Melatih fungsi motorik bayi

Motorik kasar adalah kemampuan untuk mengoordinasikan gerakan otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki, otot leher dan keseluruhan otot pada anggota tubuh.

1,918 views   |   2 shares
  • Sebuah penelitian menyebutkan bahwa bayi yang baru dilahirkan umumnya membutuhkan waktu sekitar 10 bulan hingga dia mampu mengendalikan motorik kasarnya, kemudian dibutuhkan waktu sekitar 1 tahun hingga dia mampu menguasai kemampuan motorik halusnya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk membantu supaya fungsi motorik buah hatinya berkembang secara optimal. Seperti dikutip dari beberapa sumber, berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan di rumah.

  • Stimulasi untuk motorik kasar

  • Motorik kasar adalah kemampuan untuk mengoordinasikan gerakan otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki, otot leher dan keseluruhan otot pada anggota tubuh. Menguasai kemampuan motorik kasar akan dapat membuat seseorang mampu untuk berlari, berjalan, berdiri, duduk, mengangkat benda, melempar, dan sebagainya.

  • 1. Stimulasi melalui bunyi-bunyian

  • Pada usia sekitar 3 atau 4 bulan umumnya bayi sudah mampu memiringkan badanya ke kiri atau ke kanan. Karena itu, beri dia stimulasi melalui bunyi-bunyian supaya dia semakin aktif mengerakkan badannya. Lakukanlah cara ini secara bertahap, letakkan mainan tersebut di sisi tubuhnya sampai dia mampu berguling lalu mengambil mainan tersebut dan kemudian kembali lagi ke posisi semula.

  • 2. Gerakan memijat

  • Seperti halnya orang dewasa akan lelah setelah seharian beraktivitas, hal yang sama juga bisa dialami oleh seorang bayi. Ketika bayi Anda terlihat mengalami kelelahan lakukan gerakan memijat ke sekujur tubuhnya supaya membuatnya segar kembali, melalui gerakan ini juga dapat menstimulasi agar peredaran darah di dalam tubuhnya menjadi lancar.

  • 3. Stimulasi untuk memperkuat otot leher

  • Gantung sebuah mainan di atas kepalanya dan pastikan jaraknya tidak terlalu jauh dari jangkauan tanggannya, bayi Anda pasti akan berusaha untuk meraih dan mengangkat kepalanya. Lakukanlah kegiatan ini secara perlahan dan berkelanjutan, sampai otot leher bayi Anda benar-benar kuat untuk menopang berat kepalanya.

  • 4. Gerakan naik dan turun kaki

  • Ketika bayi sudah mulai bisa tengkurap lakukan stimulasi dengan melakukan gerakan memijat pada kakinya, kemudian lakukan gerakan naik dan turun atau bisa juga gerakan menyilang, hal ini bertujuan supaya otot-otot kakinya semakin kuat yang dibutuhkan saat dia belajar berjalan nanti.

  • 5. Mengambil bola

  • Saat bayi Anda sudah bisa merangkak lakukan beberapa kegiatan supaya membuatnya tetap aktif, salah satunya adalah dengan permainan mengambil bola. Libatkan pasangan Anda atau saudaranya yang lebih tua dalam permainan tersebut supaya hubungan di antara Anda semakin kuat.

  • Advertisement
  • 6. Gunakan baby walker

  • Ingin bayi Anda bisa cepat berjalan gunakan baby walker untuk merangsang kekuatan otot-otot kakinya. Hendaknya penggunaannya selalu dalam pengawasan orangtua.

  • Stimulasi untuk motorik halus

  • Adapun motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot-otot kecil seperti koordinasi mata dan tangan. Beberapa stimulasi untuk melatih motorik halus adalah.

  • 1. Mengambar mengikuti pola

  • 2. Memegang benda berbagai bentuk

  • 3. Melipat kertas

  • 4. Mengunting kertas mengikuti pola

  • 5. Menulis atau menebalkan huruf mengikuti pola

  • 6. Menyusun balok

  • 7. Mewarnai gambar mengikuti pola

  • 8. Menyusun

  • puzzle, dan sebagainya

  • Ikuti dengan seksama perkembangan bayi Anda dan jangan pernah sia-siakan kesempatan berharga ini. Terkadang pula setiap anak bisa berbeda-beda prosesnya pertumbuhannya, sehingga Anda tidak perlu merasa panik bila sudah waktunya berjalan, buah hati Anda masih juga belum bisa melakukan. Segera konsultasikan kepada dokter kepercayaan Anda bila menjumpai hal-hal mencurigakan berkaitan dengan proses pertumbuhannya.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Melatih fungsi motorik bayi

Motorik kasar adalah kemampuan untuk mengoordinasikan gerakan otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki, otot leher dan keseluruhan otot pada anggota tubuh.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr