Menjadi orang dewasa yang bahagia

Menjadi bahagia, kadang menjadi hal yang sulit dilakukan oleh orang dewasa karena pikiran negatif biasanya sudah menghantui keseharian. Lalu bagaimana caranya agar orang dewasa bisa tetap bahagia?

3,895 views   |   9 shares
  • Ingatkah masa kecil dulu, saat hidup terasa lebih mudah dan menyenangkan? Ketika hari demi hari kita habiskan dengan bermain dan bersenang-senang? Tidak perlu merasa lelah bekerja, memikirkan tagihan bulanan, dan masalah lainnya?

  • Sebetulnya, hanya satu hal yang membedakan anak kecil dengan orang dewasa: pikiran bahagia. Seiring waktu berjalan dan kita bertambah usia, semakin banyak pula hal-hal yang terjadi dalam hidup kita. Ada kebahagiaan, dan ada ujian. Dari ujian berat hingga yang ringan-ringan, namun terjadi setiap hari.

  • Sebetulnya kebahagiaan dan ujian juga terjadi dalam kehidupan seorang anak kecil. Tetapi karena ia tak banyak terkontaminasi pikiran buruk, ia akan tetap merasa senang dan menganggap hidup adalah ladang permainan yang tak ada habisnya. Perjalanannya ke sekolah dianggap petualangan. Karena sikap sederhana yang dinamakan pikiran bahagia itulah, ia tidak mudah tertekan seperti orang dewasa.

  • Jika sudah lupa, coba perhatikan saja anak-anak kita. Saat hujan deras tiba, hanya satu yang ada dipikirannya: main hujan. Sementara kita? Tidak boleh kena hujan karena takut sakit, sebab kalau sakit tidak bisa bekerja. Petir bisa menyambar saluran televisi atau telepon, perbaikannya butuh banyak biaya. Debit air yang tinggi bisa mengakibatkan banjir, dan lainnya.

  • Saat menjadi dewasa, kita tidak lagi menikmati hal kecil yang Tuhan berikan setiap harinya. Kita melupakan senyuman kecil yang kita terima pagi ini dari seorang tukang sampah, tak mau mengingat bahwa ada doa yang dikabulkan Tuhan hari ini, sekecil apa pun.

  • Hal semacam ini mungkin yang membuat hidup kita jadi serba ruwet. Banyak hal kecil yang semestinya mampu membangkitkan semangat tapi terlewat begitu saja, karena kita menganggapnya terlalu kecil. Banyak senyum yang kita acuhkan. Banyak uluran tangan yang kita tepis, banyak kisah cantik yang jadi tampak tak menarik.

  • Kita, si sok dewasa ini, kehilangan daya khayal dan kehilangan pikiran tentang kebahagiaan.

  • Realita memang tidak selalu indah seperti dongeng. Hidup memang tidak seindah dan semudah kisah di film anak-anak. Tapi bukan berarti kita berhenti merasa bahagia.

  • Sebetulnya, kebahagiaan itu datang dari dalam diri sendiri. Dari rasa syukur akan nikmat sekecil apapun yang kita terima hari ini. Dari sebuah perenungan bahwa segala hal yang telah terjadi dalam takdir kehidupan ini sebetulnya patut dirayakan.

  • Kita menjalani hidup dengan pesimis karena merasa kurang bahagia. Apa pun yang terjadi, kita tetap merasa kurang dan lupa bahwa masih bisa berjalan, melihat, mendengar dan berbicara adalah sebuah kenikmatan yang harus disyukuri dan menjadi semangat dalam melakukan segala hal.

  • Advertisement
  • Cara terbaik untuk membangkitkan lagi jiwa kekanakkan itu adalah bermain bersama anak-anak. Cobalah meluangkan waktu mendengarkan mereka bercerita tentang khayalan dan petualangannya. Berpetualanglah bersama mereka. Bebaskan diri sesekali dari berbagai rasa ketakutan yang menjebloskan kita pada menjalani kehidupan tanpa rasa nikmat.

  • Kembalikan lagi pikiran bahagia khas anak-anak dalam keseharian kita. Berusahalah untuk tetap tersenyum, dan membaginya dengan dunia, seburuk apa pun hari kita. Jadikanlah setiap momen sebagai petualangan misterius yang menegangkan. Belajarlah melihat lebih dekat, seperti anak kecil yang selalu penasaran.

  • Saat semua orang dewasa bisa memiliki pikiran bahagia seperti anak-anak, rasanya buku sejarah kita bisa bertuliskan "Happily ever after" dengan jujur. Bukan sekadar pencitraan.

Baca, hidupkan, bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Menjadi orang dewasa yang bahagia

Menjadi bahagia, kadang menjadi hal yang sulit dilakukan oleh orang dewasa karena pikiran negatif biasanya sudah menghantui keseharian. Lalu bagaimana caranya agar orang dewasa bisa tetap bahagia?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr