Bagaimana Menjadi Beruntung dan Diberkati

Ayah saya biasa menceritakan sebuah cerita kepada saya mengenai gadis kecil yang mengalami hari yang buruk.

1,615 views   |   2 shares
  • Ayah saya biasa menceritakan sebuah cerita kepada saya mengenai gadis kecil yang mengalami hari yang buruk. Pihak sekolah menelpon orang tuanya untuk menjemputnya. Ketika mereka tiba, lengannya dipasangi gendongan, matanya lebam dan dia tersenyum. Sewaktu orang tuanya menghampiri dia untuk menenangkannya, dia membuka tanganya dan memerlihatkan benda yang mengkilat dan berkata, “Lihat, saya sangat beruntung, saya menemukan satu nikel!”

  • Dalam The Luck Factor: The Four Essential Principles, Richard Wiseman mengindentifikasi 4 kriteria yang memberikan kontribusi keberutungan dalam hidup.

  • 1. Percaya

  • Orang yang beruntung percaya bahwa mereka beruntung. Mereka menciptakan, memerhatikan dan bertindak pada kesempatan. Mereka juga adalah orang yang lebih rileks mengenai kehidupan.

  • 2. Tindakan

  • Orang yang beruntung membuat hal terjadi dengan menggunakan insting perasaan dan intuisi mereka yang dalam.

  • 3. Harapan

  • Orang yang beruntung berharap keberuntungan. Mereka teguh dalam usaha mereka mencapai gol mereka.

  • 4. Transformasi

  • Orang yang beruntung mentransformasi ketidakberuntungan menjadi keberuntungan. Mereka mengenali keburuntungan mereka dan memiliki keyakinan kuat bahwa segala hal akan berjalan dengan baik.

  • Saya selalu berpikir mengenai keberuntungan adalah hal kecil: menemukan uang 20 ribu di pinggir jalan, menang undian, menjadi penyiar radio Prambors, hal-hal yang baik—namun tidak selalu harus berkaitan dengan hidup dan kebahagiaan.

  • Saya selalu berpikir mengenai berkat-berkat sebagai hal yang besar yang Anda sangat perlukan: pemulihan yang ajaib dari penyakit, menemukan belahan jiwa, akhirnya memperoleh bayi yang luar biasa, hal yang Tuhan pedulikan―hal yang akan sesuai dengan waktu-Nya.

  • Keluarga saya baru-baru ini menghadiri perayaan yang memerlukan sapu tangan putih. Saya, tentu saja, menunggu sampai hari terakhir untuk membelinya. Siapa orang yang masih menggunakan sapu tangan? Di setiap toko saya mencoba mencari, tampaknya mereka kehabisan sapu tangan putih. Tidak ada yang dapat saya temukan. Saya akhirnya pergi ke bagian pria di Wal-Mart. Sewaktu saya memandang pada lemari kosong yang biasanya menjadi tempat sapu tangan, seorang pekerja datang ke arah saya dengan kereta barangnya untuk mengisi ulang dan meletakkan enam paket sapu tangan putih.

  • Advertisement
  • Saya merasa sangat lega bahwa pencarian saya berakhir. Suami saya mengingatkan saya akan semua hal besar dalam hidup kami yang telah kami doakan: pekerjaan setelah beberapa bulan menganggur, rumah setelah kami tinggal bersama keluarga kami yang lain dan bagi keluarga kami untuk merasa nyaman di tempat yang baru setelah pindah ke negara lain. Dia berkata, “Itulah berkat-berkatmu. Kamu melupakannya hanya karena sebuah sapu tangan putih.”

  • Namun, di Wal-Mart, ketika segala hal dalam kehidupan saya tampaknya kacau, paket terakhir dari sapu tangan putih adalah sebuah berkat. Pada saat itu, saya merasa bahwa di tengah kesulitan saya, Tuhan membantu saya bahkan pada hal kecil.

  • Anda dapat menerapkan 4 asas penting keberuntungan pada berkat.

  • 1. Percaya

  • Orang yang merasa diberkati percaya bahwa hal baik yang terjadi kepada mereka datang dari Tuhan. Mereka melihat berkat-berkat di hidup mereka, baik itu besar atau kecil. Mereka menuliskan hal-hal itu dan membagikannya kepada orang lain.

  • 2. Tindakan

  • Orang yang merasa diberkati bertindak berdasarkan perasaan. Mereka menjangkau orang lain untuk menghibur dan melayani. Mereka mengenali perasaan itu sebagai kehendak Tuhan. Mereka menerima bantuan ketika ditawarkan dan melihat itu sebagai berkat.

  • 3. Harapan

  • Orang yang merasa diberkati, mengharapkan berkat. Mereka mengetahui bahwa semua hal yang baik dalam hidup datang dari Tuhan. Dan mereka mengetahui itu karena kasih-Nya, mereka boleh mengharapkan untuk menerima berkat-Nya.

  • 4. Transformasi

  • Orang yang merasa diberkati mengetahui bahwa mereka tidak bebas dari cobaan. Berkat dalam cobaan adalah penghiburan yang diterima dan pelajaran kehidupan. Orang-orang yang merasa diberkati bersyukur bagi kesempatan untuk belajar.

  • Ketika sesuatu hal entah itu baik ataupun yang tak diharapkan terjadi dalam kehidupan Anda, luangkan waktu untuk menghargainya. Dan luangkan waktu untuk memberikan penghargaan yang pantas. Jika Anda percaya kepada Tuhan ― ucapkan syukur. Jika Anda menyebutnya keberuntungan ― nikmatilah momen itu.

  • Keberuntungan atau berkat semua itu hanya mengenai sudut pandang. Ketika hal besar dalam hidup tidak berjalan sesuai dengan apa yang Anda inginkan, Anda dapat melihat pada berkat kecil — saat damai, 'nikel' yang bersinar di tanah.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "How to be both lucky and blessed" karya Marianne Schmidt.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

I have a bachelor's degree with majors in both Mass Communication and Family Studies. I worked five years in the financial services industry before taking on full-time motherhood. My four children range in age from high school to preschool. Our family recently relocated to the West after 14 years in Westchester County, New York. I love things that make me laugh like good stand-up comedy, funny shows, or a good joke. I love to read and have a passion for contemporary juvenile fiction.

Bagaimana Menjadi Beruntung dan Diberkati

Ayah saya biasa menceritakan sebuah cerita kepada saya mengenai gadis kecil yang mengalami hari yang buruk.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr