Pentingnya menghargai keberhasilan anak

Setiap anak gemar memamerkan hasil karyanya pada orangtua. Sebab ia merasa telah melakukan sesuatu yang membanggakan, dan ia butuh pengakuan. Lalu bagaimana kita bereaksi? Pentingkah memberikan pujian bagi keberhasilannya?

1,654 views   |   6 shares
  • "Ibuuu...lihattt, aku bisa gambar segitigaaa!!"

  • Apa reaksi Anda saat putra atau putri Anda yang masih balita berteriak semangat, sambil menunjukkan kertas dan krayon ke hadapan Anda?

  • Banyak di antara kita yang menganggap hal tersebut biasa saja, lalu memberikan reaksi dingin dengan hanya mengangguk, tersenyum basa-basi, atau berucap "Waaahh...hebat" tanpa intonasi semangat, dan mengembalikan pandangan ke layar gadget. Ya kan?

  • Tindakan menganggap remeh keberhasilan anak, memang jadi hal yang paling sering dilakukan orangtua. Kita kerap mengabaikan rasa bangga mereka karena berhasil melakukan sesuatu. Kita sering menganggap bahwa yang dilakukan si anak, memang sudah seharusnya.

  • Padahal, keberhasilan adalah akhir dari sebuah proses belajar anak yang tingkat kesulitannya berbeda untuk setiap anak. Bagi satu anak, loncat dengan satu kaki mungkin semudah kita membalikkan telapak tangan. Namun bagi anak lainnya, hal ini mungkin sesulit kita mengeja nama belakang artis laga Arnold Schwarzenegger.

  • Kita harus sama-sama memahami bahwa ada tiga komponen utama yang dapat memastikan berhasil atau tidaknya program pendidikan, yaitu: keluarga, masyarakat dan pemerintah. Ketiga komponen tersebut, baik secara langsung maupun tidak, harus bertanggung jawab akan berhasil atau gagalnya pendidikan di negeri kita tercinta ini.

  • Artinya, kita, sebagai orangtua merupakan bagian dari keberhasilan atau kegagalan pendidikan. Dan bagaimana pertanggungjawaban kita, jika menghargai prestasi kecil anak saja kita tidak mampu?

  • Sebagai orangtua, kita memang sering lupa bahwa kadang perlakuan kita sehari-hari bisa membuat anak rendah diri. Dengan reaksi seadanya yang kita berikan untuk kebanggaan mereka akan hasil karyanya, tentu akan menjadikan anak merasa bahwa yang sudah susah payah dilakukan tadi, bukan hal istimewa.

  • Ia akan merasa tidak pernah cukup untuk membuat orangtuanya senang dan merasa bangga akan dirinya. Padahal, ia sudah berusaha keras untuk itu. Yang terjadi ke depannya, kita, akan menciptakan anak dengan karakter yang rendah diri dan mudah menyerah. Hal ini juga akan berdampak mematikan kreativitas anak.

  • Psikolog dari Universitas Muhammadyah Surakarta, Partini, mengatakan bahwa, sesederhana apapun perkembangan anak, akan berdampak pada kemampuan kreativitasnya. Sebagian besar orang menganggap celotehan anak tidak ada gunanya. Padahal, dimulai dari sebuah celotehan, anak akan mengeluarkan segala potensi dan kreativitasnya.

  • Advertisement
  • Menurutnya, merupakan sebuah kewajaran dalam perkembangan anak yaitu berkreasi dan meluapkan segala sesuatu yang ia bisa dan ia punya. Saat hal tersebut diremehkan, secara psikologis harga diri anak pun jatuh berkeping-keping. Anak akan merasa, segala hal yang dilakukannya tidak bermanfaat. Karenanya ia akan malas membuat sesuatu, dan hal inilah yang disebut mematikan kreativitas.

  • Jadi, yuk, ayah, ibu, mari kita hargai keberhasilan anak. Sekecil apapun itu. Anak pasti akan merasa terpacu untuk menyelesaikan tugas tertentu. Hal ini juga akan mengembangkan kepercayaan dirinya dan membantu proses pembelajarannya. Orangtua perlu memberikan semangat dan pujian kepada anak dengan mengatakan bahwa kita sangat senang dan bangga pada keberhasilannya, dengan tulus. Ya, harus dengan penuh semangat dan berbinar-binar. Jauhkan dulu gadget, lupakan dulu televisi. Fokus perhatikan anak, dan dukung ia dengan penghargaan yang benar-benar datang dari hati. Tidak sekadar basa-basi.

  • Hargai setiap kemajuan dalam proses belajarnya. Meski ia melakukannya dengan perlahan.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Pentingnya menghargai keberhasilan anak

Setiap anak gemar memamerkan hasil karyanya pada orangtua. Sebab ia merasa telah melakukan sesuatu yang membanggakan, dan ia butuh pengakuan. Lalu bagaimana kita bereaksi? Pentingkah memberikan pujian bagi keberhasilannya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr