Bagaimana caranya menghadapi si dia yang posesif?

Terimalah dia apa adanya dan bukan karena ada apanya. Jujurlah kepadanya dan terutama kepada diri Anda sendiri, demi hubungan asmara yang harmonis.

4,416 views   |   33 shares
  • Ketika masih berpacaran dulu pernahkah Anda diperlakukan dengan tidak sewajarnya oleh si dia? Ada sebutan khusus bagi mereka yang terlalu "mencintai" kekasihnya. Mereka bukan mencintai, melainkan nersikap posesif.

  • Kata posesif berasal dari bahasa Inggris, possessive, yaitu suatu sikap untuk mengontrol, mendominasi atau menguasai sesuatu. Dalam hubungan percintaan, sikap posesif seringkali ditunjukkan dengan:

  • 1. Curiga terhadap aktivitas Anda

  • 2. Ingin tahu apa saja yang Anda lakukan saat tidak bersamanya

  • 3. Mudah cemburu

  • 4. Khawatir ketika Anda tidak segera membalas SMS atau telepon darinya

  • 5. Mengatur jadwal harian Anda

  • 6. Menentukan dengan siapa saja Anda boleh berteman

  • 7. Merasa tidak bisa hidup tanpa Anda

  • 8. Selalu ingin bertemu Anda sepanjang hari, dan sebagainya

  • Sedangkan menurut Dwi Haryanto, psikolog Rumah Sakit Bala Keselamatan, posesif adalah suatu bentuk ketidakmampuan diri dalam mengontrol emosi. Ini adalah awal kelainan mental yang bila tidak segera ditangani dapat berakibat lebih buruk.

  • Setelah mengetahui hal-hal yang sering dilakukan oleh mereka yang posesif, apakah Anda masih tetap ingin bersamanya? Atau Anda ingin membantunya supaya bisa mengubah sikapnya tersebut? Berikut beberapa tips dalam menghadapi pasangan yang posesif:

  • 1. Terbuka

  • Sampaikan bahwa apa yang dia lakukan membuat Anda tidak nyaman, tentunya dengan bahasa yang sopan, sehingga tidak menimbulkan masalah baru. Bila dia pasangan yang baik, dia akan menyadari kesalahannya dan berjanji mengubah sikapnya tersebut.

  • 2. Meyakinkannya

  • Bila Anda berdua benar-benar saling mencintai, seharusnya tidak perlu merasa saling curiga. Akan tetapi bila pacar Anda tetap merasa tidak yakin, maka yakinkan dia melalui sikap Anda supaya dia tidak perlu lagi meragukan perasaan Anda kepadanya. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan selalu menjaga rasa percayanya.

  • 3. Beri pujian

  • Posesif kadang dilandasi rasa khawatir. Mungkin si dia khawatir kehilangan Anda. Oleh sebab itu, beri pujian bahwa dirinya memiliki banyak hal istimewa yang membuat Anda jatuh cinta kepadanya. Besarkan hatinya sehingga rasa percaya dirinya muncul kembali.

  • 4. Terimalah dia apa adanya

  • Terimalah dia apa adanya dan bukan karena ada apanya. Jujurlah kepadanya dan terutama kepada diri Anda sendiri.

  • 5. Luangkan waktu bersama

  • Kesibukan masing-masing seringkali menyita waktu untuk bisa berkumpul bersama dan tak jarang mengakibatkan rasa curiga. Karena itu, luangkan waktu sesering mungkin bersamanya tanpa menganggu jadwal Anda yang lain.

  • Advertisement
  • 6. Bersikap tegas

  • Ketika sikap posesif pasangan Anda sudah keterlaluan, Anda harus berani bertindak tegas. Usahakan untuk tidak selalu menuruti keinginannya karena itu justru dapat menyulitkan posisi Anda. Pasangan harus bisa menyadari bahwa sikapnya dapat menghancurkan masa depan Anda.

  • 7. Jangan menceritakan hubungan masa lalu Anda

  • Setiap orang pasti tidak ingin dinomorduakan. Karena itu, hindari menceritakan mantan Anda kepada pasangan. Salah-salah, dia akan menganggap Anda tidak betul-betul mencintainya.

  • 8. Mengakhiri hubungan

  • Ketika si dia tetap tidak mampu mengubah sikap posesifnya dan malah semakin menjadi-jadi, keputusan untuk segera mengakhiri hubungan adalah yang paling tepat. Jangan terjebak oleh perasaan cinta bila Anda justru tidak pernah merasakan kebahagiaan bersama pasangan Anda.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Bagaimana caranya menghadapi si dia yang posesif?

Terimalah dia apa adanya dan bukan karena ada apanya. Jujurlah kepadanya dan terutama kepada diri Anda sendiri, demi hubungan asmara yang harmonis.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr