Ini Seharusnya Membahagiakan: Bagaimana Mengatasi Stres Setelah Melahirkan

Bertambahnya bayi baru dalam suatu keluarga tentu saja menambah stres bagi orang tua disamping kebahagiaan yang mereka rasakan. Artikel ini berusaha menjelaskan bahwa untuk itu ada caranya agar mengurangi tingkat stres tersebut.

5,776 views   |   13 shares
  • Membawa pulang seorang bayi baru dapat merupakan pengalaman yang membahagiakan, tetapi juga merupakan pengalaman yang sangat sulit. Bahkan tanpa mempertimbangkan keadaan yang meletihkan (depresi setelah melahirkan, kurang dukungan dari rekan, dll.) beberapa minggu setelah melahirkan dapat terlihat tidak menyerupai surga melainkan lebih banyak mirip … tempat yang lain itu.

  • Berikut adalah beberapa rahasia yang tak terpikirkan orang lain untuk menceritakan kepada Anda tentang minggu-minggu pertama yang panjang setelah membawa pulang bayi baru Anda pulang ke rumah:

  • Para ‘penolong’ Anda tidak benar-benar menolong kecuali diminta

  • Rumah Anda akan menyerupai pusat kegiatan bila dibiarkan. Teman-teman dan keluarga akan mampir untuk mengunjungi Anda dan bayi Anda, seringkali pura-pura menolong. Inilah rahasianya: Mereka hanya ingin menggendong bayi Anda. Rahasia yang lain adalah: Anda merasa bersalah dengan meminta mereka melakukan sesuatu yang lain. Namun demikian, jika Anda mengalah kepada perasaan bersalah itu, Anda mulai membenci teman-teman dan keluarga Anda. Anda akan lebih keletihan, dan Anda akan kehilangan kesempatan untuk mempererat hubungan Anda dengan bayi baru Anda. Sopanlah tetapi tegas, “Terima kasih, bibi Jean, untuk mampir. Saya butuh bantuan di dapur hari ini. Bayi Bobby minta digendong terus sepanjang hari ini, dan saya belum mempersiapkan makan malam!” Orang pada umumnya bersedia menolong, tetapi tanpa petunjuk langsung, mereka lebih suka duduk-duduk di sofa bersama Anda. Manfaatkan tawaran bantuan mereka, bantuan tersebut akan menghemat waktu, energi Anda dan memberi waktu lebih lama menggendong bayi Anda.

  • Hormon kebahagiaan setelah melahirkan cepat habis

  • Segera setelah melahirkan, tubuh Anda dibanjiri oleh , suatu hormon yang sering disebut sebagai “hormon cinta”, membuat Anda merasa bahagia mengasihi bayi Anda. Namun, tingkat hormon Anda (bukan hanya oksitosin, tetapi juga esterogen) akan turun di bawah normal dalam seminggu. Anda akan merasa menjadi bukan seperti diri Anda lagi – lawan perasaan berdaya kebanyakan wanita selama hamil. Ini wajar, bahkan seandainya hal tersebut mencemaskan. Karena hormon Anda tidak menyemangati Anda, Anda harus proaktif dan melakukannya sendiri. Mandi, menyisir rambut, merias diri dan sepatu cantik, dan singkirkan perasaan tidak nyaman sehabis melahirkan.

  • Akan mudah menjadi bingung antara perasaan tak nyaman dengan depresi

  • Pastikan teman-teman Anda dan rekan Anda sadar tanda-tanda depresi sehabis melahirkan dan tetap membuka pintu komunikasi. Jika Anda merasa lebih parah dari sekadar tidak nyaman, atau merasakan perasaan tidak nyaman tersebut terus menerus mengganggu, bicarakanlah dengan dokter Anda dan meminta bantuan yang Anda butuhkan.

  • Advertisement
  • Simpati

  • Jika Anda memiliki teman atau saudara perempuan yang baru-baru ini melahirkan, bicaralah kepada mereka. Dengarkan cerita mereka tentang malam-malam yang sulit tidur karena mengganti popok bayi atau menyusuinya. Ijinkan mereka berbagi cerita, tertawa bersama dan mendengarkan nasihat mereka. Anda bukan wanita pertama yang membawa pulang bayi yang hebat tetapi kebingungan. Belajarlah dari orang lain dan ketahuilah bahwa mereka masih mengasihi anak-anak mereka, meskipun mereka menciptakan kesulitan pada mulanya.

  • Jika Anda mengira ada sesuatu yang salah, tanyakan kepada dokter

  • Jangan tanya kepada teman (kecuali mereka dokter kandungan atau dokter anak-anak), jangan tanya kepada ibu Anda dan jangan cari keterangan lewat internet. Teman dan ibu Anda mungkin bermaksud baik, tetapi mereka bukan profesional yang terlatih untuk membuat diagnosa suatu masalah atau menyarankan seperangkat tindakan. Kemungkinan besar mereka hanya akan berbagi kisah menyeramkan dengan Anda. Internet tidak ada isinya kecuali penuh dengan kisah menyeramkan tentang masalah setelah melahirkan. Kebanyakan masalah tidak seperti itu, tetapi mudah ditangani seperti penyakit biasa. Yang terbaik adalah meminta nasihat dari dokter atau bidan Anda jika Anda memiliki rasa khawatir tentang apa yang terjadi dengan bayi atau tubuh Anda.

  • Membawa pulang seorang bayi baru dapat merupakan sesuatu yang membahagiakan, tetapi selain daripada kebahagiaan yang kekal, kita masih hidup di dunia nyata – ditambah dengan seorang bayi. Tetap memiliki akal sehat sambil menikmati pengalaman menjadi orang tua pertama kali masih bisa terjadi.

  • Diterjemahkan dan diadapatasi oleh Effian Kadarusman dari artikel asli “This was supposed to be bliss: How to cope with the stress of having a baby” karya Gina Denny.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Gina Denny is a homeschooling mother of three, living in Phoenix, Arizona. You can read her blog at http://ginadenny.blogspot.com or reach her on twitter @GinaD129

Ini Seharusnya Membahagiakan: Bagaimana Mengatasi Stres Setelah Melahirkan

Bertambahnya bayi baru dalam suatu keluarga tentu saja menambah stres bagi orang tua disamping kebahagiaan yang mereka rasakan. Artikel ini berusaha menjelaskan bahwa untuk itu ada caranya agar mengurangi tingkat stres tersebut.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr