Bahayakah “mudik” berlebaran saat hamil?

Berbagai rencana sudah disusun jauh-jauh hari untuk bepergian bersama keluarga tercinta. Dengan kondisi fisik ibu dan janin sehat, bukan halangan untuk pergi. Meski demikian, usia kehamilan memang sangat mempengaruhi kenyamanan di perjalanan.

2,193 views   |   4 shares
  • Berbagai rencana sudah disusun jauh-jauh hari untuk bepergian bersama keluarga tercinta. Dengan kondisi fisik ibu dan janin sehat, bukan halangan untuk pergi. Meski demikian, usia kehamilan memang sangat mempengaruhi kenyamanan di perjalanan. Dr. Deborah Mills, Direktur Medis Dr. Debs Travel Medicine Clinics di Queensland Australia menyarankan bahwa usia kehamilan terbaik bepergian jauh adalah saat trimester kedua. Karena telah melewati trimester pertama kehamilan, hingga resiko keguguran lebih kecil dan gejala morning sickness biasanya sudah berakhir. Persiapan yang matang guna mengatasi kendala yang ada akan membawa kenikmatan dalam perjalanan keluarga.

  • 1. Sebelum "mudik" kunjungi dokter

  • Bicarakan dengan dokter Anda bila usia kehamilan mendekati waktu persalinan, biasanya dokter mungkin mengatakan untuk menunda. Tetapi bila diizinkan, bawa catatan kehamilan Anda guna menghindari hal-hal di luar perkiraan. Konsultasi dengan dokter untuk obat yang aman bagi wanita hamil bila menderita flu, infeksi saluran pernafasan atau demam. Anda perlu waspada karena wanita hamil sangat rentan hingga sering terjadi infeksi saluran kemih yang bisa mengganggu kenyamanan Anda dalam perjalanan.

  • 2. Sikapi kondisi ibu hamil

  • Dengan mengatur jadwal perjalanan yang memudahkan bagi wanita hamil agar ada cukup istirahat. Anda akan cepat sekali merasa lelah karena organ tubuh Anda yang bekerja dua kali lipat guna mensuplai kebutuhan bagi ibu dan janin. Tips bagi kondisi ini bawalah bantal kecil letakkan di punggung Anda untuk mengurangi nyeri karena terlalu lama duduk pada posisi yang sama.

  • 3. Ciptakan kenyamanan dalam perjalanan

  • Kenakanlah jenis busana hamil yang dapat memberikan rasa nyaman bagi Anda. Oleh karena perubahan hormon pada wanita membuat suhu tubuh Anda lebih tinggi dan menimbulkan kegerahan. Pilihlah busana yang longgar agar memudahkan Anda untuk pergi ke toilet karena hal itulah yang sering dilakukan saat hamil. Nikmati suasana nyaman dengan mempersiapkan camilan sehat agar dapat dikonsumsi sepanjang perjalanan 'mudik' . Buah-buahan seperti jambu air, apel, jeruk dan lainnya lebih baik ketimbang menyantap makanan goreng-gorengan yang tidak sehat.

  • 4. Cermati transpotasi yang dipilih

  • Bila saat bepergian Anda menggunakan mobil, perhatikan untuk memakai sabuk pengaman. Pasang melewati paha dan di bawah perut guna menghindari cedera yang timbul saat kecelakaan. Sesekali Anda perlu berhenti untuk merenggangkan kaki sewaktu mengisi bensin mobil, saat makan ataupun beristirahat. Jika perlu Anda pun dapat menginap semalam di hotel terdekat agar cukup istirahat dalam perjalanan. Dengan kereta api, pilih tempat duduk yang dekat dengan toilet dan hati-hati ketika berjalan di kereta. Istirahatkan kaki Anda dengan mengangkat lebih tinggi dari sebelumnya agar terasa nyaman. Bepergian dengan pesawat terbang bagi usia kehamilan yang mendekati trimester ketiga memerlukan surat keterangan dokter. Usia kehamilan lainnya bebas untuk bepergian. Tips bagi Anda untuk memilih kursi dekat gang agar mudah untuk bangkit dan berjalan agar kaki Anda tidak kram dan bengkak.

  • Advertisement
  • 5. Sebagai informasi tambahan

  • Bila Anda naik mobil dan dilengkapi airbag, pastikanlah ada jarak sekitar 30 cm dari perut Anda ke dashboard mobil. Tetapi kebanyakan mobil saat ini tidak memilikinya jadi Anda tinggal pilih tempat duduk yang nyaman. Bepergian menggunaan pesawat terbang Anda perlu menyiapkan sebotol kecil air mineral di tas Anda karena kehamilan menyebabkan lebih cepat dehidrasi.

  • Jadi salah satu hal terpenting lainnya untuk bepergian bagi wanita hamil adalah keadaan tubuh yang sehat. Usahakan untuk selalu mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda di waktu "mudik" lebaran.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Bahayakah “mudik” berlebaran saat hamil?

Berbagai rencana sudah disusun jauh-jauh hari untuk bepergian bersama keluarga tercinta. Dengan kondisi fisik ibu dan janin sehat, bukan halangan untuk pergi. Meski demikian, usia kehamilan memang sangat mempengaruhi kenyamanan di perjalanan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr