TV oh TV dampakmu begitu besar bagi anak-anak!

Mengingat begitu besar dampak TV bagi anak-anak, perhatian yang setimpal perlu diberikan oleh para orangtua. Masa depan anak-anak dipengaruhi oleh apa yang dilihat dan dirasakannya, baik yang langsung dialami maupun yang dilihatnya di layar kaca.

2,582 views   |   11 shares
  • Si kotak ajaib berkaca ini memiliki makna tersendiri bagi anak. Sebagai benda yang lazim ditemukan di setiap rumah, televisi memang selalu menarik minat anak untuk menontonnya. Berbagai tayangan mulai dari film anak, horor sampai percintaan. Apakah tayangan tersebut pantas untuk anak-anak? Pikirkan dan cermati usia anak, karena apa yang dilihatnya belum tentu baik karena semua akan terekam di dalam benaknya.

  • Berunding dan buat kesepakatan

  • Saat usia anak dapat diajak berunding buatlah kesepakatan dengannya acara apa yang boleh disaksikannya dan berapa lama ia boleh duduk di depan TV. Sebagai orangtua, Anda perlu tahu acara yang diminati anak. Dengan cara ini, Anda dapat menyeleksi lalu berunding untuk menentukan yang mana yang pantas ditonton.

  • Ibu yang bekerja

  • Bila keadaan Anda sebagai orangtua yang dua-duanya bekerja, perlu trik khusus untuk mengetahui dan memilih acara mana yang boleh ditonton anak-anak. Milikilah TV dengan kemampuan merekam. Tugaskan pengasuh di rumah untuk merekam apa yang ditonton anak Anda dan kemudian tontonlah acara tersebut. Dengan cara ini Anda akan tahu mana acara yang cocok bagi anak-anak.

  • Perlu mendamping anak

  • Sering menjadi masalah karena ada beberapa tontonan yang tidak mendidik bagi anak. Beberapa tayangan film percakapan dari pemerannya tidak sopan dan bernada keras. Tidak jarang jalan ceritanya dipenuhi dengan pertengkaran dan kekerasan. Apa jadinya bila anak Anda mengikuti perilaku tersebut? Oleh karena itu, sedapat mungkin luangan waktu untuk mendampingi mereka, khususnya ketika mereka masih kecil dan belum bisa membedakan mana yang pantas mana yang tidak.

  • Orangtua jadi contoh

  • Sebagai orangtua Anda hendaknya Anda menjadi teladan bagi anak. Jangan sampai melarangnya nonton TV tetapi Anda sendiri melakukan hal tersebut karena kecanduan tayangan sinetron percintaan. Utamakan asas kemanfaatan. Ceritakan pada anak apa yang Anda saksikan dan mengapa Anda melakukannya. Banyak orangtua terobsesi dengan berita politik padahal dengan menonton acara tersebut tidak memberikan nilai manfaat sama sekali.

  • Orangtua harus konsisten

  • Anak-anak biasanya tahu kapan dia mengajukan "bargaining" dengan meminta menonton tayangan yang sebelumnya telah disepakati tidak boleh. Biasanya ini terjadi saat orangtua harus meninggalkan anak-anak secara mendadak yang menjadi 'waktu' mereka. Apabila situasi seperti ini datang, tetaplah konsisten sesuai kesepakatan bersama. Tanpa Anda sadari, anak-anak memperhatikan respon orangtuanya pada kondisi terdesak. Bila Anda selalu konsisten, mereka akan berhenti 'mencobai' Anda.

  • Advertisement
  • Dampak positif

  • Mendorong dan membantu anak untuk belajar membaca dengan melihat dan mengucapkan tayangan visual di layar kaca. TV menyajikan informasi tentang alam semesta yang menjawab keingintahuan yang menjadi sifat anak-anak. Pengetahuan umum dan teknologi yang bisa mendorong imajinasi anak-anak membuat cita-cita yang ingin diraihnya di masa depan.

  • Dampak Negatif

  • Apa yang disuguhkan di TV segalanya berlangsung singkat, seakan-akan semua hal dapat dicapai secara instant.Hal ini berbahaya karena mereka tidak menghargai proses dan cenderung memilik jalan pintas yang hampir pasti salah. Belum lagi suguhan pertengakaran dan kekerasan yang tampaknya menjadi hal yang biasa dalam hubungan antar manusia, bahkan dalam keluarga. Beberapa mulai mengidolakan seseorang yang bisa jadi mempunyai bakat dan kemampuan berbeda dengan dirinya.

  • Mengingat begitu besar dampak TV bagi anak-anak, perhatian yang setimpal perlu diberikan oleh para orangtua. Sebagian dari masa depan anak-anak dipengaruhi oleh apa yang dilihat dan dirasakannya, baik yang langsung dialami maupun yang dilihatnya di layar kaca.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

TV oh TV dampakmu begitu besar bagi anak-anak!

Mengingat begitu besar dampak TV bagi anak-anak, perhatian yang setimpal perlu diberikan oleh para orangtua. Masa depan anak-anak dipengaruhi oleh apa yang dilihat dan dirasakannya, baik yang langsung dialami maupun yang dilihatnya di layar kaca.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr