Gagal mempersiapkan pernikahan, fatal akibatnya!

Hakekat dari pernikahan sejatinya agar setiap pria dan wanita dapat dipersatukan dalam cinta kasih, namun ketika fungsi pernikahan tak lagi bisa dipertahankan, maka hancurlah sudah tatanan murni sebuah keluarga.

17,138 views   |   18 shares
  • Tidak selamanya pernikahan yang hanya dilandasi cinta dapat bertahan langgeng. Buktinya banyak pasangan muda akhirnya memutuskan bercerai ketika usia pernikahan masih seumur jagung.

  • Hakekat dari pernikahan sejatinya agar setiap pria dan wanita dapat dipersatukan dalam cinta kasih. Namun ketika fungsi pernikahan tak lagi bisa dipertahankan, maka hancurlah sudah tatanan murni sebuah keluarga.

  • Karenanya, setiap pria dan wanita yang akan memasuki babak baru kehidupan harus mampu memahami pentingnya hal ini, sehingga mereka sudah membuat persiapan matang guna menghadapi setiap kejadian tak terduga di dalam kehidupan pernikahan. Beberapa persiapan berikut ini mungkin dapat membantu agar kehidupan pernikahan Anda dengan pasangan dapat bertahan langgeng hingga masa tua nanti.

  • 1. Mental dan rohani

  • Ada hal lain yang lebih penting yang harus sudah Anda persiapkan sebelum memutuskan untuk menikah selain pesta pernikahan. Mental serta rohani adalah fondasi utama yang penting bagi keberlangsungan kehidupan pernikahan. Ketika mental serta rohani kuat, maka Anda pasti tidak akan mudah goyah ketika menghadapi setiap cobaan dalam kehidupan pernikahan.

  • 2. Keuangan

  • Modal cinta dan kata-kata lembut nan romantis saja tidak cukup. Anda membutuhkan modal dana untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga. Karena itu, persiapkanlah keuangan Anda sebelum memutuskan untuk melepas masa lajang. Mantapkan terlebih dahulu sumber penghasilan Anda, sehingga krisis keuangan tidak menggoyahkan pernikahan Anda.

  • 3. Kesehatan tubuh

  • Dibutuhkan kondisi tubuh yang sehat agar kehidupan pernikahan dapat berjalan lancar tanpa perlu menghadapi kendala yang berarti. Karenanya jagalah selalu kesehatan tubuh agar Anda berdua sebagai calon orangtua nantinya dapat menjalankan peran dengan baik dan penuh dedikasi.

  • 4. Kemampuan memimpin

  • Sebagai suami dan istri, Anda berdua adalah pemimpin di dalam keluarga dan nanti ketika anak-anak Anda telah lahir, Anda harus mampu memimpin serta membimbing mereka. Karena itu, persiapkanlah kemampuan Anda dalam memimpin, sehingga Anda tidak akan mengalami kesulitan mendidik mereka ketika sudah berumah tangga nanti.

  • 5. Tujuan pernikahan

  • Ibarat melakukan perjalanan laut menggunakan sebuah bahtera, kehidupan pernikahan yang akan Anda jalani juga harus memiliki tujuan. Karena itu, sebelum memutuskan untuk menikah, setiap pasangan harus sudah membuat kesepakatan bersama untuk membawa pernikahan mereka menuju cita-cita bersama.

  • Advertisement
  • 6. Komitmen

  • Ada banyak orang ketika sudah menikah justru merasa kecewa dengan pasangannya karena tidak berkomitmen untuk menerima segala kelebihan serta kekurangan pasangannya. Hatfield (dalam lubis 2002) menyebutkan bahwa ada dua jenis cinta dalam kehidupan manusia, yaitu Passionate LovedanCompaniate Love. Cinta yang pertama didasari gelora dan gairah emosional semata, tetapi cinta yang kedua didasari oleh rasa saling percaya, toleransi serta kasih sayang.

  • Pernikahan bukanlah permainan. Kebahagiaan pernikahan tidak sulit tercipta asalkan setiap pasangan memahami dengan baik apa itu fungsi pernikahan dan hal-hal apa saja yang akan dihadapinya nanti.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Gagal mempersiapkan pernikahan, fatal akibatnya!

Hakekat dari pernikahan sejatinya agar setiap pria dan wanita dapat dipersatukan dalam cinta kasih, namun ketika fungsi pernikahan tak lagi bisa dipertahankan, maka hancurlah sudah tatanan murni sebuah keluarga.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr