Ketika penyesalan mampu menyelesaikan masalah

Akan tetapi perlu kita ketahui bahwa kualitas kepribadian seseorang akan semakin teruji bila dia mampu untuk mengampuni kesalahan musuh-musuhnya dan mau berdoa bagi kebaikan mereka.

7,708 views   |   13 shares
  • Sepenggal kisah romantis yang diadaptasi dari serial drama televisi berikut semoga dapat menginspirasi kita semua.

  • "Cerita ini berawal ketika ada seorang suami diketahui memiliki wanita idaman lain dalam hidupnya, hal ini membuat hati istrinya sangat hancur dan tak bisa lagi menerima keberadaaannya sebagai suami serta ayah bagi kedua anak mereka. Namun, sebelum perceraian benar-benar dilakukan ternyata sang suami telah menyadari terlebih dahulu akan kesalahannya dan berusaha untuk memperbaiki demi mempertahankan pernikahan mereka. Maka, pada suatu hari dia mengajukan sebuah permohonan kepada istrinya untuk bersedia pergi bersamanya - setiap hari selama satu bulan - untuk mengunjungi tempat-tempat yang dulu pernah mereka datangi ketika masih berpacaran. Sang istri awalnya menolak permohonan tersebut, tetapi kemudian menyanggupinya karena menganggap hal itu tidak akan pernah bisa mengembalikan keadaan yang sudah hancur menjadi utuh kembali.

  • Di hari pertama sang suami mengajak istrinya mengunjungi tempat-tempat yang dulu pernah membuat mereka sangat bahagia, akan tetapi semuanya itu terasa sangat membosankan bagi istrinya. Hari-hari berikutnya pun tak jauh berbeda. Singkat kata, hingga hari kedua puluh sang suami sudah mulai terlihat putus asa, dia sepertinya menyadari bahwa tidak ada lagi harapan untuk bisa menyelamatkan pernikahannya. Namun, dia tetap bersemangat dan memutuskan untuk terus menjalankan rencananya hingga selesai.

  • Akhirnya tibalah juga hari persidangan perceraian mereka dan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh suaminya sama sekali tidak membuahkan hasil. Sebelum menghadiri persidangan dia terlebih dahulu berpesan kepada anak-anaknya bahwa perceraian kedua orangtuanya tidak akan pernah sedikitpun mengurangi kasih sayang kepada mereka berdua. Tak lupa dia juga memberikan sebuah amplop berukuran besar kepada istrinya dan dengan tangan gemetar dia mengucapkan kata maaf kemudian langsung meninggalkannya.

  • Ketika dalam perjalanan menuju ke tempat persidangan nampaknya ada sesuatu yang sedang dirasakan oleh istrinya, dia mulai bimbang dengan keputusannya untuk bercerai dari suaminya. Kemudian diputuskannya untuk segera membuka amplop tersebut agar mengetahui apa sebenarnya isinya. Betapa terkejutnya dia saat menyadari bahwa di dalamnya berisikan semua surat yang dulu pernah dia berikan kepada suaminya, semuanya lengkap, tertata rapih dan terawat. Dia pun kemudian menangis menyadari bahwa ada banyak perubahan selama satu bulan terakhir yang berusaha ditunjukkan oleh suaminya. Kemudian dia bergegas menuju ke tempat persidangan dan menjumpai suaminya sudah berada di sana sedang duduk seorang diri di sebuah bangku kosong di sebuah taman tepat di seberang gedung persidangan. Tanpa banyak bicara sang istri langsung menghampiri dan memeluk suaminya, dia menciumnya dan berkata aku sangat mencintaimu, maka saat itu juga dia memutuskan untuk segera membatalkan tuntutan perceraian dan memberikan kesempatan kedua bagi suaminya supaya dia bisa berubah menjadi pribadi baru dalam kehidupannya."

  • Advertisement
  • Kisah di atas memang hanya terjadi dalam sebuah film, tetapi ada sebuah pesan moral yang bisa kita petik sebagai pelajaran bahwa sebuah penyesalan yang sungguh-sungguh sebenarnya dapat menyelesaikan sebuah masalah. Di dalam kehidupan sehari-hari pun demikian, sangat tidak mudah memang untuk mengampuni orang yang sudah menyakiti perasaan kita. Akan tetapi perlu kita ketahui bahwa kualitas kepribadian seseorang akan semakin teruji bila dia mampu untuk mengampuni kesalahan musuh-musuhnya dan mau berdoa bagi kebaikan mereka.Tuhan sendiri adalah Maha Pengampun.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Ketika penyesalan mampu menyelesaikan masalah

Akan tetapi perlu kita ketahui bahwa kualitas kepribadian seseorang akan semakin teruji bila dia mampu untuk mengampuni kesalahan musuh-musuhnya dan mau berdoa bagi kebaikan mereka.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr