Mengajar Anak Cara Memancing

Penulis abad ke-19 Amerika, Washington Irving mengatakan, “Pasti ada sesuatu dari memancing yang tampaknya menghasilkan ketentraman pikiran.”

1,342 views   |   shares
  • Penulis abad ke-19 Amerika, Washington Irving mengatakan, “Pasti ada sesuatu yang tersembunyi tentang memancing yang cenderung mendatangkan ketentraman pikiran.”

  • Itu adalah salah satu dari banyak alasan mengapa memancing adalah kegiatan yang bagus untuk anak-anak maupun untuk orang dewasa. Kebanyakan anak-anak pada dasarnya terpukau dengan kesempatan untuk menangkap ikan. Itu memberi mereka kesempatan untuk berada di alam bebas dekat air, dan memancing membantu mereka membina hubungan langsung dengan alam.

  • Untungnya, memperkenalkan anak-anak kepada memancing adalah sederhana. Bahkan bagi orang tua yang tidak hobi memancing.

  • Pertimbangan pertama hendaknya memilih air (danau, pantai atau laut) dan jenis ikan yang tepat. Kolam dan danau umumnya dipilih daripada jeram atau sungai karena sulit memancing di perairan yang bergerak. Bagi pemancing pemula, ikan air tawar seperti Mujair sangat banyak ditemukan dan mudah dipancing. Tergantung dari tempat dan musim, ikan seperti Bawal, Kerapu, Gurame, Sapu-Sapu juga adalah pilihan yang bagus.

  • Kunci sesungguhnya adalah membuat situasi yang pasti akan berhasil menangkap ikan. Bagi para pemacing muda, tidak ada apa pun yang lebih menyenangkan daripada langsung menangkap ikan.

  • Tak peduli berapapun usianya, anak-anak biasanya ingin memegang pancingnya dan melempar kail sendiri. Itu berati dimulai dengan peralatan sederhana.

  • “Pilihlah pancing dan gulungan talinya yang sesuai umur dan cocok dengan tujuan memancing Anda. Gulungan tali pancing yang murah cocok untuk anak kecil. Lebih baik membawa lebih dari satu tongkat pancing untuk tiap anak, bahkan jika cadangannya adalah barang loakan. Hal ini akan membantu menjaga momentum memancing ketika kejadian yang tidak diingikan terjadi”, saran www.ehow.com

  • Mencocokan cara memancing dengan jenis ikan yang ingin ditangkap adalah penting. Sekali waktu, saya memancing di kolam pemancingan umum dan menangkap banyak Mujair seukuran telapak tangan. Orang lain dengan dua anaknya duduk tidak jauh dari saya. Sementara umpan saya kurang dari semenit sudah disambar ikan, mereka tidak menangkap apa pun.

  • Saya dapat melihat kekecewaan anak-anak itu, dan saya menawarkan bantuan kepada mereka. Pria itu menggunakan pelampung dan kail yang besar. Dia menggulung cacing plastik pada setiap kailnya. Saya memperlihatkan kepadanya Mujair yang saya tangkap yang mulutnya lebih kecil dari ujung kail yang dia gunakan. Pelampungnya juga terlalu besar sehingga jika ikan menggigitnya, gigitan itu tidak akan mampu menarik pelampung ke dalam air. Juga, cacing plastik besar yang dipilihnya tidak cocok untuk mujair.

  • Advertisement
  • Saya memberi mereka beberapa cara dan merakit tiang pancing semirip dengan milik saya. Saya mengikatkan beberapa kail kecil, menambahkan pemberat beberapa inci di atas ujung kail, kemudian mengaitkan cacing hidup padanya. Daripada menggunakan sebuah pelampung, saya memperlihatkan kepada mereka bagaimana memperhatikan gerakan tali pancing bila ada ikan yang menggigitnya.

  • Hanya beberapa menit kemudian kedua anak itu menangkap ikan dan berteriak dengan puas. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu memastikan kegiatan di alam bebas yang berhasil bersama anak-anak.

  • Pilihlah tali yang tepat

  • Kebanyakan itu berarti tali yang ringan. Ketika berburu ikan yang beratnya ½ atau 1 Kg, tidak ada alasan untuk menggunakan tali yang berkekuatan 15 kg. Tali pancing yang berat dapat mengusir ikan, dan membuat lebih sulit untuk mendeteksi sambaran ikan.

  • Optimalkan kesempatan menangkap ikan

  • Berbicaralah kepada pemancing setempat dan periksalah laporan pemancingan dari internet. Pilihlah sebuah lokasi yang produktif. Mintalah saran dari toko umpan.

  • Gunakan umpan yang tepat

  • Dengan anak-anak, itu berarti umpan alami seperti cacing atau pelet. Umpan buatan dapat menjadi sangat efektif di dalam kondisi yang tertentu, namun keberhasilan menggunakannya memerlukan keterampilan lebih dari pada yang dimiliki anak-anak.

  • Ingatlah bahwa gol utama adalah bersenang-senang

  • Jika Anda belum menangkap ikan setelah sejam, kemungkinannya adalah anak-anak akan gelisah. Sudahi saja hari itu dan pergi lakukan hal lain. Atau istirahatlah dan lakukan hal lain untuk sementara waktu. Lemparlah beberapa batu atau menangkap udang besar.

  • Patuhi peraturannya

  • Ada banyak hukum dan peraturan memancing. Kadang-kadang peraturan yang berbeda-beda itu ada di satu propinsi. Pastikan Anda mengetahui ketentuan legal perairan tempat Anda memancing. Tidak ada yang lebih merusak kesenangan di alam bebas daripada didenda berat.

  • Hal yang paling penting adalah: Lakukan saja. Jangan kecil hati. Memancing adalah olah raga dimana tidak peduli apa yang terjadi, semua orang yang berpartisipasi adalah pemenang.

  • Mantan Presiden AS, Herbert Hoover mengatakan ini mengenai memancing, “Memancing adalah kesempatan untuk membasuh jiwa seseorang dengan air yang murni, dengan arus air sungai, atau dengan kilauan cahaya matahari dari air yang biru. Memancing mendatangkan kelembutan dan inspirasi keindahan alam, sumbangan kepada pembuat alat pancing, sabar terhadap ikan, ejekan terhadap cari untung dan egoisme, meredam kebencian, kegembiraan karena Anda tidak perlu melakukan apa-apa sampai minggu depan. Dan disiplin dalam kesetaraan umat manusia — karena semua manusia setara di hadapan ikan.”

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Teaching children how to fish" karya Flint Stephens.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Flint Stephens has a master's degree in communications from Brigham Young University. He is author of "Mormon Parenting Secrets: Time-Tested Methods for Raising Exceptional Children." His blog is mormonparentingsecrets.com.

Mengajar Anak Cara Memancing

Penulis abad ke-19 Amerika, Washington Irving mengatakan, “Pasti ada sesuatu dari memancing yang tampaknya menghasilkan ketentraman pikiran.”
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr