesuatu yang mahal pasti bagus, tidak terkecuali obat.

  • Apa itu obat generik?

  • Pertama-tama kita harus memahami apakah obat generik sesungguhnya. Obat generik adalah tiruan obat merk tertentu yang memiliki bahan, dosis, tujuan pemakaian, dampak, dampak samping, resiko, keamanan, dan kemanjuran persis sama dengan obat aslinya. Adalah keliru bila kita beranggapan bahwa obat generik bermutu lebih rendah daripada aslinya. Menurut FDA (badan Administrasi Makanan dan Obat di AS), 50% dari obat-obatan generik dibuat oleh pabrik yang membuat obat aslinya.

  • Mengapa murah harganya?

  • Banyak orang meragukan kemanjurannya karena harganya jauh lebih murah. Tetapi alasan mengapa harga obat merk terkenal jauh lebih mahal adalah karena pabriknya mengeluarkan banyak ongkos untuk penelitian, pengembangan, pemasaran dan promosi sebelum obat itu dikenal orang. FDA memberi pabrik tersebut hak khusus untuk menjual obat itu sehingga mereka dapat memperoleh kembali biaya yang mereka keluarkan untuk memroduksi obat tersebut. Bila hak paten sudah hampir kadaluwarsa, pabrik-pabrik lain boleh meminta izin untuk membuat obat yang sama. Karena pabrik-pabrik ini tidak perlu mengeluarkan biaya awal untuk menghasilkan obat itu dan mereka bersaing mendapatkan pembeli, harganya menjadi lebih murah.

  • Mengapa bentuknya lain?

  • Hukum dagang di Amerika melarang obat-obatan generik dibuat persis sama bentuknya dengan obat aslinya. Karena itu, obat generik diberi warna, bentuk dan rasa yang agak berbeda. Namun kemanjuran kedua obat ini sama. Ada orang yang beranggapan bahwa obat generik bekerja lebih lambat. Ini adalah mitos lain yang harus diberantas.

  • Lain kali bila Anda sakit, jangan ragu untuk meminta obat generik kepada dokter. Sekarang, sesudah Anda tahu bahwa obat generik dan merk terkenal sama khasiatnya sebaiknya Anda menghemat uang Anda kecuali obat yang Anda perlukan itu masih agak baru dan tidak ada pilihan generiknya. Pada zaman di mana obat-obatan mahal harganya, Anda harus bersyukur bila dapat menemukan obat generik. Selain itu Anda juga masih mempunyai pilihan lain seperti obat-obatan tradisional, seperti jamu. Namun yang lebih penting lagi ialah menjaga kesehatan Anda dengan makan makanan sehat dan berolah raga.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Obat yang lebih mahal lebih mujarab? Yakin?

Pada waktu sakit, sering kali kita dihadapkan pada dua pilihan, obat mana yang lebih manjur: yang mahal atau yang murah?
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr