Kisah nyata persahabatan beda usia

Tidak ada batas umur bagi orang yang mau berteman baik. Baik tua mau pun muda dapat menjadi teman. Setiap orang berhak untuk menjalin persahabatan dengan orang lain.

7,801 views   |   21 shares
  • Tidak ada batas umur bagi orang yang mau berteman baik dengan siapa pun. Baik tua mau pun muda dapat menjadi teman. Lagi pula, manusia tidak dapat hidup tanpa teman. Di bawah ini kisah nyata tentang persahabatan antara dua manusia yang berbeda usia.

  • Di tahun '60-an, seorang anak lelaki menangis karena jarinya terpukul palu ketika memperbaiki mainan. Saat itu, dia seorang diri di rumah. Dia teringat ibunya suka menelepon Penerangan untuk menanyakan segala hal. Segera dia menghubungi Penerangan. Terdengar dari seberang sana suara lembut, "Nama saya Patty, ada yang dapat saya bantu?" Sambil tersedu sedan anak itu, sebut saja Taylor, menjelaskan situasinya. Patty mencoba menghiburnya dan memberi tahu untuk menggosok-gosokan jarinya yang sakit dengan es. Taylor mengikuti nasehat itu dan rasa sakitnya memang berkurang. Dia juga senang dengan pribadi Patty yang lembut.

  • Sejak itu, Taylor sering menelepon bagian Penerangan untuk meminta pendapat atau sekadar berbicara dengan Patty. Dia merasa memiliki seorang teman yang sabar mendengarkan keluh kesahnya. Suatu ketika, dia mencontek di sekolah dan ulangannya mendapat nilai yang bagus. Orangtuanya menghadiahi seekor anjing kecil yang sudah lama didambakannya, tetapi Taylor merasa bersalah. Dia menelepon Patty dan bertanya apa yang harus dilakukannya. Dengan lembut namun tegas, Patty menasehati supaya dia mengaku. Keesokan harinya Taylor menuturkan kepada ibunya apa yang sudah dilakukannya. Orangtuanya tidak marah tetapi menyuruh Taylor berjanji agar tidak berbuat seperti itu lagi. Mereka mengembalikan anjing tersebut dan mengatakan bahwa Taylor akan mendapatkan kembali anjing itu bila benar-benar mendapat nilai bagus.

  • Suatu hari burung peliharaan Taylor mati. Dia merasa sedih sekali karena setiap pagi burung itu biasanya bernyanyi riang di sangkarnya bila melihat Taylor datang. Dia menceritakan kesedihannya kepada Patty sambil menangis. Patty menghiburnya dengan berkata bahwa burung itu kini menyanyi di dunia lain. Bahwa suatu ketika Taylor dapat melihatnya lagi.

  • Bertahun-tahun berlalu, Taylor bertambah dewasa dan sibuk dengan kuliahnya di luar kota. Ketika kakaknya menikah, dia kembali ke kota kecil itu untuk menghadiri pesta pernikahan tersebut. Dia teringat kepada operator telepon baik hati, temannya saat kecil dan remaja. Namun ketika saat itu dia menghubungi Penerangan, suara di ujung sana berbeda. Usut punya usut, ternyata Patty sudah dua tahun meninggal dunia.

  • Taylor mengatakan bahwa dia dulu suka menelepon dan bercakap-cakap dengan Patty. Wanita di ujung sana bertanya, "Apakah namamu Taylor?" "Betul. Darimana Anda tahu?" sahut Taylor heran. "Patty suka bercerita tentang kamu dan berpesan bila kamu menelepon lagi aku harus menyampaikan pesan ini kepadamu." "Apa pesannya?" tanya Taylor gugup, penuh rasa ingin tahu. "Katanya kamu jangan menyesali kepergiannya. Dia sedang menyanyi di dunia lain." Taylor tersenyum haru, teringat perkataan Patty ketika menghiburnya di kala sedih karena burungnya mati. Dia pun merasa agak terhibur mengingat Patty berada dalam kedamaian di dunia barunya.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Kisah nyata persahabatan beda usia

Tidak ada batas umur bagi orang yang mau berteman baik. Baik tua mau pun muda dapat menjadi teman. Setiap orang berhak untuk menjalin persahabatan dengan orang lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr