7 kunci mencapai kebahagiaan sejati

Janganlah mudah mengeluh dengan apa yang tidak kita miliki saat ini, tetapi sering-seringlah bersyukur sehingga kita bisa melihat bahwa masih banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung diri kita.

14,184 views   |   50 shares
  • Kehidupan ini hanyalah sementara dan apa yang kita miliki tidak akan dibawa mati. Oleh sebab itu, pencarian akan kebahagiaan sejati hendaknya menjadi prioritas utama setiap orang supaya kehidupannya di dunia tidaklah sia-sia. Ikutilah tujuh langkah mencapai kebahagiaan sejati berikut ini agar kehidupan Anda menjadi lebih bermanfaat:

  • 1. Jangan banyak berpikir, banyaklah merasakan

  • Ketika melihat orang lain sedang mengalami kesulitan sering kali kita mencari cara untuk tidak terlibat. Hal inilah yang seringkali membuat kita menjadi pribadi yang angkuh dan terksesan tidak mau peduli dengan penderitaan orang lain. Sebagai manusia hendaknya kita tidak boleh memiliki cara berpikir demikian. Ketika melihat orang lain kesulitan, seharusnya kita bersedia menawarkan bantuan agar orang tersebut bisa segera lepas dari kesulitannya. Kita pasti akan merasa jauh lebih bahagia bila bisa membantu orang lain lepas dari masalah yang sedang membelitnya.

  • 2. Jangan sering cemberut, banyaklah tersenyum

  • Ketika sedang bersedih atau tidak menyukai akan sesuatu, alih-alih selalu cemberut, berusahalah untuk selalu tersenyum, agar orang lain dapat menghargai diri kita dan mengenal kita sebagai seseorang yang murah senyum dan menyenangkan.

  • 3. Jangan banyak bicara, banyaklah mendengarkan

  • Pepatah mengatakan "tong kosong berbunyi nyaring". Itulah gambaran bagi seseorang yang banyak bicara tetapi sebenarnya tidak mengerti apa-apa. Oleh sebab itu, upayakanlah untuk lebih banyak mendengar dan memahami segala sesuatu sebelum memutuskan mengambil langkah-langkah penyelesaian.

  • 4. Jangan sering menghakimi, banyaklah bertoleransi

  • Dalam banyak kasus, sebuah permasalahan tidak bisa segera ditangani karena tiap-tiap individu atau kelompok merasa bahwa dirinyalah yang paling benar. Hal ini pula bila diterapkan dalam kehidupan keluarga atau bahkan masyarakat tidak akan pernah bisa mendatangkan kebahagiaan. Karenanya, berusahalah untuk tidak mudah menghakimi orang lain dan pilihlan untuk lebih banyak melakukan toleransi.

  • 5. Jangan cuma menyaksikan, banyaklah bertindak

  • Seringkali ketika menyaksikan sebuah berita tentang bencana alam di televisi atau membacanya melalui surat kabar kita hanya bisa mengelus dada dan merasa kasihan pada para korban. Mengasihani saja tidak membantu mereka. Para korban membutuhkan bantuan nyata dari kita agar dapat mengurangi penderitaan yang sedang mereka rasakan.

  • 6. Jangan sering mengeluh, banyaklah bersyukur

  • Advertisement
  • Janganlah mudah mengeluh dengan apa yang tidak kita miliki saat ini, tetapi sering-seringlah bersyukur sehingga kita bisa melihat bahwa masih banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung diri kita.

  • 7. Jangan mudah curiga, banyaklah mengasihi

  • Kita sering berhadapan dengan berbagai macam karakter manusia, tak jarang di antara mereka memiliki maksud terselubung. Oleh sebab itu, untuk melindungi diri, terkadang kita menaruh rasa curiga terhadap orang asing. Wajar saja, namun terus-menerus rasa curiga terhadap orang lain membuat mata hati kita menjadi tumpul. Kita tidak akan bisa mengasihi orang lain dengan tulus. Ada baiknya bila kita mau belajar untuk selalu berpikir postif terhadap orang lain, sehingga kita bisa mengasihi mereka dengan lebih tulus.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

7 kunci mencapai kebahagiaan sejati

Janganlah mudah mengeluh dengan apa yang tidak kita miliki saat ini, tetapi sering-seringlah bersyukur sehingga kita bisa melihat bahwa masih banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung diri kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr