Pengantin baru, kehidupan baru... Sistem keuangan baru?

Sebagai pasangan pengantin baru, Anda berdua disarankan untuk selalu disiplin dalam mengatur pengeluaran. Upayahkanlah selalu untuk menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukan, demi menghindari pemborosan.

3,941 views   |   6 shares
  • Setelah menikah, apa yang Anda miliki adalah milik pasangan Anda, begitu pula sebaliknya, termasuk keuangan. Sebagai pengantin baru, Anda mungkin belum memiliki pengalaman yang cukup dalam hal mengatur keuangan dalam rumah tangga. Akan lebih baik jika sebelum menikah, Anda berdua mulai membahas tentang hal ini karena keuangan adalah salah satu hal yang sangat sensitif. Tips di bawah ini mungkin dapat membantu Anda mengatur keuangan.

  • Mencatat list kebutuhan

  • Setiap anggota keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Dalam mengatur keuangan, mulailah dengan mendata pemasukan Anda berdua, serta membuat daftar kebutuhan atau pengeluaran bulanan selama setahun. Sebaiknya, sebisa mungkin Anda berdua mengatur pengeluaran rumah tangga berdasarkan pemasukan yang dimiliki, bukan sebaliknya.

  • Membuat pembukuan

  • Biasanya, teori tidak selalu sama dengan prakteknya. Anda bisa saja mengira uang Anda cukup bulan ini, tetapi pada pertengahan bulan, tiba-tiba uang Anda menipis. Untuk menghindari hal tersebut, buatlah pembukuan dalam mengatur keuangan keluarga Anda. Dengan begitu, Anda berdua dapat mengetahui dengan jelas bagaimana perputaran keuangan dalam rumah tangga.

  • Membuat prioritas

  • Ada tiga sumber penghasilan utama yaitu gaji bulanan, bonus, dan investasi berjalan. Dalam mengatur keuangan keluarga, ketiga sumber penghasilan utama ini tetap perlu dikelola bersama. Dari situ, Anda berdua dapat membuat kategori berdasarkan prioritas. Misalnya seperti makanan, rumah, tagihan listrik dan air, pendidikan anak, pengeluaran transportasi dan pemeliharaan kendaraan pribadi, pakaian, liburan keluarga, hingga asuransi kesehatan dan tabungan.

  • Jika Anda hendak membeli rumah atau kendaraan pribadi, pastikan Anda memperhitungkan pemasukan rutin setiap bulan, apakah cukup untuk membayar cicilan atau tidak. Ingatlah selalu, Anda perlu memperhitungkan ini, agar ini tidak mengganggu stabilitas pengeluaran rutin keluarga. Bijaksanalah dalam memprioritaskan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan.

  • Menabung sambil berinvestasi

  • Menyimpan uang di bank tidak memberikan keuntungan. Menyimpan uang di bank diperlukan hanya untuk simpanan darurat saja. Sebaiknya, Anda berdua,memilih cara menabung yang sekaligus dapat berinvestasi. Saat ini, telah banyak cara yang dapat membantu kita, menabung sambil berinvestasi. Misalnya dengan mengikuti asuransi jiwa, atau menabung dengan cara membeli properti, seperti tanah, rumah atau apartemen.

  • Advertisement
  • Jika Anda tidak mampu membeli properti secara langsung, Anda juga dapat mencicilnya. Anggap saja, setiap bulan, uang yang Anda sisihkan untuk membayar cicilan itu adalah tabungan untuk masa depan Anda dan keluarga. Dalam hal ini, Anda jangan terlalu perhitungan.

  • Sebagai pasangan pengantin baru, Anda berdua disarankan untuk selalu disiplin dalam mengatur pengeluaran. Upayakan selalu menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukan, demi menghindari pemborosan. Semua demi masa depan keluarga Anda sendiri.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Pengantin baru, kehidupan baru... Sistem keuangan baru?

Sebagai pasangan pengantin baru, Anda berdua disarankan untuk selalu disiplin dalam mengatur pengeluaran. Upayahkanlah selalu untuk menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukan, demi menghindari pemborosan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr