Tips membantu anak menemukan kembali rasa percaya dirinya

Ketika kegagalan demi kegagalan dialami oleh anak Anda yakinkan dia bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang sempurna, bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan sejauh orang tersebut mau terus berusaha dan pantang menyerah.

1,399 views   |   3 shares
  • Seto Mulyadi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, anak-anak dalam masa pertumbuhannya sangat rentan mengalami tindak kekerasan yang dapat menghancurkan rasa percaya dirinya, sehingga harus segera ditangani agar tidak menjadi batu sandungan baginya kelak ketika sudah tumbuh dewasa. Karena itu, orangtua diminta agar lebih peduli terhadap pertumbuhan buah hatinya, tidak hanya sebatas pertumbuhan fisik melainkan juga mental serta kepribadiannya.

  • Adalah lebih baik mencegah daripada mengobati. Namun, bila seorang anak terlanjur hancur rasa percaya dirinya disebabkan oleh satu atau hal lainnya, maka beberapa tips berikut ini kiranya dapat membantu dia untuk menemukan kembali rasa percaya dirinya.

  • 1. Cari tahu penyebabnya

  • . Pertama-tama cari tahu apa yang menjadi penyebab sehingga dia tidak lagi percaya diri agar bisa dicarikan cara yang tepat untuk mengatasinya. Jalinlah sikap saling percaya terlebih dahulu, kemudian mintalah dia agar terbuka menyampaikan apa yang menjadi kekhawatiran terbesarnya.

  • 2. Komunikasi

  • . Komunikasi yang jarang dilakukan oleh orangtua dapat membuat seorang anak kehilangan rasa percaya dirinya, ini dikarenakan orangtua seharusnya bisa menjadi tempat yang paling nyaman bagi seorang anak untuk menyampaikan segala keluh kesahnya. Karena itu, segera perbaiki komunikasi dengan buah hati Anda agar dia tahu bahwa Anda sangat sayang dan peduli terhadap masa depannya.

  • 3. Jangan membandingkan kemampuannya dengan orang lain

  • . Setiap anak mewarisi bakat serta kecerdasannya masing-masing, sehingga sangat tidak bijaksana bila orangtua membandingkan kemampuannya dengan kemampuan orang lain, ini bagaikan memaksa pohon pisang agar berbuah rambutan. Karenanya, pahami dengan baik kemampuan yang dimiliki oleh anak Anda kemudian bantu dia untuk mengembangkannya agar semakin baik sehingga bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri dan juga orang lain.

  • 4. Berikan pujian padanya

  • . Kebanyakan orang sangat suka bila dipuji, ini adalah sebuah bentuk penghargaan bahwa apa yang telah dilakukannya sangat bermanfaat. Karena itu, berikan pujian dengan tulus atas pencapaian yang telah berhasil diraih oleh oleh anak Anda, berikan juga hadiah agar pujian dari Anda semakin berkesan sehingga rasa optimisme di dalam dirinya akan semakin meningkat.

  • 5. Jangan pernah mengertaknya

  • . Jangan pernah mengertak ketika seorang anak melakukan kesalahan, sebagai orangtua sebisa mungkin hindari mengucapkan kata makian atau bahkan pemukulan secara fisik agar tidak membuat rasa percaya dirinya semakin down.

  • Advertisement
  • 6. Latih anak membuat keputusan

  • . Libatkan anak dalam setiap pengambilan keputusan di dalam keluarga, mintalah pendapatnya dengan demikian akan mengajarkan dia bahwa keputusan yang dia buat juga dapat bermanfaat untuk orang lain.

  • 7. Beri dia tanggung jawab

  • Berikan kepadanya tanggung jawab seperti menjaga adiknya, merapihkan tempat tidurnya, membersihkan rumah, dan sebagainya. Kemudian beri pujian dan besarkan hatinya supaya dia merasa bahwa apa yang telah dilakukannya tidak sia-sia.

  • 8. Dukung cita-citanya

  • . Jangan pernah memaksa anak untuk menjadi seperti yang orangtua mau, tetapi dukunglah dan arahkan mereka untuk mencapai cita-cita yang diinginkannya.

  • 9. Ajak anak bersosialisasi dengan orang lain

  • . Jangan biarkan anak Anda sering berada seorang diri di rumah, tetapi ajak dia supaya mau bersosialisasi dengan orang lain. Perkenalkan dia kepada teman-temannya atau ajak dia membahas topik-topik ringan yang sering terjadi dalam kesehariannya.

  • 10. Meyakinkannya

  • . Ketika kegagalan demi kegagalan dialami oleh anak Anda yakinkan dia bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang sempurna, bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan sejauh orang tersebut mau terus berusaha dan pantang menyerah.

Baca, hidupkan, bagikan!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Tips membantu anak menemukan kembali rasa percaya dirinya

Ketika kegagalan demi kegagalan dialami oleh anak Anda yakinkan dia bahwa tidak ada seorang pun di dunia ini yang sempurna, bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan sejauh orang tersebut mau terus berusaha dan pantang menyerah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr