Membuat suami bahagia?

Banyak sekali persepsi yang beranggapan bahwa istri yang baik harus bisa masak, istri yang baik harus pintar bersolek, istri yang baik harus bisa menyenangkan mertua, istri yang baik harus bisa mengurus urusan rumah tangga.

16,990 views   |   32 shares
  • Siapa yang tidak ingin menjadi istri kesayangan suami?

  • Pertanyaan ini terkadang menjadi momok seorang perempuan ketika memulai sebuah rumah tangga. Di mana persoalan-persoalan yang muncul bukan saja tentang melayani suami sebagai kewajiban utama istri. Melayani dalam artian kebutuhan seksual, ketika suami ingin dilayani.

  • Tetapi banyak sekali persepsi yang beranggapan bahwa istri yang baik harus bisa masak, istri yang baik harus pintar bersolek, istri yang baik harus bisa menyenangkan mertua, istri yang baik harus bisa mengurus urusan rumah tangga. Ketika semuanya harus, maka yang muncul adalah keterpaksaan. Jika istri sudah terpaksa melakukan semua hal tersebut, itu berarti akan menghilangkan nilai yang sebenarnya dari definisi kewajiban seorang istri.

  • Selain kewajiban melayani suami. Istri juga mempunyai kewajiban untuk membahagiakan suami, memberi cinta dan perhatian kepada suami

  • Ada banyak cara yang bisa dilakukan istri untuk membahagiakan suaminya. Dan ini perlu diingat bahwa istri melakukannya bukan karena keterpaksaan. Tetapi karena istri ingin melakukannya untuk laki-laki yang dicintai dan telah dinikahinya. Apa saja yang bisa dilakukan istri untuk membahagiakan suaminya?

  • 1. Memasak

  • Pekerjaan ini bukan kewajiban seorang istri, tetapi pekerjaan ini dapat dilakukan istri untuk membahagiakan hati suaminya. Ada perempuan yang memang gemar memasak, dan ada pula yang tidak. Tetapi ketika seorang istri berusaha dan mencoba untuk belajar memasak dikarenakan untuk membahagiakan suaminya, maka suami diharapkan untuk memberi apresiasi positif atas usaha yang telah dilakukan istri untuk dirinya.

  • 2. Berhias dan merawat diri

  • Seorang perempuan akan terlihat cantik ketika ia berhias hanya untuk suaminya, serta menutupi kecantikannya dari pandangan orang lain. Sama seperti memasak, ada beberapa perempuan yang tidak pandai bersolek, memakai bedak saja mungkin tidak pernah. Tetapi ketika seorang perempuan belajar berdandan dikarenakan untuk suaminya, maka suami pun diharapkan mampu memberi pujian kepda istri yang dicintainya.

  • 3. Membantu suami

  • Membantu suami bukan berarti istri bekerja mencari nafkan seperti yang dilakukan suami. Membantu di sini adalah mempersiapkan semua kebutuhan suami, karena kita ingin membahagiakan suami. Mulai dari pakaiannya, pekerjaannya, serta jika perlu kita menawarkan bantuan untuk membantu urusana keuangan rumah tangga.

  • 4. Mengurus anak

  • Seorang perempuan dinikahi bukan karena kecantikan fisiknya tetapi juga karena kecantikan hatinya. Perempuan yang berhati lembut, diyakini juga dapat memberikan kelembutan untuk anak-anaknya. Jika seorang perempuan yang semula tak biasa dengan anak kecil kemudian menikah dan mempunyai anak dan ini merupakan bentuk cinta kasih kepada suaminya, maka seorang istri akan berusaha melakukan apapun untuk membahagiakan keturunannya. Karena kini ia telah menjadi seorang ibu, itu berarti kebahagiannya bertambah. Ia telah membahagiakan suaminya dan kini ia akan membahagiakan anak-anaknya.

  • Advertisement
  • 5. Bertutur kata halus dan bersikap lembut

  • Terdengar susah-susah gampang untuk melakukan hal yang satu ini, apalagi kita berasal dari budaya keluarga dan kebiasaan yang berbeda dari suami. Tetapi tidak ada salahnya, jika kita ingin membahagiakan suami lebih dari biasanya. Kita sebagai istri mencoba untuk bertutur kata halus dan bersikap lembut pada suami.

  • Kelima hal diatas, bukanlah kewajiban yang harus dilakukan seorang istri. Tugas utama istri tetap melayani dan membahagiakan suami.

  • Jikalau Anda mempunyai cara yang lain untuk membahagiakan suami, sah-sah saja selama Anda melakukannya dengan keikhlasan dan keinginan sendiri. Maka apapun itu, suami akan tahu bahwa Anda begitu mencintainya.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Membuat suami bahagia?

Banyak sekali persepsi yang beranggapan bahwa istri yang baik harus bisa masak, istri yang baik harus pintar bersolek, istri yang baik harus bisa menyenangkan mertua, istri yang baik harus bisa mengurus urusan rumah tangga.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr