Hai orangtua, 4 kesalahan ini bisa merusak hidup anak Anda!

Tidak jarang orangtua baik-baik yang tidak bermaksud merusak hidup anaknya, tanpa sengaja, malah melakukan hal-hal yang berakibat buruk bagi anak-anaknya

42,489 views   |   84 shares
  • Orangtua pada umumnya berusaha sebaik mungkin membuat anaknya bahagia dan berhasil dalam kehidupannya. Tentu saja ada juga orangtua yang tidak bertanggung jawab, entah karena pengaruh alkohol atau narkoba, sehingga merusak hidup anak. Tetapi tidak jarang orangtua baik-baik yang tidak bermaksud merusak hidup anaknya, tanpa sengaja, malah melakukan hal-hal yang berakibat buruk bagi anak-anaknya.

  • Memanjakan anak

  • Inilah kebiasaan terburuk yang dapat dilakukan orangtua. Segala hal yang diinginkan si anak dituruti. Ini sering terjadi pada anak tunggal, terutama bila orangtua itu, karena satu dan lain hal, tidak dapat mempunyai anak lagi - dan tidak terkecuali pada anak angkat. Seorang sepupu jauh saya menikah di usia menjelang 40-an dengan wanita sebaya. Karena tidak bisa mempunyai anak, mereka memutuskan mengangkat anak. Mereka orang baik-baik tetapi bukan orangtua yang baik. Mereka memanjakan si anak dan tidak mendidiknya untuk bersekolah dengan baik. Mereka mempunyai usaha sendiri di rumah namun tidak mendidik anak itu untuk membantu orangtuanya. Anak itu tumbuh menjadi remaja yang liar, memaksa orangtuanya membeli sepeda motor untuknya. Suatu hari ketika sedang ngebut dengan sepeda motornya, dia mengalami kecelakaan yang nyaris mengambil nyawanya. Kedua kakinya harus diamputasi.

  • Terlalu mengontrol anak

  • Kebalikan dari keadaan di atas, ada orangtua yang bersikap terlalu mengontrol anak. Menurut pendapat mereka, anak-anak harus diarahkan ke jalan yang akan membuat si anak sukses dan bahagia. Sukses mungkin dicapai anak itu, tetapi kebahagiaan? Belum tentu. Orangtua seperti ini mungkin memiliki latar belakang pendidikan militer. Semua anak harus mengikuti kemauan orangtua seperti prajurit mengikuti perintah atasannya. Tentu saja pendapat seperti ini keliru. Rumah tangga bukanlah medan pertempuran yang membutuhkan tata tertib yang kaku. Hubungan orangtua dan anak hendaknya berlandaskan kasih sayang dengan disiplin yang pantas, bukan yang ketat.

  • Terlalu bebas

  • Orangtua tipe ini ingin dianggap modern. Bila mereka melihat anaknya mengisap ganja, mereka menganggap itu lumrah. Setiap anak muda ingin bereksperimen, mereka dulu juga begitu. Bila pacar si anak perempuan datang berkunjung, keduanya dibiarkan berduaan di kamar. Orangtua hanya memberi tahu tentang pencegahan kehamilan. Anak-anak yang tidak memiliki batasan sering mengambil keputusan yang salah karena cara berpikir yang kurang matang.

  • Kurang perhatian

  • Advertisement
  • Orangtua yang sibuk dengan pekerjaannya dan sering keluar kota, tidak dapat melimpahkan perhatian kepada anak-anaknya. Kadang-kadang mereka berdalih bahwa yang penting adalah kualitas dari kebersamaan mereka, bukan kuantitas waktu. Memang benar, orangtua bisa saja di rumah sepanjang hari namun tidak memperhatikan anak-anaknya. Kaum ibu sibuk dengan urusan rumah tangga, mengobrol di telepon, dan lainnya. Ketika anaknya pulang, si ibu tidak bertanya apa yang terjadi di sekolah dan membiarkan anaknya makan sambil nonton TV. Begitu pula si ayah sehabis kerja, tidak ingin diganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anaknya. Dalam kedua kasus di atas, anak-anak akan merasa kehilangan orangtuanya. Mereka mudah terpengaruh pergaulan di luar. Ditambah dengan tekanan teman-teman sebaya, mereka bisa saja mengikuti jalan yang salah.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Hai orangtua, 4 kesalahan ini bisa merusak hidup anak Anda!

Tidak jarang orangtua baik-baik yang tidak bermaksud merusak hidup anaknya, tanpa sengaja, malah melakukan hal-hal yang berakibat buruk bagi anak-anaknya
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr