Terobsesi pada sosial media, ternyata bisa merusak kesehatan mental!

Terobsesi dengan cerita yang dibagikan oleh seorang teman di sosial media? Hati-hati karena kesehatan mental Anda bisa terganggu.

2,561 views   |   13 shares
  • Maraknya sosial media saat ini juga harus diikuti dengan kecerdasan penggunanya. Pasalnya, jika kita sampai terobsesi dengan cerita yang dikirim oleh seorang teman di sosial media, kesehatan mental kita dapat terganggu. Orang dewasa mungkin lebih matang dalam mengatasi masalah-masalah yang dapat merusak kesehatan mental, tetapi bagaimana dengan para remaja?

  • 1. Penggertakan

  • Tidak saja di sekolah, tetapi juga di internet. Kita mendengar bagaimana beberapa remaja bunuh diri karena tidak tahan gertakan. Demikian pula penggertakan dapat terjadi di sosial media. Memiliki teman banyak di sosial media dapat mendatangkan rasa bangga pada anak-anak remaja yang ingin menjadi popular. Tetapi bila ternyata teman-teman yang ada hanya ingin mengejek, menghina dan mengolok-oloknya, dia akan merasa rendah diri dan terperangkap.

  • 2. Penipuan

  • Tidak jarang orang jahat mencari mangsa di sosial media. Dengan memasang foto orang lain dan memalsukan identitasnya, mereka membujuk dan menipu orang-orang yang mudah percaya. Orang yang menjadi korban tidak sadar bahwa mereka dicuci otak oleh penipu ulung. Sesudah korban termakan bujuk rayu, dia akan diajak untuk mengadakan pertemuan rahasia. Hasilnya banyak remaja dijualbelikan seperti barang dagangan.

  • 3. Rasa iri

  • Sudah sifat manusia untuk iri terhadap keberhasilan sesamanya. Perasaan ini bila tidak ditanggulangi akan menggerogoti mental dan mendatangkan depresi. Banyak orang yang secara sadar atau tidak memamerkan keberuntungannya. Mobil mewah, pesiar ke tempat yang indah, makan di restoran mahal, pacar cantik atau ganteng, semua itu pantas untuk dibanggakan. Tetapi bagi yang tidak beruntung, tentu tinggal gigit jari. Jangankan makan di tempat mahal, mampu makan sehari tiga kali saja sudah untung.

  • 4. Obsesi

  • Hampir semua orang sekarang memiliki ponsel cerdas yang tidak pernah lepas dari tangannya. Ke mana-mana selalu dibawa dan dibaca. Seolah-olah hidupnya tergantung pada ponsel itu. Tidak pernah semenit pun lewat tanpa membuka sosial media. Mereka tahu apa yang terjadi pada si A dan mengapa si X mendapat hadiah mobil dari ayahnya atau dari mana si Y mempunyai uang sebanyak itu. Hal ini dapat dimasukkan dalam kategori kecanduan, seperti kecanduan rokok, alkohol dan narkoba. Siang-malam mereka tidak dapat berhenti menggunjingkan orang.

  • 5. Kecurigaan

  • Pikiran penuh curiga tentunya kurang sehat. Hal ini dapat mengganggu hubungan suami istri. Ada istri yang selalu memeriksa akun sosial media suaminya untuk mengetahui siapa saja wanita yang memberi respon pada apa yang diunggah suami. Adakah di antaranya yang selalu mengomentari posting suaminya? Sebaliknya ada suami yang curiga istrinya membina hubungan dengan mantan pacarnya melalui sosial media, karena itu dia selalu membuka akun istrinya dan menyelidiki apa yang dipercakapkan antara mereka berdua.

  • Advertisement
  • Semua hal di atas selain menyita banyak waktu juga mengganggu kesehatan mental. Sosial media memiliki banyak manfaat, tetapi bila dipakai dengan tidak semestinya akan menjadi bumerang. Gunakanlah sosial media untuk hal-hal yang baik, misalnya memberi semangat untuk teman yang sedang sakit, mengumpulkan bantuan untuk teman yang sedang menderita, menghibur teman yang kesusahan.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Terobsesi pada sosial media, ternyata bisa merusak kesehatan mental!

Terobsesi dengan cerita yang dibagikan oleh seorang teman di sosial media? Hati-hati karena kesehatan mental Anda bisa terganggu.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr